UNTAGUNTAG

Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi Indonesia

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi menulis ekspresif dalam mengurangi tingkat stres pada remaja dengan albinisme, dan untuk melihat perbedaan efek terapi menulis ekspresif untuk mengurangi stres pada masa remaja dengan albinisme ditinjau dari tipe kepribadian introvert dan ekstrovert. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain *quasi experiment* dengan *one group pretest-posttest*. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 (enam) remaja dengan albinisme, 3 (tiga) subjek dengan tipe kepribadian introvert dan 3 (tiga) subjek dengan tipe kepribadian ekstrovert. Ke-enam subjek dipilih karena memiliki skor stres tinggi. Instrumen yang digunakan adalah skala stres yang dikembangkan dari teori Lazarus dengan reliabilitas 0,948 dan skala tipe kepribadian yang dikembangkan dari teori Eysenck dengan reliabilitas dan validitas 0,720. Hasil penelitian menunjukkan metode *expressive writing therapy* efektif untuk menurunkan stres pada remaja dengan albinisme. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak ada perbedaan dalam penurunan stres antara subjek dengan kepribadian introvert dan subjek dengan kepribadian ekstrovert.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa *expressive writing therapy* dapat menurunkan tingkat stres pada remaja yang terlahir dengan albinisme.Selain metode *expressive writing therapy* yang secara teoritis memang diyakini dapat menjadi sarana untuk mengeluarkan emosi-emosi negatif yang dialami oleh individu, keberhasilan penggunaan metode ini juga tidak terlepas dari sikap subjek penelitian yang sangat kooperatif selama proses penelitian berlangsung dan memiliki keinginan untuk memperbaiki diri dan menyelesaikan permasalahan yang sedang mereka hadapi saat ini yang dapat menjadi sumber stres bagi mereka.Penelitian ini tidak dapat membuktikan adanya perbedaan pemberian *expressive writing therapy* dalam menurunkan tingkat stres pada remaja penderita albinisme jika ditinjau dari tipe kepribadian introvert dan ekstrovert.Artinya *expressive writing therapy* efektif digunakan untuk menurunkan kecemasan, baik pada subjek dengan kepribadian introvert maupun subjek dengan kepribadian ekstrovert.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel penelitian dengan melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan wilayah geografis untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas *expressive writing therapy* dalam kombinasi dengan intervensi lain, seperti konseling atau dukungan kelompok, untuk melihat apakah kombinasi tersebut memberikan hasil yang lebih baik dalam mengurangi stres pada remaja dengan albinisme. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan perspektif remaja dengan albinisme dalam menjalani *expressive writing therapy*, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang proses dan manfaat terapi ini. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengembangan program intervensi yang efektif dan berpusat pada kebutuhan remaja dengan albinisme.

Read online
File size301.08 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test