UNTAG SMDUNTAG SMD

Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik SipilKurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil

Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan yang berbasis sumber daya lokal, khususnya infrastruktur di Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran perhitungan biaya pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan, dengan menggunakan metode Earned Value sebagai alat analisa. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa biaya aktual pada akhir waktu pelaksanaan proyek tersebut sebesar Rp. 1.049.263.386,05 dan persentasi keuntungan pelaksana pada akhir waktu pelaksanaan proyek tersebut adalah 3,80% dengan ditunjukannya hasil perhitungan CPI (Cost Performance Index) sebesar 1,04 > 1 yang artinya kinerja penyelenggaraan proyek lebih baik dari pada perencanaan atau biaya pengeluaran lebih kecil dari biaya anggaran rencana.

Hasil analisa dengan metode Earned Value Analysis pada proyek Pembangunan Gedung Prasarana Pendukung Pertanian Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara menyimpulkan bahwa besaran biaya aktual pelaksanaan proyek terhadap nilai kontrak sebelum PPN adalah Rp.Besaran biaya aktual akhir waktu pelaksanaan proyek adalah Rp.Persentasi keuntungan yang didapat oleh pelaksana pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan proyek adalah 3,80%.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan tenaga kerja lokal dari masyarakat Desa Sidomulyo, sejalan dengan tujuan program PISEW, untuk menekan biaya pelaksanaan. Selain itu, studi lebih lanjut mengenai penggunaan metode penjadwalan proyek yang lebih canggih, seperti Microsoft Project, dapat dilakukan untuk meningkatkan kejelasan lintasan kritis dan menghindari tumpang tindih pekerjaan. Untuk menyempurnakan penelitian ini, perlu dilakukan pengumpulan data biaya aktual yang lebih detail dari pelaksana proyek. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor eksternal seperti cuaca dan ketersediaan material terhadap kinerja proyek, serta mengembangkan model prediktif untuk mengantisipasi potensi risiko biaya dan waktu. Pengembangan metode evaluasi kinerja proyek yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek kualitas, keselamatan kerja, dan dampak lingkungan, juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, studi komparatif antara metode Earned Value Analysis dengan metode manajemen proyek lainnya, seperti Critical Path Method (CPM) dan Agile, dapat memberikan wawasan baru tentang efektivitas masing-masing metode dalam konteks proyek konstruksi di Indonesia.

Read online
File size313.32 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test