NUSAMANDIRINUSAMANDIRI
Jurnal AbdiMas Nusa MandiriJurnal AbdiMas Nusa MandiriPengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan mitra RW 11 Kelurahan Pamulang Timur, Tangerang Selatan, sebagai upaya mendukung program pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) berbasis teknologi. Kegiatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pelatihan penggunaan aplikasi SMART DBD Zero dan penyuluhan pencegahan DBD. Aplikasi SMART DBD Zero dirancang untuk membantu kader jumantik dalam mencatat serta melaporkan temuan jentik nyamuk secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Sementara itu, penyuluhan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait gejala, penularan, serta langkah-langkah pencegahan DBD melalui prinsip 3M Plus. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan literasi digital kader jumantik terhadap teknologi, meningkatkan pengetahuan kader jumantik terhadap pencegahan DBD dengan 3 M Plus, dan meningkatkan efektifitas dan efesiensi pencatatan jentik nyamuk dengan menggunakan aplikasi berupa website. Metode yang digunakan adalah melakukan identifikasi kebutuhan, sosialisasi kegiatan, pelatihan aplikasi SMART DBD Zero, Penyuluhan 3 M Plus dan Evaluasi kegiatan. Hasil Evaluasi kegiatan menggunakan metode kuesioner skala Likert, pre-test, dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan awal masyarakat sebesar 55%, meningkat signifikan menjadi 97% pada post-test setelah penyuluhan. Sementara itu, kepuasan terhadap pelatihan aplikasi dan penyuluhan pencegahan DBD berada di atas 90% dengan dominasi kategori sangat setuju. Dengan demikian, kegiatan ini dinilai efektif meningkatkan kapasitas kader serta kesadaran masyarakat dalam pencegahan DBD.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di RW 11 Kelurahan Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan bersama mitra kader jumantik telah berjalan dengan baik melalui pelatihan penggunaan aplikasi SMART DBD Zero dan penyuluhan pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD).Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas kader serta kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.Aplikasi SMART DBD Zero mendapatkan respon yang sangat baik dari kader jumantik.Mereka menilai aplikasi ini mudah digunakan, bermanfaat, andal, serta mampu meningkatkan efektivitas pencatatan dan pelaporan jentik nyamuk.Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini memperoleh penilaian sangat positif, yang menandakan bahwa program yang dilaksanakan efektif, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas jangka panjang penggunaan aplikasi SMART DBD Zero dalam mengurangi kasus DBD di wilayah Pamulang Timur. Penelitian ini dapat melibatkan pengukuran data kasus DBD sebelum dan sesudah implementasi aplikasi, serta analisis faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi penurunan kasus. Kedua, pengembangan aplikasi dapat diperluas dengan integrasi data demografis dan lingkungan untuk memprediksi potensi risiko penularan DBD di wilayah tertentu. Hal ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif untuk program pencegahan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman kader jumantik dalam menggunakan aplikasi SMART DBD Zero, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang untuk meningkatkan adopsi dan pemanfaatan aplikasi secara optimal.
- DIGITALISASI PENCATATAN KADER JUMANTIK MELALUI APLIKASI SMART DBD ZERO DI KELURAHAN PAMULANG TIMUR |... doi.org/10.33480/abdimas.v7i2.7438DIGITALISASI PENCATATAN KADER JUMANTIK MELALUI APLIKASI SMART DBD ZERO DI KELURAHAN PAMULANG TIMUR doi 10 33480 abdimas v7i2 7438
- Pengaruh pelatihan kader jumantik dengan ovitrap terhadap peningkatan pengetahuan demam berdarah dengue... doi.org/10.61511/evojes.v1i2.2024.1099Pengaruh pelatihan kader jumantik dengan ovitrap terhadap peningkatan pengetahuan demam berdarah dengue doi 10 61511 evojes v1i2 2024 1099
- Pembentukan Kader Juru Pemantau Jentik (JUMANTIK) pada Kader Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pagar... journal.umpr.ac.id/index.php/pengabdianmu/article/view/6781Pembentukan Kader Juru Pemantau Jentik JUMANTIK pada Kader Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Pagar journal umpr ac index php pengabdianmu article view 6781
| File size | 1.09 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Pelayanan oleh tenaga kesehatan cukup baik, namun masih terkendala jadwal kegiatan Posyandu terintegrasi yang sering berbenturan. Keterbatasan anggaranPelayanan oleh tenaga kesehatan cukup baik, namun masih terkendala jadwal kegiatan Posyandu terintegrasi yang sering berbenturan. Keterbatasan anggaran
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 70 balita, 3 ibu hamil, kader posyandu, tenaga kesehatan,Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 70 balita, 3 ibu hamil, kader posyandu, tenaga kesehatan,
SALNESIASALNESIA Asupan gizi di masa pandemi penting diperhatikan untuk meningkatkan imunitas agar tidak mudah terpapar virus Covid-19. Sayangnya kalangan banyak balitaAsupan gizi di masa pandemi penting diperhatikan untuk meningkatkan imunitas agar tidak mudah terpapar virus Covid-19. Sayangnya kalangan banyak balita
INSCHOOLINSCHOOL Hasil positif ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan efektivitas intervensi edukasi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.Hasil positif ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan efektivitas intervensi edukasi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.
INSCHOOLINSCHOOL Pengalaman belajar praktis di laboratorium menekankan penguasaan aspek keterampilan yang merupakan tahap krusial proses pembelajaran dalam menyediakanPengalaman belajar praktis di laboratorium menekankan penguasaan aspek keterampilan yang merupakan tahap krusial proses pembelajaran dalam menyediakan
UPERTISUPERTIS Sebagian besar responden (75,9%) melaksanakan screening test menelan sesuai prosedur, dan sebagian besar (68,5%) mengalami disfagia. Terdapat hubunganSebagian besar responden (75,9%) melaksanakan screening test menelan sesuai prosedur, dan sebagian besar (68,5%) mengalami disfagia. Terdapat hubungan
UPERTISUPERTIS Saran penelitian berikutnya adalah mengevaluasi daya simpan produk serta menggabungkan tepung ubi jalar ungu dan tepung ikan lele untuk meningkatkan keragamanSaran penelitian berikutnya adalah mengevaluasi daya simpan produk serta menggabungkan tepung ubi jalar ungu dan tepung ikan lele untuk meningkatkan keragaman
UPERTISUPERTIS Penelitian ini merupakan eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan. Uji organoleptik dilakukan pada 20 panelis danPenelitian ini merupakan eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan. Uji organoleptik dilakukan pada 20 panelis dan
Useful /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Guru tidak hanya terdorong untuk merancang dan menulis buku referensi yang kontekstual, tetapi juga menunjukkan peningkatan kesiapan dalam menyusun materiGuru tidak hanya terdorong untuk merancang dan menulis buku referensi yang kontekstual, tetapi juga menunjukkan peningkatan kesiapan dalam menyusun materi
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Pada tahap pelatihan, mereka berhasil menguasai keterampilan dasar hingga menengah dalam mengelola website menggunakan Wordpress, sehingga mampu menampilkanPada tahap pelatihan, mereka berhasil menguasai keterampilan dasar hingga menengah dalam mengelola website menggunakan Wordpress, sehingga mampu menampilkan
STTABSTTAB Salatiga yang mendapat predikat sebagai kota toleran di Indonesia menjadi penting untuk dikaji berkenaan dengan konstruksi sosial yang ada, sehingga selamaSalatiga yang mendapat predikat sebagai kota toleran di Indonesia menjadi penting untuk dikaji berkenaan dengan konstruksi sosial yang ada, sehingga selama