POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN

Jurnal E-BisJurnal E-Bis

Fenomena globalisasi dan degradasi lingkungan meningkatkan tekanan bagi perusahaan untuk mengembangkan perilaku bisnis yang etis dan bertanggung jawab terhadap aspek keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh GCG dan Green Accounting terhadap pelaporan ESG dengan reputasi perusahaan sebagai variabel mediasi. Subjek penelitian adalah perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 di BEI periode 2020-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh terhadap reputasi perusahaan, Green Accounting berpengaruh positif terhadap reputasi perusahaan. GCG dan Green Accounting berpengaruh positif terhadap pelaporan ESG, namun reputasi perusahaan tidak berpengaruh terhadap pelaporan ESG. Reputasi perusahaan tidak memediasi pengaruh GCG maupun Green Accounting terhadap pelaporan ESG.

Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap literatur tata kelola perusahaan, akuntansi lingkungan, dan pelaporan keberlanjutan dengan mengungkapkan bahwa Good Corporate Governance (GCG) berpengaruh positif terhadap pelaporan ESG, namun tidak terhadap reputasi perusahaan.Sebaliknya, Green Accounting terbukti berpengaruh positif baik terhadap reputasi perusahaan maupun terhadap pelaporan ESG.Meskipun demikian, reputasi perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pelaporan ESG, sehingga tidak berperan sebagai variabel mediasi pada hubungan antara GCG maupun Green Accounting dengan pelaporan ESG.Temuan ini mengindikasikan bahwa pada konteks perusahaan Indonesia, peningkatan kualitas pelaporan ESG lebih banyak ditentukan oleh praktik tata kelola dan pengelolaan biaya lingkungan secara langsung, daripada melalui pembentukan citra atau persepsi publik.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada perusahaan yang memiliki interaksi langsung dengan lingkungan, seperti sektor pertambangan, energi, dan manufaktur, guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran reputasi dalam kerangka ESG. Selain itu, regulator perlu memperkuat standar pelaporan ESG untuk menjamin konsistensi, meningkatkan transparansi, dan meminimalkan risiko greenwashing. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi pelaporan ESG, seperti budaya organisasi dan komitmen manajemen puncak terhadap isu-isu keberlanjutan.

  1. PERAN MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN REPUTASI PERUSAHAAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP... journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/assets/article/view/27907PERAN MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN REPUTASI PERUSAHAAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP journal uin alauddin ac index php assets article view 27907
  2. The Influence of Green Accounting Implementation and Environmental Performance on Firm Value | Return... doi.org/10.57096/return.v4i3.350The Influence of Green Accounting Implementation and Environmental Performance on Firm Value Return doi 10 57096 return v4i3 350
  3. Does Integrated Reporting Matter to the Capital Market? - Zhou - 2017 - Abacus - Wiley Online Library.... doi.org/10.1111/abac.12104Does Integrated Reporting Matter to the Capital Market Zhou 2017 Abacus Wiley Online Library doi 10 1111 abac 12104
Read online
File size402.63 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test