IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO

Al-UlumAl-Ulum

Penelitian ini menganalisis model pemasaran jasa pendidikan dalam meningkatkan brand image Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Ikhlash. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory. Sumber data pimpinan yayasan, pondok, guru, staf, dan santri. Analisis data dilaksanakan melalui lima tahapan sistematis, yaitu perumusan masalah, kajian teori, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran jasa pendidikan dilakukan secara terintegrasi, memanfaatkan teknologi digital melalui media sosial dan website, serta dukungan pemasaran langsung melalui kegiatan sosial dan komunikasi interpersonal. Strategi ini efektif memperkuat brand image dengan segmentasi pasar geografis, demografis, dan psikografis yang tepat sasaran. Pemasaran digital terbukti memperluas jangkauan pesantren melalui peningkatan brand image, sinergitas 4P (product, promotion, process, and people), pemanfaatan media digital (website dan media sosial), desain konten menarik, memperluas relasi dan komunikasi, serta meningkatkan pelayanan prima. Evaluasi rutin sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan kualitas layanan.

Implementasi pemasaran jasa pendidikan di Pondok Pesantren Al Ikhlash Lampoko dilakukan dengan menekankan penggunaan teknologi digital sebagai media promosi utama.Strategi pemasaran yang diterapkan dengan mengintegrasikan pemasaran digital melalui media sosial dan website, serta pemasaran langsung melalui kegiatan sosial dan komunikasi interpersonal.Evaluasi pemasaran jasa pendidikan di Pondok Pesantren Al Ikhlash Lampoko di Kabupaten Polman menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan efektif dalam memperkuat brand image melalui segmentasi pasar, geografis, demografis, dan psikografis, sehingga manajemen pondok pesantren dapat menjangkau calon santri dan masyarakat luas.Implikasi manajemen pemasaran jasa pendidikan Al Ikhlash Lampoko dapat meningkatkan brand image pondok pesantren, terbukti dengan tren peningkatan jumlah pendaftar santri setiap tahunnya, tingginya partisipasi masyarakat, dan pengakuan dari institusi lain.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pondok pesantren yang menerapkan strategi pemasaran digital dan konvensional, untuk menganalisis efektivitas masing-masing strategi dalam meningkatkan brand image dan jumlah pendaftar santri. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran media sosial dalam pemasaran pondok pesantren, termasuk strategi konten dan interaksi dengan calon santri dan masyarakat. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pemasaran digital terhadap reputasi dan citra pondok pesantren di mata masyarakat, serta bagaimana pondok pesantren dapat memanfaatkan media digital untuk memperkuat identitas dan nilai-nilai Islami yang mereka anut.

  1. Digital Marketing for Improving Brand Image at Al-Munawwir Komplek Q Islamic Boarding School in Yogyakarta... doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v15i1.10491Digital Marketing for Improving Brand Image at Al Munawwir Komplek Q Islamic Boarding School in Yogyakarta doi 10 31603 tarbiyatuna v15i1 10491
  2. Marketing Management of Educational Services in Improving The Image of Islamic Boarding Schools | Jannah... doi.org/10.33650/al-tanzim.v7i1.4353Marketing Management of Educational Services in Improving The Image of Islamic Boarding Schools Jannah doi 10 33650 al tanzim v7i1 4353
  3. Conceptualizing, Measuring, and Managing Customer-Based Brand Equity - Kevin Lane Keller, 1993. measuring... doi.org/10.2307/1252054Conceptualizing Measuring and Managing Customer Based Brand Equity Kevin Lane Keller 1993 measuring doi 10 2307 1252054
Read online
File size997.5 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test