UNIMALUNIMAL
Jurnal AgriumJurnal AgriumNilam (Pogostemon cablin Benth.) termasuk komoditas unggulan di Provinsi Aceh karena memiliki keunikan terhadap kualitas produknya. Nilam Aceh memiliki kandungan minyak atsiri yang tinggi (2,5–5%) dibandingkan jenis nilam lainnya. Perbanyakan nilam secara konvensional melalui setek batang berisiko menularkan penyakit, menurunkan mutu genetik, dan tidak mampu memenuhi permintaan bibit berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh IAA dan BAP terhadap pertumbuhan setek mikro nilam Aceh varietas Lhokseumawe secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, pada bulan Juli sampai November 2024. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dua faktor, yaitu IAA (0 dan 0,5 mg/l) dan BAP (0, 1, 2, dan 3 ppm) dengan 10 ulangan sehingga diperoleh 80 unit percobaan. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi BAP dan IAA yang paling tepat terhadap perbanyakan setek mikro nilam varietas Lhokseumawe yaitu pada konsentrasi BAP 0 ppm dan IAA 0,5 mg/l karena mampu meningkatkan persentase tumbuh tunas 2 MST, jumlah tunas 4 MST, tinggi tunas, dan jumlah daun 6 MST. Regulasi yang sinergis ini efisien untuk mikropropagasi nilam yang memberikan potensi untuk produksi bahan tanam berskala besar dan berkualitas tinggi.
Konsentrasi BAP dan IAA yang paling tepat terhadap perbanyakan setek mikro Nilam varietas Lhokseumawe yaitu pada konsentrasi BAP 0 ppm dan IAA 0,5 mg/l karena mampu meningkatkan persentase tumbuh tunas 2 MST, jumlah tunas 4 MST, tinggi tunas, dan jumlah daun 6 MST.
Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi kombinasi konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) Indole Acetic Acid (IAA) dan Benzyl Amino Purine (BAP) yang paling optimal untuk pertumbuhan setek mikro nilam Aceh varietas Lhokseumawe secara in vitro, khususnya pada BAP 0 ppm dan IAA 0,5 mg/l. Namun, hasil ini juga menimbulkan beberapa pertanyaan menarik untuk penelitian lanjutan. Pertama, mengingat bahwa BAP 0 ppm (tanpa penambahan BAP eksternal) menunjukkan hasil yang sangat baik untuk pembentukan tunas dan akar, apakah ini mengindikasikan bahwa eksplan nilam varietas Lhokseumawe secara alami memiliki kadar sitokinin endogen yang sudah mencukupi atau bahkan tinggi? Studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur kadar hormon endogen dalam eksplan dan menguji respons terhadap konsentrasi BAP yang lebih rendah dari 0 ppm atau formulasi tanpa sitokinin sama sekali, guna mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kebutuhan fisiologis tanaman ini. Kedua, penelitian ini membatasi fokus pada IAA dan BAP. Akan sangat bermanfaat untuk mengeksplorasi pengaruh ZPT jenis lain, seperti auksin NAA atau IBA, serta sitokinin kinetin atau TDZ, baik secara tunggal maupun dalam berbagai kombinasi. Potensi sinergis atau antagonis dari ZPT alternatif ini mungkin dapat menghasilkan protokol mikropropagasi yang lebih efisien atau menghasilkan bibit dengan karakteristik pertumbuhan yang lebih diinginkan. Ketiga, mengingat nilai ekonomi nilam terletak pada produksi minyak atsirinya, penelitian lanjutan sebaiknya tidak hanya berfokus pada parameter pertumbuhan vegetatif. Penting untuk mengintegrasikan evaluasi kualitas dan kuantitas minyak atsiri dari tanaman nilam yang dihasilkan melalui protokol in vitro yang berbeda, setelah dipindahkan ke kondisi ex vitro. Hal ini akan memberikan gambaran komprehensif tentang dampak optimasi kultur jaringan terhadap produk akhir komoditas nilam.
| File size | 802.77 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Faktor kedua konsentrasi BAP (B), yang terdiri dari 4 taraf 0 ppm (b0), 25 ppm (b1), 50 ppm (b2) dan 75 ppm (b3). Total perlakuan sebanyak 12 yang diulangFaktor kedua konsentrasi BAP (B), yang terdiri dari 4 taraf 0 ppm (b0), 25 ppm (b1), 50 ppm (b2) dan 75 ppm (b3). Total perlakuan sebanyak 12 yang diulang
UNIPEMUNIPEM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Elektronik atau Electronic Human Resource Information SystemPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Elektronik atau Electronic Human Resource Information System
UNIPEMUNIPEM Hal ini berdampak pada kelancaran proses produksi dan peningkatan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pelacakan berbasisHal ini berdampak pada kelancaran proses produksi dan peningkatan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pelacakan berbasis
STIK SAMSTIK SAM Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi setil alkohol dan propilenglikol yang menghasilkan formula dengan sifat fisik dan nilai SPF yang optimum.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi setil alkohol dan propilenglikol yang menghasilkan formula dengan sifat fisik dan nilai SPF yang optimum.
STIK SAMSTIK SAM Penyakit Jantung Iskemik salah satu kondisi yang utamanya muncul adanya penyempitan arteri koroner akibat proses aterosklerosis, spasme, atau kombinasiPenyakit Jantung Iskemik salah satu kondisi yang utamanya muncul adanya penyempitan arteri koroner akibat proses aterosklerosis, spasme, atau kombinasi
STIK SAMSTIK SAM Data diambil menggunakan instrumen kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) dan instrumen kuesioner Self-Management Diabetes Mellitus (SMDM).Data diambil menggunakan instrumen kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) dan instrumen kuesioner Self-Management Diabetes Mellitus (SMDM).
PPSDPPPSDP Penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas layanan pendidikan penting untuk menilai kemampuan institusi dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa dan memberikanPenelitian menunjukkan bahwa evaluasi kualitas layanan pendidikan penting untuk menilai kemampuan institusi dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa dan memberikan
UNISAPUNISAP Hasil menunjukkan bahwa produksi IL-2 cenderung meningkat seiring lama paparan, namun pada jarak 2,5 cm terdapat penurunan produksi setelah 30 menit, danHasil menunjukkan bahwa produksi IL-2 cenderung meningkat seiring lama paparan, namun pada jarak 2,5 cm terdapat penurunan produksi setelah 30 menit, dan
Useful /
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Dukungan dan Kerjasama antar guru, kepala sekolah, dan pihak terkait lainnya menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan implementasi kurikulum Merdeka diDukungan dan Kerjasama antar guru, kepala sekolah, dan pihak terkait lainnya menjadi kunci untuk mencapai keberhasilan implementasi kurikulum Merdeka di
UNPASUNPAS 11 Tahun 2008 yang disusun pemerintah pusat bertujuan meningkatkan perdagangan dan perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat, terwujud dalam11 Tahun 2008 yang disusun pemerintah pusat bertujuan meningkatkan perdagangan dan perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat, terwujud dalam
IKHAFIIKHAFI Metode yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi ini yaitu System Development Life Cycle (SDLC) dan menggunakan model Waterfall (Siklus Air Terjun, perangkatMetode yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi ini yaitu System Development Life Cycle (SDLC) dan menggunakan model Waterfall (Siklus Air Terjun, perangkat
IKHAFIIKHAFI Pengembangan dilakukan menggunakan metode SDLC dan membuat rancangan desain dengan menggunakan pemodelan visual Unified Modeling Language (UML). AplikasiPengembangan dilakukan menggunakan metode SDLC dan membuat rancangan desain dengan menggunakan pemodelan visual Unified Modeling Language (UML). Aplikasi