WDHWDH
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi KesehatanEDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi KesehatanRekam medis adalah dokumen yang berisikan data identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Salah satu kompetensi perekam medis adalah klasifikasi dan kodefikasi penyakit serta masalah-masalah yang berkaitan dengan tindakan kesehatan dan tindakan medis. Ketepatan kode adalah proses kesesuaian anatar diagnosis yang ditetapkan klinisi dengan kode diagnosis yang telah ditetapkan petugas koding berdasarkan ICD-10. Hasil kode diagnosis berpengaruh untuk pelaporan morbiditas dan dasar penghitungan biaya pelayanan Kesehatan di rumah sakit. Tuberkulosis merupakan penyakit menular disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis yang menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan dan organ tubuh lain. Tuberkulosis di RSUD Kabupaten Tangerang menduduki peringkat 10 besar penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan kode penyakit tuberkulosis berdasarkan ICD-10 pada pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Tangerang tahun 2023.Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang mengambil 109 sampel menggunakan teknik sampel purposif dengan cara observasi dan wawancara. Hasil Penelitian didapatkan dari 109 sampel diagnose tuberkulosis pasien rawat inap di RSUD Kabupaten Tangerang ditemukan kode yang tepat sebesar 55 (50,49%) dan sebesar 54 (49,64%) kode yang tidak tepat. faktor yang menyebabkan ketidaktepatan kode diagnosis adalah ketidaklengkapan pengisian diagnosis utama dan hasil penunjang pemeriksaan, kurangnya ketelitian petugas koding. Saran melakukan Analisa penulisan diagnose berikut hasil pemeriksaan penunjangnya, menetapkan kode diagnosis sesuai prosedur pengkodean diagnose mengacu ICD 10, melakukan audit coding sebagai evaluasi kegiatan coding klinis.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut sudah tersedianya Standar Prosedur Operasional (SPO) pengkodean di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang dengan pelaksanaan yang sudah sesuai dengan yang ditetapkan oleh rumah sakit.Petugas koding di RSUD Kabupaten Tangerang sudah sesuai dengan kriteria adalah Pendidikan DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, pengalaman lebih dari 3 tahun dan Pelatihan tentang pengkodean penyakit dan tindakan medis.Ketepatan kode Tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang, sebesar 54 (49,54%) kode ICD-10 tepat, dan sebesar 55 (50,46%) kode ICD-10 tidak tepat.
Mengingat tingkat ketidaktepatan kode diagnosis tuberkulosis yang masih signifikan di RSUD Kabupaten Tangerang, penelitian lanjutan dapat berfokus pada eksplorasi dan intervensi yang lebih komprehensif. Pertama, studi dapat menyelidiki bagaimana pelatihan berkelanjutan yang terstruktur dan didukung oleh sistem peringatan otomatis dalam rekam medis elektronik dapat secara efektif meningkatkan kelengkapan dan spesifisitas penulisan diagnosis utama oleh dokter. Ini mencakup identifikasi bagian organ yang spesifik dan hasil pemeriksaan penunjang seperti sputum, yang merupakan data krusial untuk ketepatan kode ICD-10. Kedua, perlu dilakukan analisis mendalam terhadap faktor-faktor sistemik yang mungkin berkontribusi terhadap rendahnya ketepatan kode, di luar ketersediaan Standar Prosedur Operasional dan kualifikasi sumber daya manusia. Penelitian ini bisa mengeksplorasi pengaruh beban kerja petugas koding, tingkat kompleksitas kasus tuberkulosis yang masuk, serta efisiensi integrasi antarberbagai sistem informasi di rumah sakit. Memahami faktor-faktor ini akan memberikan gambaran yang lebih holistic mengenai akar permasalahan. Ketiga, studi komparatif bisa dilakukan untuk mengevaluasi dampak langsung dari implementasi sistem rekam medis elektronik yang lebih terintegrasi, yang dilengkapi fitur validasi otomatis atau smart forms, terhadap peningkatan akurasi kode diagnosis. Penelitian ini dapat membandingkan tingkat ketepatan kode sebelum dan sesudah adopsi teknologi tersebut, serta mengidentifikasi fitur spesifik yang paling berpengaruh dalam memastikan pengumpulan data diagnosis yang akurat dan komprehensif. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan solusi inovatif yang tidak hanya bersifat praktis, tetapi juga berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas data rekam medis.
