ISI DPSISI DPS

Segara Widya : Jurnal Penelitian SeniSegara Widya : Jurnal Penelitian Seni

Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, mewarisi seni budaya yang beragam. Salah satu seni pertunjukan Bali yang masih dipelihara di desa ini adalah dramatari Gambuh. Teater klasik ini diduga sebagai sumber tari Bali yang banyak mempengaruhi tari atau dramatari yang ada sekarang. Selain dramatari Gambuh yang dilestarikan oleh sejumlah sekaa seni pertunjukan, desa ini juga memiliki dramatari bertopeng Wayang Wong, sebuah seni pertunjukan klasik Bali yang lakonnya bersumber dari cerita Ramayana. Sementara di bidang seni rupa, Batuan memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan seni lukis Bali. Gaya atau style seni lukis Batuan berkontribusi besar dalam seni lukis Bali seperti halnya gaya Ubud dan gaya Kamasan. Namun ketika pandemi Corana menguncang dunia sejak awal tahun 2020, menyebabkan perubahan sendi-sendi kehidupan dalam kehidupan manusia di setiap sudut jagat, termasuk di Bali. Dampak tergerusnya ekonomi dan kesehatan masyarakat ini juga dialami di Desa Batuan. Seni budaya yang diwarisi masyarakatnya juga mengalami kelesuan. Persembahan seni dalam rituan keagamaan menghilang, pementasan seni sebagai presentasi estetik dan hiburan juga tak bisa digelar. Demikian pula aktivitas seni sebagai ladang ekonomi dalam kancah seni pertunjukan turistik juga macet. Untuk diketahui, sejumlah sekaa kesenian di Batuan, seperti sekaa Genggong, Legong, dan Gambuh disokong keberadaannya oleh industri pariwisata Bali. Atas dasar itulah, pelaksanaan KKN ISI Denpasar tahun 2020 di desa tersebut dilaksanakan secara terbatas dan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan virus Corona (COVID-19) sebagai pandemi. Semua negara diminta untuk mendeteksi, mengetes, merawat, mengisolasi, melacak, dan mengawasi pergerakan masyarakatnya. Hal ini berdampak bagi kelangsungan kehidupan masyarakat yang normal menjadi terbatas, kehilangan pekerjaan, berkurangnya kreatifitas yang melibatkan orang banyak, pembatasan sosial masyarakat dan banyak kerugian lainya. Namun untuk mengatasi ancaman dalam berlangsungnya kehidupan masyarakat, maka dirancanglah penerapan tatanan kehidupan baru yang disebut New Normal. Tatanan kehidupan baru ini dimaksudkan agar masyarakat hidup seperti kegiatan pada umumnya, tetapi berdampingan dengan virus Covid-19 tanpa mengurangi penerapan protokol kesehatan untuk perlindungan diri.

Hasilnya, kegiatan seni pertunjukan dan seni lukis Desa Batuan berhasil dibangkitkan semangat dan keberadaannya.Kegiatan diarahkan, pertama, memotivasi masyarakat di Desa Batuan agar tetap melangsungkan kegiatan kreatifitas seni pada masa pandemi Covid-19, kedua membuat sebuah media promosi potensi wisata dan seni di Desa Batuan pada masa New Normal.

Untuk menjaga keberlangsungan seni budaya di Desa Batuan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang strategi promosi dan pemasaran seni pertunjukan dan seni lukis di desa tersebut. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan media promosi yang inovatif dan efektif, serta strategi pemasaran yang dapat menarik minat wisatawan dan masyarakat lokal. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki peran seni dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa, khususnya dalam industri pariwisata. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran praktis dan strategis untuk menjaga keberlangsungan seni budaya di Desa Batuan, serta memajukan industri pariwisata di Bali secara keseluruhan.

Read online
File size244.53 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test