BDKJAKARTABDKJAKARTA

Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan JakartaWawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Sebagai negara yang penuh dengan keberagaman, penduduk Indonesia seharusnya dapat menjaga persatuan bangsa. Akan tetapi, kurangnya pemahaman keberagamaan menimbulkan beberapa kasus intoleransi baik dalam sesama agama maupun berbeda agama. Hasil survei di MTsN 28 Jakarta menunjukkan 10% siswa masih memiliki sikap intoleransi. Karenanya, diperlukan inovasi pendidikan di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk implementasi pendidikan multikultural pada kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler serta dampaknya terhadap pemahaman keberagamaan siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 7 MTsN 28 Jakarta pada bulan Januari-Februari 2025. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan wawancara. Jenis pemahaman keberagaman yang diteliti adalah pemahaman multikultural, humanis, dialogis-persuasif, dan aktif-sosial. Dampak pendidikan multikultural didasarkan pada capaian rata-rata indikator tiap jenis pemahaman keberagamaan yaitu sebesar 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan multikultural dilakukan dengan pengintegrasian dalam proses pembelajaran, kegiatan ekskul, kegiatan pembiasaan dan literasi. Adapun prosentase tiap jenis pemahaman keberagamaan pada ranah konsep, sikap, dan praktik mencapai lebih dari 70%. Sedangkan pada ranah peranan masih kurang dari 70%. Akan tetapi, rata-rata capaian indikator tiap jenis pemahaman keberagaman mencapai lebih dari 70%. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pendidikan multikultural berdampak pada pemahaman keberagamaan siswa.

Pendidikan multikultural yang diterapkan di MTsN 28 Jakarta telah terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler, sehingga menghasilkan capaian pemahaman keberagamaan pada ranah konsep, sikap, dan praktik lebih dari 70%, meskipun ranah peranan masih rendah.Secara keseluruhan, rata‑rata indikator pemahaman keberagaman melebihi 70%, menunjukkan dampak positif pendidikan multikultural terhadap pemahaman keberagamaan siswa.Namun, penelitian ini terbatas pada empat dari tujuh orientasi pemahaman, sehingga diperlukan studi lanjutan yang lebih komprehensif untuk mengevaluasi dampak pendidikan multikultural secara inklusif‑pluralis, kontekstual, dan substantif di seluruh warga madrasah.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam pengaruh pendidikan multikultural terhadap dimensi peranan (role) pada pemahaman keberagamaan siswa dengan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk mengidentifikasi faktor‑faktor penghambat dan pendukungnya. Selanjutnya, studi komparatif antara madrasah perkotaan dan pedesaan dapat memperluas cakupan dengan menguji semua tujuh orientasi pemahaman keberagaman, sehingga dapat menilai sejauh mana implementasi pendidikan multikultural bersifat komprehensif di berbagai konteks. Akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak alumni MTsN 28 selama beberapa tahun setelah lulus dapat menilai dampak jangka panjang pendidikan multikultural terhadap sikap toleransi, partisipasi sosial, dan kontribusi mereka dalam komunitas, memberikan wawasan tentang efek berkelanjutan di luar lingkungan sekolah.

  1. PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL BERWAWASAN WASATHIYAH: Penguatan Karakter wasathiyah Santri Patriot Panji... jurnalnu.com/index.php/as/article/view/234PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL BERWAWASAN WASATHIYAH Penguatan Karakter wasathiyah Santri Patriot Panji jurnalnu index php as article view 234
  2. Pendidikan Multikultural Berbantuan Metode Pictorial Riddle Untuk Meningkatkan Karakter Kreatif dan Bersahabat... ejournal.uksw.edu/scholaria/article/view/1298Pendidikan Multikultural Berbantuan Metode Pictorial Riddle Untuk Meningkatkan Karakter Kreatif dan Bersahabat ejournal uksw edu scholaria article view 1298
Read online
File size324.09 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-3A3
DMCAReport

Related /

ads-block-test