USIUSI
Jurnal Regional PlanningJurnal Regional PlanningPenelitian ini mengkaji kompleksitas perencanaan dan pembangunan urban di DKI Jakarta, sebuah megapolitan yang menghadapi tekanan infrastruktur dan tantangan lingkungan akibat urbanisasi pesat. Menggunakan pendekatan metode campuran, studi ini menganalisis efektivitas pembangunan dengan mengintegrasikan perspektif pemangku kepentingan model Pentahelix melalui wawancara kualitatif, dengan persepsi kuantitatif dari 400 responden masyarakat. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa kepuasan publik secara signifikan didorong oleh variabel pragmatis yang dirasakan langsung: Inovasi Teknologi (β=0.348), yang menawarkan efisiensi sehari‑hari, dan Partisipasi Publik (β=0.275), yang menumbuhkan rasa kepemilikan. Sebaliknya, variabel fundamental seperti Keberlanjutan Lingkungan dan Efektivitas Kebijakan Tata Ruang secara statistik tidak menjadi prediktor kuat kepuasan umum, menandakan adanya diskoneksi antara prioritas ahli dan persepsi publik. Temuan kualitatif memperjelas diskoneksi ini, menyoroti adanya kesenjangan tajam antara desain kebijakan di tingkat atas dengan realitas implementasi di lapangan, serta konflik prioritas antar pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan adanya paradoks pembangunan, di mana manfaat pragmatis jangka pendek lebih menentukan persepsi publik daripada tujuan keberlanjutan jangka panjang. Untuk membangun kota yang resilien, pemerintah harus mampu menyeimbangkan rencana strategis makro dengan kemenangan nyata yang inklusif dan dirasakan langsung oleh warganya, mengubah tujuan jangka panjang menjadi capaian yang relevan saat ini.
Penelitian ini secara komprehensif mengkaji kompleksitas perencanaan dan pembangunan perkotaan di DKI Jakarta dengan menekankan peran kolaboratif model Pentahelix serta persepsi publik terhadap lima variabel kunci, menghasilkan integrasi temuan kualitatif dan kuantitatif yang mengungkap keselarasan serta disparitas perspektif pemangku kepentingan.Kelemahan utama studi meliputi ukuran sampel kualitatif yang relatif kecil dan kemungkinan variasi mikro yang tidak terjangkau oleh sampel kuantitatif sebesar 400 responden, sehingga generalisasi temuan masih terbatas.Penelitian lanjutan disarankan memperluas sampel, melakukan studi longitudinal, serta menerapkan metode kuantitatif yang lebih canggih untuk menganalisis interaksi variabel, serta membandingkan pengalaman Jakarta dengan kota megapolis lain di Asia Tenggara.
Salah satu arah penelitian selanjutnya adalah melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan persepsi publik terhadap variabel-variabel pembangunan urban di Jakarta selama periode lima hingga sepuluh tahun, sehingga dapat mengidentifikasi dinamika temporal dan faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan warga. Selain itu, penelitian komparatif antara Jakarta dan kota‑kota megapolis di Asia Tenggara, seperti Manila, Bangkok, atau Ho Chi Minh City, dengan menggunakan kerangka kerja Pentahelix, dapat mengungkap praktik terbaik serta perbedaan konteks yang memengaruhi efektivitas kolaborasi multi‑aktor. Selanjutnya, penerapan metode kuantitatif yang lebih canggih, misalnya model persamaan struktural atau analisis jaringan, dapat mengeksplorasi interaksi dan hubungan kausal antara inovasi teknologi, partisipasi publik, keberlanjutan lingkungan, dan kepuasan umum, sehingga memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat bagi perumusan kebijakan. Penelitian-penelitian ini diharapkan memperluas generalisasi temuan, memperdalam pemahaman tentang mekanisme kolaboratif, dan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih terukur dan adaptif. Dengan menggabungkan pendekatan temporal, komparatif, dan metodologis yang maju, studi lanjutan dapat menjawab keterbatasan sampel dan memberikan wawasan yang lebih holistik mengenai pembangunan berkelanjutan di kota besar. Akhirnya, hasilnya dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dan peneliti dalam merancang strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
