UINMADURAUINMADURA

REVELATIA Jurnal Ilmu al-Qur`an dan TafsirREVELATIA Jurnal Ilmu al-Qur`an dan Tafsir

Tren fast fashion menjadi salah satu tren yang populer di masyarakat, terutama kalangan remaja. Mereka cenderung mengikuti tren tersebut tanpa melihat manfaat yang diperoleh. Mereka biasanya membeli suatu barang secara spontan tanpa perencanaan sehingga cenderung melahirkan sikap hidup yang konsumtif. Selain itu, mengikuti tren fast fashion juga berdampak negatif pada lingkungan. Artikel ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan maqāṣid al-Qurān Ibn Āsyūr. Ia menguraikan bagaimana penafsiran surah al-Anbiyā (21) ayat 37, al-Nahl (16) ayat 78 dan al-Hadīd (57) ayat 20-21 serta bagaimana solusi menyikapi tren fast fashion perspektif Al-Quran dengan analisis maqāṣid al-Qurān Ibn Āsyūr. Al-Quran memberikan solusi dalam menghadapi tren fast fashion yang marak terjadi, yaitu: pertama, tidak tergesa-gesa (QS. al-Anbiyā (21): 37). Kedua, menelaah atau mempelajari (QS. al-Nahl (16): 78) seberapa besar manfaat yang akan diperoleh dan seberapa besar pula kemudaratan yang akan ditimbukan dalam mengikuti tren fast fashion. Ketiga, menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan diri (QS. al-Hadīd (57): 20-21).

Al-Quran memberikan solusi yang dapat dilakukan dalam menghadapi tren fast fashion yang marak terjadi, yaitu.Hal ini juga penting untuk menjadi pertimbangan manusia sebagai konsumen dalam mengikuti tren fast fashion.Allah telah menegaskan bahwa dunia dan isinya hanyalah permainan semata yang sewaktu-waktu dapat musnah.Ayat ini sebagai peringatan kepada manusia agar bijak dalam menjadi konsumen demi mengikuti tren fast fashion dengan cara menyesuaikan dengan kemampuan diri.

Berdasarkan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak psikologis dan sosial dari mengikuti tren fast fashion, terutama pada remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana tren fast fashion mempengaruhi perilaku konsumtif, dan bagaimana hal ini dapat ditangani secara efektif. Kedua, penelitian tentang strategi pendidikan dan kampanye kesadaran publik yang efektif dalam mempromosikan gaya hidup yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab dalam hal fashion. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana mengedukasi masyarakat, terutama remaja, tentang dampak lingkungan dan sosial dari fast fashion, serta mendorong mereka untuk membuat pilihan yang lebih bertanggung jawab. Ketiga, penelitian tentang peran media sosial dan influencer dalam mempromosikan tren fast fashion dan bagaimana hal ini dapat dikelola secara bertanggung jawab. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana platform media sosial dan influencer dapat digunakan untuk mempromosikan praktik fashion yang berkelanjutan dan etis, serta bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan positif dalam industri fashion.

Read online
File size693.26 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test