STTWSTTW

TeknikaTeknika

Energi merupakan kebutuhan dasar yang paling vital saat ini, setelah makanan. Kebutuhan energi yang terus meningkat tidak diimbangi dengan produksi energi. Energi dari sumber terbarukan memberikan solusi untuk mengatasi krisis energi yang ada. Indonesia memiliki sumber energi terbarukan yang menjanjikan. Namun, sampai saat ini pemanfaatan dan pangsanya masih sangat kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan sumber energi terbarukan yang tersedia melimpah menjadi pembangkit listrik alternatif sederhana di Belik, Pemalang. Pembangkit listrik tenaga surya telah berhasil dibangun di daerah Belik, Pemalang dengan memanfaatkan tiga panel surya 100 Wp. Daya yang dihasilkan panel surya tersebut cukup untuk menyuplai energi listrik sebesar 400 W selama 2 jam 42 menit. Waktu pengisian hingga daya penuh juga tergolong cepat, yakni kurang dari 2 jam. Meski saat ini kapasitas penyimpanan daya masih kecil, karena hanya menggunakan baterai 12 V 72 Ah, namun kapasitas daya pembangkit masih bisa ditingkatkan dengan menambah jumlah baterai. Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan durasi dan kapasitas daya yang dapat digunakan. Keberadaan pembangkit listrik energi terbarukan di daerah Belik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi warga sekitar baik dari segi keberlanjutan sosial maupun ekonomi.

Sebuah pembangkit listrik tenaga surya telah berhasil dibangun dengan tiga panel 100 Wp, menghasilkan daya 400 W selama 2 jam 42 menit.Pengisian penuh memerlukan kurang dari dua jam, dan kapasitas dapat ditingkatkan dengan menambah baterai sehingga durasi dan kapasitas daya meningkat.PLTS di kawasan Belik diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat secara sosial dan ekonomi.

Penelitian selanjutnya dapat mempelajari bagaimana menentukan ukuran optimal sistem penyimpanan baterai pada PLTS yang dibangun di daerah pegunungan, dengan memperhatikan variasi intensitas sinar matahari musiman sehingga dapat memaksimalkan durasi pasokan listrik. Selanjutnya, dapat dilakukan kajian integrasi sumber energi terbarukan hibrida, seperti kombinasi panel surya dan turbin angin kecil, untuk meningkatkan keandalan dan kontinuitas energi listrik di wilayah Belik yang sering mengalami cuaca mendung. Penelitian ketiga dapat menilai dampak sosial‑ekonomi jangka panjang dari penerapan PLTS terhadap masyarakat petani setempat, misalnya perubahan pendapatan, pola konsumsi energi, dan peningkatan kualitas hidup. Metode yang dapat dipakai meliputi survei rumah tangga, analisis biaya‑manfaat, serta pemodelan simulasi energi. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti untuk memperluas penggunaan energi terbarukan di daerah terpencil. Dengan demikian, studi lanjutan ini dapat memperkuat kontribusi PLTS terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mencakup pemantauan jangka panjang terhadap performa teknis PLTS serta evaluasi kebijakan insentif pemerintah dalam mendukung adopsi energi bersih di wilayah pedesaan.

  1. #kesejahteraan masyarakat#kesejahteraan masyarakat
  2. #keberlanjutan lingkungan#keberlanjutan lingkungan
Read online
File size679.56 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2VG
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test