WDHWDH
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi KesehatanEDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi KesehatanDiagnostik pengkodean merupakan salah satu kegiatan pengolahan data rekam medis untuk memberikan kode berupa huruf, angka, atau kombinasi keduanya yang mewakili komponen data diagnosis. Penelitian ini bertujuan menentukan kelengkapan dan keakuratan kode kasus ibu yang melahirkan dengan operasi caesarean di Metro Hospital Cikupa Tangerang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif retrospektif dengan teknik sampling proporsional acak. Hasil menunjukkan bahwa untuk kondisi kehamilan terdapat 60 kode (73,17%) akurat dan 22 kode (26,82%) tidak akurat; metode persalinan seluruhnya (82 kode, 100%) tidak akurat; hasil persalinan tercatat akurat pada rekam medis casemix (82 kode, 100%) namun tidak tercatat pada rekam medis pasien; prosedur caesarean section seluruhnya (82 kode, 100%) tidak tepat. Disarankan agar Metro Hospital menyusun SOP pengkodean diagnosis, menuliskan diagnosis secara lengkap dan sesuai standar istilah medis, serta memberikan kesempatan bagi petugas coding untuk mengikuti pelatihan atau workshop yang diselenggarakan oleh lembaga resmi.
Penelitian ini menemukan bahwa SOP pengkodean diagnosis belum tersedia di Metro Hospital, sehingga pengkodean masih mengacu pada buku ICD‑10 dan ICD‑9CM.Akurasi kode diagnosis pada kasus ibu melahirkan dengan caesarean section masih rendah, terutama pada metode persalinan yang hanya 10,97% akurat, sementara hasil persalinan dan prosedur caesarean sebagian besar tidak tercatat atau tidak tepat.Faktor utama ketidaktepatan adalah penulisan diagnosis yang tidak sesuai standar ICD‑10 serta kurangnya pelatihan bagi petugas coding.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas implementasi SOP pengkodean diagnosis dengan membandingkan tingkat akurasi kode sebelum dan setelah SOP diterapkan di Metro Hospital. Selanjutnya, diperlukan studi kualitatif untuk menggali faktor-faktor yang menyebabkan penulisan diagnosis tidak sesuai standar ICD‑10, termasuk persepsi dokter dan petugas rekam medis terhadap format resume medis. Selain itu, dapat dikembangkan sistem pendukung keputusan berbasis komputer yang secara otomatis menampilkan kode ICD‑10 yang tepat berdasarkan informasi klinis yang dimasukkan, sehingga meminimalkan kesalahan manusia. Penelitian ini juga dapat menilai dampak program pelatihan coding reguler terhadap peningkatan kompetensi petugas dan penurunan kesalahan kode selama periode satu tahun. Selanjutnya, analisis biaya‑manfaat dari penerapan sistem digitalisasi coding dapat memberikan gambaran ekonomis bagi rumah sakit. Akhirnya, studi komparatif antara rumah sakit dengan dan tanpa SOP coding dapat memperjelas kontribusi SOP terhadap kualitas data klinis. Semua langkah tersebut diharapkan meningkatkan kelengkapan dan keakuratan kode diagnosis, sehingga memperbaiki kualitas layanan kesehatan.
