UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiSektor konstruksi adalah salah satu sektor yang memiliki nilai strategis dalam perekonomian nasional. Aktivitas ekonomi di suatu daerah diukur menggunakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Perkembangan kegiatan ekonomi di sektor konstruksi dapat dilihat dari PDRB sektor konstruksi. Model Geographically and Temporally Weighted Regression (GTWR) adalah pengembangan dari model Geographically Weighted Regression (GWR) dengan mempertimbangkan keragaman lokasi dan waktu. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu data PDRB sektor konstruksi sebagai variabel respons dan empat variabel penjelas, yaitu jumlah penduduk, pendapatan daerah, luas, dan jumlah perusahaan konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi masing-masing kabupaten/kota dan setiap tahun mengamati PDRB sektor konstruksi di Jawa dengan model GTWR. Model GTWR lebih efektif untuk menggambarkan nilai PDRB sektor konstruksi kabupaten/kota di Pulau Jawa pada 2010-2016. Ini ditunjukkan oleh penurunan nilai Root Mean Square Error (RMSE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE).
Faktor-faktor yang memengaruhi PDRB sektor konstruksi berbeda di setiap kabupaten/kota di Jawa selama periode 2010-2016.Populasi dan pendapatan daerah memiliki dampak positif signifikan, sementara luas wilayah memiliki dampak negatif.Jumlah perusahaan konstruksi memberikan kontribusi bervariasi tergantung kondisi lokal.Kebijakan pengembangan sektor konstruksi perlu disesuaikan dengan karakteristik spesifik setiap daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan pemerintah daerah terhadap pertumbuhan sektor konstruksi dengan model analisis yang berbeda. Selain itu, studi tentang peran teknologi baru dalam meningkatkan efisiensi proyek konstruksi di wilayah dengan kondisi geografis unik dapat menjadi arah penelitian baru. Pengembangan model prediksi yang mengintegrasikan data real-time dan faktor sosial ekonomi makro juga diperlukan untuk meningkatkan akurasi analisis.
| File size | 411.06 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil analisis perhitungan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. beban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08Berdasarkan hasil analisis perhitungan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. beban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08
POLNAMPOLNAM 3% to 84. 6%. Optimisation analysis using three algorithms demonstrates that the Multi-Objective Grey Wolf Optimiser achieves superior performance, with3% to 84. 6%. Optimisation analysis using three algorithms demonstrates that the Multi-Objective Grey Wolf Optimiser achieves superior performance, with
POLNAMPOLNAM Universitas Pattimura memanfaatkan potensi sumber daya perairan di Teluk Ambon Dalam dengan menggunakan keramba berbahan material beton bertulang. KerambaUniversitas Pattimura memanfaatkan potensi sumber daya perairan di Teluk Ambon Dalam dengan menggunakan keramba berbahan material beton bertulang. Keramba
POLNAMPOLNAM Berdasarkan analisis Bina Marga, diperoleh kebutuhan alat yaitu 1 Unit Excavator, 3 Unit Dump Truck, 1 Unit Motor Greder, dan 1 Unit Vibro Roller, denganBerdasarkan analisis Bina Marga, diperoleh kebutuhan alat yaitu 1 Unit Excavator, 3 Unit Dump Truck, 1 Unit Motor Greder, dan 1 Unit Vibro Roller, dengan
POLNAMPOLNAM Estimasi biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan pembangunan sesuai CCO pada proyek Pembngunan kantor Kejaksaan Negeri Tual adalah sebesar RpEstimasi biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan pembangunan sesuai CCO pada proyek Pembngunan kantor Kejaksaan Negeri Tual adalah sebesar Rp
POLNAMPOLNAM Pola temporal menunjukkan variasi musiman sistematis dengan efisiensi puncak pada bulan Mei (96,2%) dan periodisitas harian-tahunan yang berkorelasi denganPola temporal menunjukkan variasi musiman sistematis dengan efisiensi puncak pada bulan Mei (96,2%) dan periodisitas harian-tahunan yang berkorelasi dengan
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menunjukkan RAB berdasarkan AHSP Permen PUPR No. 8 Tahun 2023 adalah Rp 3,045,367,998.96 (dibulatkan menjadi Rp 3,045,000,000.00), RKS,Hasil penelitian menunjukkan RAB berdasarkan AHSP Permen PUPR No. 8 Tahun 2023 adalah Rp 3,045,367,998.96 (dibulatkan menjadi Rp 3,045,000,000.00), RKS,
POLNAMPOLNAM Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar ruang kelas dan ruang dosen belum memenuhi standar pencahayaan SNI. Oleh karena itu, diperlukan perbaikanHasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar ruang kelas dan ruang dosen belum memenuhi standar pencahayaan SNI. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan
Useful /
POLNAMPOLNAM Proses ini dilakukan secara manual dengan mengunjungi Satgas PPKS Polnam dan mengisi formulir pengaduan. Meskipun telah dilakukan upaya pencegahan danProses ini dilakukan secara manual dengan mengunjungi Satgas PPKS Polnam dan mengisi formulir pengaduan. Meskipun telah dilakukan upaya pencegahan dan
POLNAMPOLNAM Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif analitis dengan pengumpulan data primer (observasi, pengukuran, wawancara) dan data sekunderMetode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif analitis dengan pengumpulan data primer (observasi, pengukuran, wawancara) dan data sekunder
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas transformator terpasang adalah 160 KVA, dengan pengukuran sebelum pengalihan beban mencapai 100,64%, melebihiHasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas transformator terpasang adalah 160 KVA, dengan pengukuran sebelum pengalihan beban mencapai 100,64%, melebihi
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Dosis pupuk ZA 1. 2 gr/polybag juga menunjukkan berat basah dan berat kering tanaman tertinggi sebesar 49.15 dan 4. 38 gram. Dosis ZA 1. 2 gr/polybag merupakanDosis pupuk ZA 1. 2 gr/polybag juga menunjukkan berat basah dan berat kering tanaman tertinggi sebesar 49.15 dan 4. 38 gram. Dosis ZA 1. 2 gr/polybag merupakan