ITPLNITPLN
ENERGI & KELISTRIKANENERGI & KELISTRIKANMesin konversi energi merupakan mesin yang merubah suatu energi menjadi energi yang lain. Pemanfaatan energi yang dihasilkan oleh mesin konversi energi dapat digunakan untuk menggerakkan mesin konversi energi yang lainnya. Penelitian ini membuat modul mesin konversi energi bertingkat dengan metode regeneratif energi, dimana energi listrik dari sel surya digunakan untuk menggerakkan pompa, debit air yang dihasilkan pompa digunakan untuk menggerakan generator untuk menghasilkan energi listrik, dimana energi ini digunakan untuk menggerakan motor listrik pada kipas angin.
Penelitian tentang rancang bangun modul mesin konversi energi bertingkat sudah dilakukan, dimana modul ini menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 20,9 V pada sel surya, debit aliran air dari pompa sebesar 3,53 l/m, generator menghasilkan tegangan rata-rata 11,1 V dan kecepatan aliran udara yang dihasilkan oleh kipas angin rata-rata sebesar 22,8 m/s.Modul ini dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran tentang mesin konversi energi serta kedepan dapat dilakukan penelitian dengan menambahkan alat/mesin konversi energi yang lainnya.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menambahkan alat/mesin konversi energi yang lainnya, seperti termoelektrik generator, termoelektrik pendingin atau yang lainnya. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperbesar kapasitas pompa dan generator untuk menghasilkan kecepatan aliran udara yang lebih besar. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan dengan mengintegrasikan modul mesin konversi energi bertingkat dengan sistem energi lainnya, seperti sistem energi surya atau sistem energi angin, untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan energi.
- Implementasi Energi Surya Sebagai Sumber Suplai Alat Pengering Pupuk Petani Portabel | IT Journal Research... journal.uir.ac.id/index.php/ITJRD/article/view/642Implementasi Energi Surya Sebagai Sumber Suplai Alat Pengering Pupuk Petani Portabel IT Journal Research journal uir ac index php ITJRD article view 642
- Rancang Bangun Mesin Konversi Energi Bertingkat | ENERGI & KELISTRIKAN. rancang bangun mesin konversi... jurnal.itpln.ac.id/energi/article/view/1847Rancang Bangun Mesin Konversi Energi Bertingkat ENERGI KELISTRIKAN rancang bangun mesin konversi jurnal itpln ac energi article view 1847
| File size | 562.86 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja motor listrik sebagai penggerak utama pada sistem mekanik berbasis kelistrikan di lingkungan industri,Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja motor listrik sebagai penggerak utama pada sistem mekanik berbasis kelistrikan di lingkungan industri,
UMIUMI Sistem informasi manajemen kasir berbasis web ini dikembangkan dengan PHP dan MySQL. Requirements Planning, Design Workshop, dan Implementasi merupakanSistem informasi manajemen kasir berbasis web ini dikembangkan dengan PHP dan MySQL. Requirements Planning, Design Workshop, dan Implementasi merupakan
UNIBAUNIBA Lain halnya dengan motor balap, sistem starter tidak digunakan karena berpotensi menghambat power mesin. Rumusan masalah adalah mengetahui proses perancanganLain halnya dengan motor balap, sistem starter tidak digunakan karena berpotensi menghambat power mesin. Rumusan masalah adalah mengetahui proses perancangan
UNPUNP Populasi nasional Myanmar adalah 54,4 juta (2020) dengan hanya 52% dari populasi memiliki akses listrik, yang berarti sekitar 26 juta orang tidak memilikiPopulasi nasional Myanmar adalah 54,4 juta (2020) dengan hanya 52% dari populasi memiliki akses listrik, yang berarti sekitar 26 juta orang tidak memiliki
ARITEKINARITEKIN Metode melalui tahapan analisis beban yang bekerja, kebutuhan jarak kedudukan pengaturan beban dan motor BLDC, perhitungan kekuatan konstruksi, pembuatanMetode melalui tahapan analisis beban yang bekerja, kebutuhan jarak kedudukan pengaturan beban dan motor BLDC, perhitungan kekuatan konstruksi, pembuatan
UMMUBAUMMUBA Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah 30 pesertaMetode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah 30 peserta
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang menjadi perhatian terkait dengan pembinaan akhlak mulia pada siswa. Tujuan penelitian ini untukPenelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang menjadi perhatian terkait dengan pembinaan akhlak mulia pada siswa. Tujuan penelitian ini untuk
UNESAUNESA hasil pengukuran uji performansi pompa rata-rata kebutuhan bahan bakar gas yang digunakan setiap jam yaitu 0,49 kg. Dari hasil eksperimen yang telah dilakukanhasil pengukuran uji performansi pompa rata-rata kebutuhan bahan bakar gas yang digunakan setiap jam yaitu 0,49 kg. Dari hasil eksperimen yang telah dilakukan
Useful /
USMUSM Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata waktu pengiriman data dari gateway ke server melalui protokol MQTT adalah 1. 44 ms, sedangkan rata-rata waktuHasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata waktu pengiriman data dari gateway ke server melalui protokol MQTT adalah 1. 44 ms, sedangkan rata-rata waktu
UNUHAUNUHA Pembelajaran menggunakan strategi bandongan, sorogan, dan hafalan. Faktor pendukung meliputi fasilitas memadai dan kemampuan santri memaknai kitab kuning,Pembelajaran menggunakan strategi bandongan, sorogan, dan hafalan. Faktor pendukung meliputi fasilitas memadai dan kemampuan santri memaknai kitab kuning,
USMUSM Pneumonia merupakan infeksi akut pada paru-paru yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, terutama pada anak-anak di bawah usiaPneumonia merupakan infeksi akut pada paru-paru yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, terutama pada anak-anak di bawah usia
UMMUBAUMMUBA Dari segi kepraktisan, respon guru (86%) dan siswa (89%) menunjukkan bahwa model ini mudah diimplementasikan. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatanDari segi kepraktisan, respon guru (86%) dan siswa (89%) menunjukkan bahwa model ini mudah diimplementasikan. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan