UNIMALUNIMAL

Jurnal AgriumJurnal Agrium

Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman yang penting di Indonesia karena padi yang dihasilkan merupakan sumber makanan pokok penduduk di Indonesia. Upaya peningkatan produksi dengan memanfaatkan lahan suboptimal seperti lahan bekas tambang menjadi lahan produktif dapat dilakukan dengan menggunakan mikoriza dan varietas yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi dan mempelajari pertumbuhan dan hasil varietas padi gogo yang adaptif pada lahan bekas tambang serta menganalisis dosis mikoriza yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi gogo yang dibudidayakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yang diuji dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas (V) yang terdiri dari 10 taraf: V1 (varietas Inpago 9), V2 (varietas Situbagendit), V3 (varietas Inpago 6), V4 (varietas Batutegi), V5 (varietas Situpatenggang), V6 (varietas Inpago 4), V7 (varietas Towuti), V8 (varietas Inpago 7), V9 (varietas Inpari 33), dan V10 (varietas Sintanur). Faktor kedua adalah Mikoriza (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: M0 (tanpa mikoriza), M1 (mikoriza 15 g/lubang tanam), dan (25 g/lubang tanam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Sintanur berpengaruh pada peubah persentase infeksi akar, panjang akar, jumlah anakan, jumlah malai/jumlah anakan produktif, dan hasil gabah kering per rumpun. Pemberian mikoriza 25 g/lubang tanam merupakan dosis terbaik yang berpengaruh pada infeksi akar tanaman padi dan hasil gabah kering per rumpun. Terdapat interaksi antara perlakuan varietas dan mikoriza terhadap persentase infeksi akar, persentase gabah hampa, persentase gabah berisi dan hasil gabah kering. Perlakuan terbaik didapatkan pada varietas sintanur dan mikoriza 25 g/lubang tanam.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa varietas Sintanur merupakan varietas padi gogo yang adaptif untuk pengembangan di lahan bekas tambang gas alam.Pemberian mikoriza dengan dosis 25 g/lubang tanam merupakan dosis terbaik untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan pertumbuhan serta hasil padi gogo.Terdapat interaksi antara varietas dan mikoriza terhadap beberapa parameter penting, dengan kombinasi varietas Sintanur dan mikoriza 25 g/lubang tanam memberikan hasil terbaik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme adaptasi varietas Sintanur terhadap kondisi tanah bekas tambang, termasuk analisis genetik dan fisiologis untuk mengidentifikasi gen-gen yang berperan dalam toleransi terhadap stres lingkungan. Kedua, penelitian perlu difokuskan pada optimasi dosis dan metode aplikasi mikoriza yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi gogo di lahan bekas tambang, dengan mempertimbangkan jenis mikoriza yang berbeda dan interaksinya dengan mikroorganisme tanah lainnya. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh jangka panjang pemberian mikoriza terhadap kualitas tanah bekas tambang, termasuk perubahan sifat fisik, kimia, dan biologis tanah, serta dampaknya terhadap keberlanjutan produksi padi gogo. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif untuk pengembangan teknologi budidaya padi gogo yang berkelanjutan di lahan-lahan suboptimal.

Read online
File size719.33 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test