STAIALJAMIBJMSTAIALJAMIBJM

AL JAMI: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan DakwahAL JAMI: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Dakwah

Al-Quran adalah sumber yang pertama dan utama bagi umat Islam. Kebahagiaan mereka bergantung pada pemahaman maknanya, pengetahuan rahasia-rahasianya dan pengamalan apa yang terkandung di dalamnya. Kemampuan setiap orang dalam memahami lafadz dan ungkapan Al-Quran tidak sama satu sama lain. Kalangan awam hanya dapat memahami makna-makna dhahirnya dan pengertian ayat-ayatnya secara global. Sedangakan kalangan cendikiawan atau terpelajar akan dapat memahami dan menginterpretasikan makna-makna lebih detail dan mendalam serta juga mampu memahami dan mengungkap makna yang tersembunyi di balik teks-teks Al-Quran. Perbedaan penafsiran tersebut merupakan salah satu faktor kemunculan beberapa metodologi atau disiplin keilmuan mengenai cara menafsirkan dan menakwilkan ayat-ayat Al-Quran. Tafsir dan takwil merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, karena keduanya saling berhubungan, dan sangat penting untuk dipelajari, dipahami serta diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di negara Indonesia.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir bil matsur, bil rayi, dan bil izdiwaji memiliki peran penting dalam pemahaman Al-Quran.Pendekatan tawil membantu mengungkap makna tersembunyi di balik lafazh-lafazh Al-Quran, dengan menekankan pentingnya intuisi dan pemikiran rasional.Dengan demikian, pemahaman Al-Quran memerlukan kombinasi antara pendekatan tekstual, historis, dan interpretatif untuk mencapai pemahaman yang komprehensif dan relevan.

Berdasarkan kajian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji bagaimana metode takwil yang digunakan oleh para mufassir klasik dapat diadaptasi dalam konteks modern untuk mengatasi perbedaan interpretasi Al-Quran yang seringkali menimbulkan konflik. Kedua, perlu adanya penelitian yang mengeksplorasi bagaimana pemahaman Ulumul Quran dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam untuk meningkatkan kualitas pemahaman Al-Quran pada generasi muda. Ketiga, penelitian komparatif mengenai perbedaan pandangan Ulumul Quran di berbagai negara dapat memberikan wawasan tentang bagaimana konteks sosial budaya mempengaruhi interpretasi Al-Quran. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta pemahaman Al-Quran yang lebih mendalam, kontekstual, dan mampu menjembatani perbedaan interpretasi, sehingga menghasilkan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Read online
File size264.68 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test