UNIMALUNIMAL
Jurnal AgriumJurnal AgriumSalinitas merupakan salah satu masalah global utama yang mengancam keberlanjutan pertanian, dengan lebih dari 20% lahan irigasi dunia terdampak dan diprediksi meningkat akibat perubahan iklim, intrusi air laut, serta praktik pengelolaan lahan yang kurang tepat. Secara regional, dampak salinisasi sangat terasa di wilayah pesisir Asia, termasuk Indonesia, di mana padi sebagai komoditas pangan utama mengalami penurunan produktivitas yang signifikan. Berbagai pendekatan konvensional seperti perbaikan irigasi, pencucian garam, dan penggunaan varietas toleran masih memiliki keterbatasan biaya dan efektivitas jangka panjang. Oleh karena itu, solusi alternatif yang ramah lingkungan semakin mendesak untuk dikaji dan diimplementasikan. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah pemanfaatan bakteri halotoleran sebagai bio-inokulan. Artikel ini merupakan kajian literatur sistematis terhadap 67 publikasi ilmiah internasional (2016–2025) yang diperoleh dari basis data Google Scholar dan Scopus (Q1–Q4), menggunakan kata kunci bioinoculant; halotolerant-bacteria; rice; salinity-stress. Hasil telaah menunjukkan bahwa bakteri halotoleran seperti Bacillus, Pseudomonas, dan Halomonas dapat meningkatkan ketersediaan hara, merangsang produksi fitohormon, mengaktifkan enzim antioksidan, memperbaiki struktur tanah, serta menurunkan akumulasi ion toksik Na⁺ dan Cl⁻. Temuan ini menegaskan urgensi pemanfaatan bakteri halotoleran sebagai strategi bioteknologi yang berkelanjutan untuk meningkatkan toleransi padi terhadap cekaman salinitas. Implikasinya, penggunaan bio-inokulan halotoleran tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional di daerah pesisir tetapi juga berkontribusi pada pencapaian agenda pertanian berkelanjutan secara global.
Bakteri halotoleran memiliki peran penting dalam menekan dampak negatif salinitas terhadap tanah dan tanaman.Mekanisme utamanya meliputi produksi eksopolisakarida (EPS) yang mengikat ion Na⁺, biosorpsi dan presipitasi ion garam, produksi asam organik yang menukar ion Na⁺ dengan Ca²⁺/Mg²⁺, serta sintesis osmolit kompatibel yang melindungi sel dari cekaman osmotik.Selain itu, bakteri ini juga bertindak sebagai Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dengan menghasilkan hormon pertumbuhan dan enzim ACC deaminase, sehingga meningkatkan pertumbuhan akar, serapan hara, dan ketahanan tanaman terhadap cekaman salin.Berbagai penelitian menunjukkan efektivitas nyata secara kuantitatif.Misalnya, Bacillus cereus mampu menurunkan EC tanah hingga ±19% dan bila dikombinasi dengan L-triptofan mencapai ±32%.Konsorsium Azospirillum lipoferum dan Bacillus circulans dengan fosfogypsum mampu menurunkan EC sebesar 18–22% pada lahan salin.Pseudomonas stutzeri dan Klebsiella pneumoniae terbukti meningkatkan pertumbuhan padi pada kondisi 150 mM NaCl, sedangkan Bacillus sp.lokal Indonesia meningkatkan hasil jagung hingga lebih dari 100% pada tanah salin sedang.dapat bertahan hingga 1500 mM NaCl, menjadikannya kandidat potensial untuk bioinokulan di lahan sangat asin.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji efektivitas bakteri halotoleran pada berbagai kondisi lahan salin secara in vivo. Isolasi dan formulasi konsorsium bakteri lokal perlu dikembangkan menjadi biofertilizer yang aplikatif, seperti Pseudomonas dan Klebsiella untuk padi pesisir, Bacillus lokal untuk salin sedang, serta konsorsium Bacillus dengan amelioran Ca untuk salin berat. Integrasi bioteknologi ini sangat disarankan untuk meningkatkan produktivitas padi secara optimal dalam praktik pertanian berkelanjutan di wilayah pesisir. Selain itu, penelitian tentang mekanisme molekuler dan interaksi tumbuhan-bakteri dalam kondisi stres garam perlu dilanjutkan dengan pendekatan multi-omik untuk memahami proses pensinyalan interkingdom secara lebih komprehensif. Terakhir, pengembangan pupuk hayati berbasis bakteri halotoleran yang terstandar dan ramah lingkungan menjadi arah strategis dalam pertanian berkelanjutan.
