AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI
Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan HolistikJurnal Keperawatan Dan Kesehatan HolistikStroke merupakan penyebab kematian ketiga setelah jantung dan kanker, penderita yang mampu bertahan hidup sering menderita kecacatan yang memerlukan rehabilitasi untuk membantu memulihkan kemampuan fisik dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Kelumpuhan permanen akibat stroke dapat dicegah dengan melakukan terapi rehabilitatif. Salah satu terapi rehabilitasi yang sering dipergunakan adalah program latihan gerak atau Range Of Motion (ROM). Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh latihan Range Of Motion (ROM) terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke di Rumah Sakit Sundari Medan. Rancangan penelitian dengan mengunakan metode pre- eksperimen dengan One Group pre test-post test desain, jumlah sampel 14 responden dengan teknik consecutive sampling yang diberikan latihan ROM dengan latihan 7 hari dengan latihan 6 kali sehari. Pengumpulan data dengan mengunakan lembar observasi Uji statistik yang digunakan adalah dalam uji wilcoxon dan diperoleh nilai ρ 0.001, hal ini menunjukan nilai p<α (0.05), maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna (signifikan) antara latihan Range Of Motion terhadap kekuatan otot pada pasien stroke di Rumah Sakit Sundari Medan.
Berdasarkan pengumpulan dan pengolahan data penelitiaan yang dilakukan di RSU Sundari Medan.Derajat kekuatan otot sebelum dilakukan Range Of Motion terbanyak pada derajat 2 yaitu dengan kemampuan pasien bergerak tapi tidak dapat melawan gravitasi 2.Derajat kekuatan otot setelah dilakukan Range Of Motion, terbanyak pada derajat 4 yaitu dengan kemampuan pasien untuk melawan tahanan ringan.Terdapat pengaruh latihan Range Of Motion terdapat kekuatan otot pada pasien stroke di RSU Sundari Medan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada efek jangka panjang latihan ROM terhadap kekuatan otot pasien stroke. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah manfaat latihan ROM dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama, misalnya dengan melakukan follow-up terhadap pasien setelah beberapa bulan atau tahun sejak intervensi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi respons individu terhadap latihan ROM, seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi fisik awal pasien. Dengan memahami faktor-faktor ini, penelitian dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pasien stroke. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi latihan ROM dengan intervensi lain, seperti terapi fisik atau latihan kekuatan, untuk meningkatkan efektivitas rehabilitasi dan pemulihan pasien stroke secara keseluruhan.
| File size | 324.64 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Muhammad Ildrem Medan. Didapatkan hasil dari kedua responden selama menjalani REBT selama 3 hari dengan 6 kali pertemuan didapatkan kedua responden berhasilMuhammad Ildrem Medan. Didapatkan hasil dari kedua responden selama menjalani REBT selama 3 hari dengan 6 kali pertemuan didapatkan kedua responden berhasil
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Sampel penelitian sebanyak 2 pasien lansia. Hasil penelitian setelah dilakukannya pemberian teknik napas dalam pada pasien pertama terjadi penurunan rasaSampel penelitian sebanyak 2 pasien lansia. Hasil penelitian setelah dilakukannya pemberian teknik napas dalam pada pasien pertama terjadi penurunan rasa
UNHAJUNHAJ Perilaku masyarakat dalam penggunaan dan penyimpanan obat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya kejadian yang tidak diharapkan selama menjalaniPerilaku masyarakat dalam penggunaan dan penyimpanan obat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya kejadian yang tidak diharapkan selama menjalani
UMSBUMSB Teknik sampling menggunakan accidental sampling, dengan menggunakan analisis univariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyakTeknik sampling menggunakan accidental sampling, dengan menggunakan analisis univariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terhadap 63 responden, sebanyak
UMSBUMSB Hasil: Sementara setelah pemberian latihan ROM pada lansia rerata nilai mean menunjukkan kenaikan rerata dengan nilai mean (3. 25 dan SD 0. 957) atau kekuatanHasil: Sementara setelah pemberian latihan ROM pada lansia rerata nilai mean menunjukkan kenaikan rerata dengan nilai mean (3. 25 dan SD 0. 957) atau kekuatan
UMSBUMSB 500), sementara nyeri pada kelompok intervensi yakni pasien lansia yang melakukan senam osteoporosis menunjukkan hasil latihan senam osteoporosis terhadap500), sementara nyeri pada kelompok intervensi yakni pasien lansia yang melakukan senam osteoporosis menunjukkan hasil latihan senam osteoporosis terhadap
JURNALSTIKESTULUNGAGUNGJURNALSTIKESTULUNGAGUNG Pengetahuan self efficacy menjadi faktor penting dalam kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan self efficacyPengetahuan self efficacy menjadi faktor penting dalam kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan self efficacy
ITEKES BALIITEKES BALI Latar Belakang: Anak autis merupakan salah satu kelompok dalam kelompok anak dengan berkebutuhan khusus yaitu anak kurang mampu mengorganisasi sesuatu,Latar Belakang: Anak autis merupakan salah satu kelompok dalam kelompok anak dengan berkebutuhan khusus yaitu anak kurang mampu mengorganisasi sesuatu,
Useful /
LITERASISAINSLITERASISAINS Data penelitian terdiri dari 19 alternatif data training dan 18 alternatif data testing. Hasil menunjukkan 2 pasien tidak terindikasi dan 16 pasien terindikasiData penelitian terdiri dari 19 alternatif data training dan 18 alternatif data testing. Hasil menunjukkan 2 pasien tidak terindikasi dan 16 pasien terindikasi
LITERASISAINSLITERASISAINS Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Algoritma K-Means diperoleh Cluster tinggi sebanyak 6 items (Provinsi), Cluster sedang sebanyak 2 Provinsi danBerdasarkan hasil perhitungan menggunakan Algoritma K-Means diperoleh Cluster tinggi sebanyak 6 items (Provinsi), Cluster sedang sebanyak 2 Provinsi dan
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH penyelesaian sengketa jalur pengadilan atau jalur litigasi mengacu pada hukum beracara tentang persyaratan yang dapat dilakukan suatu sengketa atau perbuatanpenyelesaian sengketa jalur pengadilan atau jalur litigasi mengacu pada hukum beracara tentang persyaratan yang dapat dilakukan suatu sengketa atau perbuatan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini mengidentifikasi harapan mahasiswa keperawatan terhadap blended learning, khususnya kebutuhan akan indikator pembelajaran yang dirumuskanPenelitian ini mengidentifikasi harapan mahasiswa keperawatan terhadap blended learning, khususnya kebutuhan akan indikator pembelajaran yang dirumuskan