| File size | 586.9 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IJNMSIJNMS Identifikasi dini faktor penentu kematian penting untuk mengoptimalkan manajemen dan meningkatkan hasil. Tinjauan berbasis bukti ini bertujuan untuk merangkumIdentifikasi dini faktor penentu kematian penting untuk mengoptimalkan manajemen dan meningkatkan hasil. Tinjauan berbasis bukti ini bertujuan untuk merangkum
ISEIISEI Penelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah wisatawan domestik, indeks Google Trends, dan data Nighttime Light (NTL) dapat memberikan wawasan berharga tentangPenelitian ini menyimpulkan bahwa jumlah wisatawan domestik, indeks Google Trends, dan data Nighttime Light (NTL) dapat memberikan wawasan berharga tentang
AKRABJUARAAKRABJUARA Oleh karena itu, tradisi pondok pesantren tidak dapat diinterpretasikan dari perspektif umum, apalagi hanya menggunakan interpretasi atau opini pribadiOleh karena itu, tradisi pondok pesantren tidak dapat diinterpretasikan dari perspektif umum, apalagi hanya menggunakan interpretasi atau opini pribadi
UMMUMM Metode kualitatif yang digunakan mencakup analisis dokumen, wawancara pakar, dan studi kasus, guna mengkaji pola keberfungsian koeksistensi antara SyariahMetode kualitatif yang digunakan mencakup analisis dokumen, wawancara pakar, dan studi kasus, guna mengkaji pola keberfungsian koeksistensi antara Syariah
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik) dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa sajaKondisi ini umumnya dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik) dan faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja
UMSBUMSB Rumah Sehat Thibbun Nabawi Laa Tahzan menangani hingga 80 pasien pengobatan alternatif dalam tiga bulan terakhir. Pemilihan pengobatan alternatif padaRumah Sehat Thibbun Nabawi Laa Tahzan menangani hingga 80 pasien pengobatan alternatif dalam tiga bulan terakhir. Pemilihan pengobatan alternatif pada
UNIKSUNIKS Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar per tanaman, berat segar per plot, berat konsumsi per plot, berat akar per plot,Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar per tanaman, berat segar per plot, berat konsumsi per plot, berat akar per plot,
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Pseudoaneurisma adalah aneurisma palsu yang paling sering terjadi pada lokasi cedera arteri. Pseudoaneurisma adalah komplikasi paling sering setelah intervensiPseudoaneurisma adalah aneurisma palsu yang paling sering terjadi pada lokasi cedera arteri. Pseudoaneurisma adalah komplikasi paling sering setelah intervensi
Useful /
AKRABJUARAAKRABJUARA Selain itu, praktik ini juga tidak selaras dengan sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentangSelain itu, praktik ini juga tidak selaras dengan sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang
UMSBUMSB Dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kualitas hidup pasien PJK. Diharapkan perawat dapat meningkatkan pemberian dukunganDukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi kualitas hidup pasien PJK. Diharapkan perawat dapat meningkatkan pemberian dukungan
UMSBUMSB Hipertensi merupakan penyebab kematian utama tersering di dunia, karena semakin tinggi tekanan darah maka semakin berisiko mengalami penyakit jantung danHipertensi merupakan penyebab kematian utama tersering di dunia, karena semakin tinggi tekanan darah maka semakin berisiko mengalami penyakit jantung dan
UNIMUNIM Pengujian hipotesis yang digunakan yaitu regresi logistik biner. Variabel terikatnya berupa dummy yaitu terdiri dari kategori 0 dan 1. Penelitian menunjukkanPengujian hipotesis yang digunakan yaitu regresi logistik biner. Variabel terikatnya berupa dummy yaitu terdiri dari kategori 0 dan 1. Penelitian menunjukkan