| File size | 168.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKSUNIKS Metode penelitian ini menggunakan pedoman dari Bina Marga Pd T-14-2003. Penelitian ini dilakukan selama 7 hari (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu,Metode penelitian ini menggunakan pedoman dari Bina Marga Pd T-14-2003. Penelitian ini dilakukan selama 7 hari (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu,
UNIKSUNIKS 818 unit, untuk bus kecil berjumlah 6 unit, untuk bus besar berjumlah 15 unit, untuk truk 2 as berjumlah 761 unit, untuk truk 3 as berjumlah 584 unit,818 unit, untuk bus kecil berjumlah 6 unit, untuk bus besar berjumlah 15 unit, untuk truk 2 as berjumlah 761 unit, untuk truk 3 as berjumlah 584 unit,
STIKESHBSTIKESHB Pengumpulan data dilakukan secara cross-sectional menggunakan kuesioner pada sampel penelitian, yaitu sebagian tenaga paramedis di ruang rawat inap RSUDPengumpulan data dilakukan secara cross-sectional menggunakan kuesioner pada sampel penelitian, yaitu sebagian tenaga paramedis di ruang rawat inap RSUD
ARIMBIARIMBI Secara simultan, hasil Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitungSecara simultan, hasil Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung
IBSIBS Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pajak dan tunneling incentive berpengaruh negatif terhadap transfer pricing, sedangkan mekanisme bonus berpengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa beban pajak dan tunneling incentive berpengaruh negatif terhadap transfer pricing, sedangkan mekanisme bonus berpengaruh
STIAMISTIAMI Beban pajak memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan transfer pricing perusahaan sub‑sektor makanan dan minuman. Tunneling incentiveBeban pajak memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan transfer pricing perusahaan sub‑sektor makanan dan minuman. Tunneling incentive
UNTAG SMDUNTAG SMD 10 baut Ø24 mm d) Sambungan antar Balok Induk Badan. 7 baut Ø30 mm e) Sambungan antar Batang Pelengkung Badan. 20 baut Ø30 mm f) Sambungan Ikatan Angin10 baut Ø24 mm d) Sambungan antar Balok Induk Badan. 7 baut Ø30 mm e) Sambungan antar Batang Pelengkung Badan. 20 baut Ø30 mm f) Sambungan Ikatan Angin
UNTAG SMDUNTAG SMD Dari hasil perhitungan pada perencanaan Struktur Bangunan Bawah (Abutment) Jembatan Desa Sekerat Kecamatan Benagalon Kabupaten Kutai Timur diperoleh hasilDari hasil perhitungan pada perencanaan Struktur Bangunan Bawah (Abutment) Jembatan Desa Sekerat Kecamatan Benagalon Kabupaten Kutai Timur diperoleh hasil
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kerangka kebijakan internasional, mendukung desain intervensi yang lebih kuat dan spesifik wilayahHasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada kerangka kebijakan internasional, mendukung desain intervensi yang lebih kuat dan spesifik wilayah
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,34% informan penelitian hanya berstatus sebagai petani penggarap dan 6,66% berstatus sebagai petani dengan hak milik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,34% informan penelitian hanya berstatus sebagai petani penggarap dan 6,66% berstatus sebagai petani dengan hak milik.
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Penelitian ini bertujuan mengetahui peran signifikan wanita tani dalam kegiatan pertanian, persepsi wanita tani dalam pemanfaatan teknologi hidroponikPenelitian ini bertujuan mengetahui peran signifikan wanita tani dalam kegiatan pertanian, persepsi wanita tani dalam pemanfaatan teknologi hidroponik
UNIKOMUNIKOM Pengujian metode hybrid sampling pada algoritma Informed-RRT* ini berbasis simulasi dan dilakukan pada lingkungan narrow, clutter, trap. Hasil yang didapatkanPengujian metode hybrid sampling pada algoritma Informed-RRT* ini berbasis simulasi dan dilakukan pada lingkungan narrow, clutter, trap. Hasil yang didapatkan