UNMERPASUNMERPAS

JMM - Jurnal Masyarakat MerdekaJMM - Jurnal Masyarakat Merdeka

Petani merupakan pekerja sektor informal yang memiliki risiko tinggi terhadap gangguan kesehatan akibat rendahnya pemahaman mengenai ergonomi dan minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya penerapan ergonomi dan penggunaan APD saat bekerja. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 10 petani sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi langsung dengan penyuluhan lisan dan media poster. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap positif petani terhadap penggunaan APD dan penerapan prinsip ergonomi. Petani mulai memahami manfaat APD dalam melindungi diri dari paparan sinar matahari, bahan kimia, serta risiko cedera, dan menyadari pentingnya postur kerja ergonomis untuk mencegah gangguan muskuloskeletal. Dengan pendekatan sederhana dan komunikatif, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan petani.

Kegiatan sosialisasi mengenai ergonomi dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan kerja.Sebelum kegiatan dilaksanakan, sebagian besar petani belum memahami risiko kerja yang dihadapi dan jarang menggunakan APD.Setelah sosialisasi, terjadi peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap positif, di mana petani mulai menyadari manfaat penggunaan APD serta pentingnya postur kerja ergonomis.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai jenis APD terhadap kenyamanan dan produktivitas petani, dengan mempertimbangkan faktor lingkungan dan jenis pekerjaan yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan ergonomi yang lebih interaktif dan partisipatif, yang melibatkan petani secara aktif dalam proses pembelajaran dan pemecahan masalah. Ketiga, penting untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari penerapan prinsip ergonomi dan penggunaan APD terhadap penurunan angka kejadian gangguan muskuloskeletal dan peningkatan kualitas hidup petani. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja di sektor pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Read online
File size927.08 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test