ADI JOURNALADI JOURNAL

ADI Pengabdian Kepada MasyarakatADI Pengabdian Kepada Masyarakat

Merebaknya pandemi Covid-19 tidak dipungkiri telah memaksa masyarakat untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pengguna internet di Indonesia meningkat pesat, dan hal ini harusnya menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM yang saat pandemi sangat terpuruk. Sayangnya masih banyak pelaku UMKM yang belum menggunakan digital marketing dalam memasarkan produknya. Ada berbagai jenis digital marketing yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, antara lain: konten marketing, social media marketing, Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Pay-Per-Click (PPC), email marketing dan pesan singkat (instant messaging). Tiap jenis digital marketing tentu memiliki karakter pengguna yang berbeda yang harus dipahami oleh pelaku UMKM. Pelatihan yang dihadiri oleh 30 pelaku UMKM ini juga memberikan penjelasan langkah sederhana dalam memanfaatkan digital marketing, yaitu: mengenali produk yang dipasarkan dengan baik, mengenali target pasarnya, mengenali pesaing, menyiapkan konten marketing, mendistribusikan konten marketing tersebut sesuai dengan jenis yang dipilih, mengevaluasi konten untuk menguatkannya, menjadwalkan distribusi konten dan menentukan targetnya, dan yang paling penting adalah konsisten dan tetap mengikuti perkembangan pasar. Pemahaman yang baik membuat para pelaku UMKM mampu memanfaatkan digital marketing untuk meningkatkan omzet penjualannya.

Pemanfaatan digital marketing yang terus berkembang pesat sangat penting bagi UMKM, di mana mereka harus cermat memilih jenis yang sesuai dengan produk dan kemampuan digitalnya.Berbagai kendala seperti kurangnya pemahaman potensi pasar internet, perbedaan jenis digital marketing, serta kekhawatiran biaya, menyebabkan UMKM belum memaksimalkan alat ini.Oleh karena itu, pelatihan seperti ini krusial untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM, dan mereka pun mengharapkan pendampingan lanjutan dari civitas akademika untuk evaluasi dan peningkatan kinerja digital marketing mereka.

Berdasarkan hasil pelatihan yang menunjukkan adanya harapan dan kebutuhan UMKM akan pendampingan lanjutan, penelitian ke depan dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai efektivitas jangka panjang dari implementasi strategi digital marketing setelah mengikuti program edukasi. Misalnya, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengukur secara kuantitatif dampak nyata penerapan digital marketing terhadap peningkatan omzet penjualan dan perluasan pangsa pasar UMKM yang telah dilatih, serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan atau kegagalan mereka dalam mencapai target. Selain itu, mengingat kendala yang diungkapkan peserta terkait konsistensi dan kewalahan dalam merespons interaksi pelanggan, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai tantangan operasional yang dihadapi UMKM dalam mengelola aktivitas digital marketing mereka sehari-hari. Ini bisa mencakup eksplorasi terhadap solusi praktis seperti penggunaan alat bantu otomatisasi sederhana atau pengembangan model manajemen tim kecil untuk menangani respons pelanggan secara efisien. Terakhir, sangat penting untuk mengembangkan dan menguji model pendampingan berkelanjutan yang paling sesuai untuk UMKM, yang tidak hanya berfokus pada pemahaman teknis tetapi juga pada pengembangan strategi yang adaptif terhadap perubahan pasar, seperti optimalisasi SEO untuk membangun trafik organik yang stabil, bukan hanya bergantung pada iklan berbayar. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan UMKM memiliki dukungan yang komprehensif agar mereka dapat memanfaatkan potensi digital marketing secara maksimal dan mandiri.

  1. Optimalisasi Pemanfaatan Digital Marketing untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) | ADI Pengabdian... doi.org/10.34306/adimas.v3i2.826Optimalisasi Pemanfaatan Digital Marketing untuk UMKM Usaha Mikro Kecil dan Menengah ADI Pengabdian doi 10 34306 adimas v3i2 826
Read online
File size3.65 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

Useful /

ads-block-test