- Analisis Kemampuan PMIK Terhadap Kelengkapan dan Ketepatan Kode Diagnosis Kasus Persalinan di Rumah Sakit... inohim.esaunggul.ac.id/index.php/INO/article/view/432Analisis Kemampuan PMIK Terhadap Kelengkapan dan Ketepatan Kode Diagnosis Kasus Persalinan di Rumah Sakit inohim esaunggul ac index php INO article view 432
- STRATEGI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) KECAMATAN CILANDAK DALAM MENINGKATKAN AKREDITASI KE TINGKAT... jurnal.umj.ac.id/index.php/pentahelix/article/view/16302STRATEGI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PUSKESMAS KECAMATAN CILANDAK DALAM MENINGKATKAN AKREDITASI KE TINGKAT jurnal umj ac index php pentahelix article view 16302
| File size | 245.64 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PIKSIPIKSI Kelengkapan formulir informed consent merupakan prasyarat mutu klinis dan perlindungan hukum pada pelayanan rawat inap, namun di banyak puskesmas analisisKelengkapan formulir informed consent merupakan prasyarat mutu klinis dan perlindungan hukum pada pelayanan rawat inap, namun di banyak puskesmas analisis
APTIKOMAPTIKOM Komunikasi terkait jadwal kunjungan ulang juga kurang efektif, sering membuat pasien lupa melakukan kontrol perawatan. Dengan menerapkan E-CRM, PraktikKomunikasi terkait jadwal kunjungan ulang juga kurang efektif, sering membuat pasien lupa melakukan kontrol perawatan. Dengan menerapkan E-CRM, Praktik
UMNYARSIUMNYARSI Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi menunjukkan 100% tepat pasien, tepat indikasi 100%, tepat obat 93,3% dan tepat dosis 99%. Pasien yang menerimaRasionalitas penggunaan obat antihipertensi menunjukkan 100% tepat pasien, tepat indikasi 100%, tepat obat 93,3% dan tepat dosis 99%. Pasien yang menerima
UBHINUSUBHINUS Hasil penelitian ini menunjukkan potensi besar penggunaan data mining dalam manajemen persediaan di sektor kesehatan. Penelitian ini mengimplementasikanHasil penelitian ini menunjukkan potensi besar penggunaan data mining dalam manajemen persediaan di sektor kesehatan. Penelitian ini mengimplementasikan
AL MATANIAL MATANI Upaya pencegahan missfile dapat dilakukan dengan penelusuran berkala ke setiap rak dan penerapan kode warna pada berkas rekam medis untuk memudahkan identifikasiUpaya pencegahan missfile dapat dilakukan dengan penelusuran berkala ke setiap rak dan penerapan kode warna pada berkas rekam medis untuk memudahkan identifikasi
AL MATANIAL MATANI Unit Rekam Medis yang menunjang dalam pelayanan rekam medis adalah ruang penyimpanan (filling) dimana rekam medis baik rawat jalan, rawat inap maupun gawatUnit Rekam Medis yang menunjang dalam pelayanan rekam medis adalah ruang penyimpanan (filling) dimana rekam medis baik rawat jalan, rawat inap maupun gawat
STMIKBINSASTMIKBINSA Sistem ini memungkinkan pengelolaan data pasien, rekam medis, data rawat inap, dan rawat jalan. Pemanfaatan sistem informasi diharapkan dapat meningkatkanSistem ini memungkinkan pengelolaan data pasien, rekam medis, data rawat inap, dan rawat jalan. Pemanfaatan sistem informasi diharapkan dapat meningkatkan
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Akreditasi merupakan salah satu upaya dalam menjamin peningkatan mutu pelayanan Puskesmas. Puskesmas harus menyusun rekam medis sesuai dengan standar danAkreditasi merupakan salah satu upaya dalam menjamin peningkatan mutu pelayanan Puskesmas. Puskesmas harus menyusun rekam medis sesuai dengan standar dan
Useful /
POLTEKBANGPLGPOLTEKBANGPLG Fire Class website berkontribusi pada transformasi digital pendidikan keselamatan penerbangan dengan menyediakan model pengembangan profesional yang adaptif,Fire Class website berkontribusi pada transformasi digital pendidikan keselamatan penerbangan dengan menyediakan model pengembangan profesional yang adaptif,
WDHWDH Agar informasi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan, sistem Rekam Medis Eletronik (RME) harus dibuat dan dirancang dengan baik guna mendukung pengambilanAgar informasi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan, sistem Rekam Medis Eletronik (RME) harus dibuat dan dirancang dengan baik guna mendukung pengambilan
POLRAFPOLRAF Penambahan populasi kendaraan bermotor semakin meningkat setiap tahunnya. Kendaraan bermotor merupakan alat yang paling dibutuhkan sebagai media transportasi.Penambahan populasi kendaraan bermotor semakin meningkat setiap tahunnya. Kendaraan bermotor merupakan alat yang paling dibutuhkan sebagai media transportasi.
POLRAFPOLRAF Dengan pemilihan V-belt jenis A -58 dan B -150, V-belt dari poros ke tabung menggunkan karet roda sebagai V-belt dengan ukuran D = 60 cm digunakan sebagaiDengan pemilihan V-belt jenis A -58 dan B -150, V-belt dari poros ke tabung menggunkan karet roda sebagai V-belt dengan ukuran D = 60 cm digunakan sebagai