- Halotolerant Bacillus sp. for Mannan Degradation Isolated from Mangrove Ecosystem at Hanura Beach Lampung... microbiologyjournal.org/halotolerant-bacillus-sp-for-mannan-degradation-isolated-from-mangrove-ecosystem-at-hanura-beach-lampungHalotolerant Bacillus sp for Mannan Degradation Isolated from Mangrove Ecosystem at Hanura Beach Lampung microbiologyjournal halotolerant bacillus sp for mannan degradation isolated from mangrove ecosystem at hanura beach lampung
- Microbial Contributions for Rice Production: From Conventional Crop Management to the Use of ‘Omics’... mdpi.com/1422-0067/23/2/737Microbial Contributions for Rice Production From Conventional Crop Management to the Use of AoOmicsAo mdpi 1422 0067 23 2 737
- Soil Salinity, a Serious Environmental Issue and Plant Responses: A Metabolomics Perspective. soil salinity... mdpi.com/2218-1989/11/11/724Soil Salinity a Serious Environmental Issue and Plant Responses A Metabolomics Perspective soil salinity mdpi 2218 1989 11 11 724
| File size | 641.36 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
GREENPUBGREENPUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan dapat dicapai melalui pemisahan sirkulasi masuk dan keluar, optimalisasi. Pengolahan site pada pengembangan PusatHasil penelitian menunjukkan bahwa lahan dapat dicapai melalui pemisahan sirkulasi masuk dan keluar, optimalisasi. Pengolahan site pada pengembangan Pusat
IRIBBIRIBB Karakterisasi asam fulvat yang diperoleh menunjukkan kesamaan dengan asam fulvat komersial, mengindikasikan bahwa OPEFB dapat menjadi sumber alternatifKarakterisasi asam fulvat yang diperoleh menunjukkan kesamaan dengan asam fulvat komersial, mengindikasikan bahwa OPEFB dapat menjadi sumber alternatif
UMNUUMNU Dari perspektif lingkungan, probiotik juga menurunkan emisi metana dan limbah organik sehingga mendukung sistem peternakan yang lebih efisien, ramah lingkungan,Dari perspektif lingkungan, probiotik juga menurunkan emisi metana dan limbah organik sehingga mendukung sistem peternakan yang lebih efisien, ramah lingkungan,
PRINPRIN Dari hasil analisis data diperoleh rata-rata pemecahan masalah matematika sebesar 65,176 dengan persentase siswa yang tuntas sebesar 52,94%. Oleh karenaDari hasil analisis data diperoleh rata-rata pemecahan masalah matematika sebesar 65,176 dengan persentase siswa yang tuntas sebesar 52,94%. Oleh karena
PRINPRIN Peneliti memakai jenis penelitian tindakan kelas yang dilangsungkan dalam II (dua) tahapan tes. Subyek penelitian ini adalah 21 peserta didik kelas VIIIPeneliti memakai jenis penelitian tindakan kelas yang dilangsungkan dalam II (dua) tahapan tes. Subyek penelitian ini adalah 21 peserta didik kelas VIII
PRINPRIN Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar menggunakanPenelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar menggunakan
UMUM Tahap ini mencakup pelaksanaan dan analisis survei lapangan dari lokasi prioritas yang diidentifikasi dalam tahap I, untuk memastikan atau mengeliminasiTahap ini mencakup pelaksanaan dan analisis survei lapangan dari lokasi prioritas yang diidentifikasi dalam tahap I, untuk memastikan atau mengeliminasi
UMUM Berdasarkan hasil kajian dari peta kontur, ketinggian, geologi dan jenis tanah serta vegetasi yang ada di wilayah berlereng (kemiringan di atas 50%) untukBerdasarkan hasil kajian dari peta kontur, ketinggian, geologi dan jenis tanah serta vegetasi yang ada di wilayah berlereng (kemiringan di atas 50%) untuk
Useful /
LIFESCIFILIFESCIFI Makalah ini juga menyoroti relevansi meningkatnya pembiayaan iklim dalam memastikan keberlanjutan, khususnya bagi bisnis di negara berkembang. InteraksiMakalah ini juga menyoroti relevansi meningkatnya pembiayaan iklim dalam memastikan keberlanjutan, khususnya bagi bisnis di negara berkembang. Interaksi
GREENPUBGREENPUB Berdasarkan hasil pengujian,aplikasi mampu berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mempermudah proses pemantauan serta evaluasi pelaksanaan program.Berdasarkan hasil pengujian,aplikasi mampu berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mempermudah proses pemantauan serta evaluasi pelaksanaan program.
PRINPRIN Operasi korona tidak bersifat komutatif, sehingga menghasilkan bilangan kromatik yang berbeda untuk operasi Sm ʘ Cn. Bilangan kromatik untuk operasi SmOperasi korona tidak bersifat komutatif, sehingga menghasilkan bilangan kromatik yang berbeda untuk operasi Sm ʘ Cn. Bilangan kromatik untuk operasi Sm
PRINPRIN Berdasarkan hasil tes diagnostik konseptual berformat five tier, konsepsi siswa dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa level konsepsi. Salah satunyaBerdasarkan hasil tes diagnostik konseptual berformat five tier, konsepsi siswa dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa level konsepsi. Salah satunya