MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Tujuan pengabdian ini adalah untuk menganalisis kualitas air Kota Sorong, serta mensosialisasikan kepada generasi muda yakni siswa/i SMA. Tahpan pengabdian dibagi menjadi dua tahap observasi dan sosialisasi. Tahap observasi dilakukan pengukuran dengan parameter yang diukur adalah pH, Konduktivitas, Turbidity, TSS, TDS, dan salinitas yang selanjutnya dibandingkan dengan kriteria baku mutu air sungai menurut Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hasil analisis menunjukkan masih dalam batas aman namun nilai TSS dan Salinitas cukup tinggi sehingga membutuhkan tindakan pengelolaan dan pengendalian untuk menjaga kualitas air bendungan. Sosialisasi diharapkan agar siswa/i SMA dapat menjaga, melestarikan dan memelihara sumberdaya air yang tersedia untuk masa depan.

Dari hasil lab dapat disimpulkan bahwa kualitas air Kota Sorong hampir semua aman untuk menurut PP No.Namun, dari hasil pengukuran di lapangan nilai TSS yang tinggi dan salinitas menunjukkan perlunya tindakan pengelolaan dan pengendalian untuk menjaga kualitas air bendungan.Harapan dengan adanya sosialisasi kepada siswa/i SMA agar mampu mengubah kebiasaan sanitasi masyarakat sebagai generasi penerus.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi variasi musiman kualitas air di Bendungan Majaran selama setahun penuh untuk mengidentifikasi fluktuasi parameter fisik‑kimia seperti TSS, salinitas, dan pH. Apakah penggunaan sistem bio‑filter rumah tangga berbasis tanaman lokal dapat menurunkan konsentrasi TSS dan meningkatkan kualitas air di daerah perkotaan Sorong? Studi komparatif antara beberapa sumber air (sungai, sumur bor, dan waduk) di wilayah Kota Sorong dapat mengungkap faktor penyumbang utama peningkatan salinitas dan partikel tersuspensi. Bagaimana efektivitas program sosialisasi jangka panjang terhadap perubahan perilaku sanitasi dan pemeliharaan sumber daya air di kalangan siswa SMA? Penelitian ini dapat melibatkan survei periodik serta pengukuran kualitas air sebelum dan sesudah intervensi edukasi untuk menilai dampaknya. Selanjutnya, pemodelan spasial kualitas air menggunakan GIS dapat membantu mengidentifikasi zona rawan pencemaran di Kota Sorong. Apakah integrasi data sensor real‑time dengan aplikasi mobile dapat meningkatkan partisipasi komunitas dalam pemantauan kualitas air? Dengan menggabungkan pendekatan ilmiah dan partisipatif, hasil penelitian ini diharapkan memberikan dasar kebijakan yang lebih tepat untuk pengelolaan sumber daya air berkelanjutan di Sorong.

Read online
File size204.87 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test