UINMADURAUINMADURA
REVELATIA Jurnal Ilmu al-Qur`an dan TafsirREVELATIA Jurnal Ilmu al-Qur`an dan TafsirStudi living Quran menjadi salah satu kajian yang berbentuk penelitian ilmiah mengenai peristiwa sosial di tengah masyarakat muslim dengan memposisikan Al-Quran sebagai perilaku dan tindakan utama dalam kehidupan sehari-hari. Dari sana akan terlihat bagaimana mereka berinteraksi secara berkesinambungan serta menghidupkan nilai-nilai al-Quran dalam komunitasnya. Kajian terhadap living Quran muncul sebagai fenomena Al-Quran in everyday life, yaitu fungsi dan makna Al-Quran dipahami dan diamalkan masyarakat muslim secara rill dalam kehidupan sehari-hari. Berbeda dengan studi Al-Quran yang hanya memfokuskan Al-Quran sebagai objek kajian yang berfokus pada tekstualitas dari Al-Quran itu sendiri, sedangkan living Al-Quran lebih berfokus kepada cara masyarakat memposisikan Al-Quran dalam kehidupan sehari-harinya. Diantara salah satu contoh pengamalan mengenai living Quran ini adalah tradisi free lunch setelah salat jumat di masjid Jogokariyan. Dalam tradisi tersebut, masyarakat muslim mencoba menghidupkan tentang nilai sedekah yang terdapat dalam Al-Quran surah al-Baqarah ayat 261. Tradisi ini muncul ditengah masyarakat sebagai bentuk tradisi sosial dengan tujuan untuk memberikan bantuan berupa makan siang gratis (free lunch) kepada jamaah jumat.
Jadi fenomena Quran in Everyday life bisa dikatakan sebagai awal mula munculnya tradisi living Quran, yaitu masyarakat muslim memahami makna dan fungsi Al-Quran rill dalam kehidupan sehari-hari.Dengan pengertian bahwa, mereka secara memposisikan Al-Quran dalam kehidupan praktis di luar tekstualnya.Dengan berlandaskan keyakinan adanya fadhilah dari unit-unit Al-Quran, menyebabkan adanya praktik pemaknaan Al-Quran yang tidak mengacu pada pemahaman atas pesan tekstual dari Al-Quran.Sebagaimana dengan praktik yang ada di masjid Jogokariyan di atas, bahwa diantara salah satu maotivasi mereka menyajikan free lunch yakni karena ada ayat Al-Quran yang menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi orang yang mau mengeluarkan sedekah.Dengan berlandaskan pesan dari ayat Al-Quran itu, maka lahirlah tradisi free luch sebagai salah satu bentuk dari fenomena yang berkembang di tengah-tengah masyarakat atau yang dikenal dengan nama living Quran.Dari contoh di atas maka penulis menyimpulkan bahwa tradisi penyajian free lunch di masjid Jogokriyan merupakan salah satu bentuk pengamalan dan pefungsian Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk membandingkan praktik free lunch di masjid Jogokariyan dengan tradisi serupa di daerah lain di Indonesia, sehingga dapat dianalisis perbedaan dan kesamaan motivasi serta dampak sosialnya. Selanjutnya, perlu dilakukan studi mendalam tentang peran pengurus masjid dalam mengembangkan inisiatif berbasis nilai-nilai Al-Quran, seperti free lunch, untuk memahami bagaimana kepemimpinan lokal memengaruhi penerapan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Terakhir, penelitian dapat diarahkan pada evaluasi dampak jangka panjang dari tradisi free lunch terhadap kepedulian sosial dan kebersamaan dalam komunitas muslim, termasuk apakah praktik ini mampu memperkuat identitas keagamaan dan membangun kohesi sosial di lingkungan masjid.
| File size | 616.76 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengajaran ungkapan-ungkapan umum bahasa Inggris untuk karyawan hotel. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatifStudi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengajaran ungkapan-ungkapan umum bahasa Inggris untuk karyawan hotel. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif
AFEKSIAFEKSI Penguasaan kosa kata adalah salah satu faktor kunci dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris, terutama bagi mahasiswa yang belajar bahasa asing diPenguasaan kosa kata adalah salah satu faktor kunci dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris, terutama bagi mahasiswa yang belajar bahasa asing di
UIN SUKAUIN SUKA 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan di Indonesia, menawarkan titik awal yang menjanjikan untuk menyelaraskan wawasan keagamaan18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan di Indonesia, menawarkan titik awal yang menjanjikan untuk menyelaraskan wawasan keagamaan
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan public speaking berbahasa Inggris bagi peserta LDK mahasiswa telah berhasil dilaksanakan, mendapat responsKegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan public speaking berbahasa Inggris bagi peserta LDK mahasiswa telah berhasil dilaksanakan, mendapat respons
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Selain itu, pendekatan ini dapat mengatasi bias pemahaman tekstual dan memberikan wawasan baru dalam studi tafsir. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusiSelain itu, pendekatan ini dapat mengatasi bias pemahaman tekstual dan memberikan wawasan baru dalam studi tafsir. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Namun penerapannya di Indonesia menghadapi tantangan budaya patriarkal yang menghasilkan subordinasi, stereotip, kekerasan terhadap perempuan, dan bebanNamun penerapannya di Indonesia menghadapi tantangan budaya patriarkal yang menghasilkan subordinasi, stereotip, kekerasan terhadap perempuan, dan beban
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Dalam Al-Quran membahas kelima aspek tersebut dengan rinci dan menyeluruh sebagai panduan bagi umat Islam untuk panduan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.Dalam Al-Quran membahas kelima aspek tersebut dengan rinci dan menyeluruh sebagai panduan bagi umat Islam untuk panduan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Resepsionis hotel yang bekerja sebagai garda terdepan di industri perhotelan diharapkan mampu melakukan tugasnya tanpa memandang asal tamu. Dalam menanganiResepsionis hotel yang bekerja sebagai garda terdepan di industri perhotelan diharapkan mampu melakukan tugasnya tanpa memandang asal tamu. Dalam menangani
Useful /
MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA Observasi secara cermat dilakukan untuk melihat permasalahan dan tantangan yang ada, yaitu masalah bahasa, kemampuan bahasa Inggris peserta pelatihan,Observasi secara cermat dilakukan untuk melihat permasalahan dan tantangan yang ada, yaitu masalah bahasa, kemampuan bahasa Inggris peserta pelatihan,
MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA Secara semiotik, emoji terungkap memiliki makna yang kaya dan merupakan sarana komunikasi visual yang kuat, dan penggunaannya berkontribusi pada pembentukanSecara semiotik, emoji terungkap memiliki makna yang kaya dan merupakan sarana komunikasi visual yang kuat, dan penggunaannya berkontribusi pada pembentukan
MEDIAANTARTIKAMEDIAANTARTIKA Studi ini berpendapat bahwa representasi ini tidak netral tetapi mencerminkan perjuangan ideologis yang lebih luas di mana bahasa memainkan peran sentralStudi ini berpendapat bahwa representasi ini tidak netral tetapi mencerminkan perjuangan ideologis yang lebih luas di mana bahasa memainkan peran sentral
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Hasil menunjukkan disparitas signifikan: semua siswa berada pada level Pre‑A1 (37,5 %) dan A1 (62,5 %) dengan rata‑rata skor BCES 122,06. Sebaliknya,Hasil menunjukkan disparitas signifikan: semua siswa berada pada level Pre‑A1 (37,5 %) dan A1 (62,5 %) dengan rata‑rata skor BCES 122,06. Sebaliknya,