UMAUMA

Jurnal AnalitikaJurnal Analitika

Tingkat life satisfaction diketahui lebih rendah pada orang dengan acne vulgaris dibandingkan mereka yang tidak memiliki penyakit dermatologis ini. Riset ini melihat ada tidaknya pengaruh antara body image dan social comparison terhadap life satisfaction pada remaja dengan acne vulgaris. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan Satisfaction with Life Scale (SWLS), Multidimensional Body Self Relations Questionnaire – Appearance Scales (MBSRQ‑AS), dan Iowa‑Netherlands Comparison Orientation Scale sebagai instrumen penelitian. Subjek penelitian ini merupakan remaja dengan acne vulgaris sebanyak 352 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis mengungkap bahwa body image mempengaruhi life satisfaction dan social comparison juga berpengaruh terhadap life satisfaction. Kedua variabel bebas juga terbukti secara bersama-sama mempengaruhi life satisfaction dengan presentase sebesar 39,2%.

Berdasarkan analisis data di atas, terbukti bahwa citra tubuh dan perbandingan sosial berhubungan signifikan dengan tingkat kepuasan hidup pada remaja dengan acne vulgaris.Kedua variabel tersebut menyumbang 39,2% terhadap kepuasan hidup, sementara sisanya dipengaruhi oleh prediktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini.Kelemahan penelitian terletak pada fokus hanya pada variabel citra tubuh dan perbandingan sosial, sehingga disarankan peneliti selanjutnya mengeksplorasi variabel prediktor tambahan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah self‑esteem berperan sebagai variabel mediasi antara citra tubuh, perbandingan sosial, dan kepuasan hidup pada remaja dengan acne vulgaris, sehingga dapat mengungkap mekanisme psikologis yang lebih mendalam. Selain itu, studi longitudinal yang melacak pengaruh penggunaan media sosial terhadap persepsi citra tubuh dan tingkat perbandingan sosial selama periode waktu tertentu dapat memberikan insight tentang dinamika perubahan psikologis pada remaja. Terakhir, pengembangan dan evaluasi program intervensi berbasis terapi kognitif‑perilaku yang menargetkan peningkatan citra tubuh dan mengurangi kecenderungan perbandingan sosial dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan kepuasan hidup serta kesejahteraan mental secara keseluruhan.

Read online
File size221.45 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test