STTABSTTAB
MAN_RAFMAN_RAFKecanggihan teknologi dan komunikasi berbasis digital telah membentuk budaya baru yang secara mendasar mengubah cara manusia berelasi dan memahami realitas, termasuk dalam kehidupan beriman. Gereja sebagai komunitas iman ditantang untuk merumuskan ulang misi pewartaan Injil agar selaras dengan pola komunikasi generasi digital yang dinamis dan kompleks. Namun banyak praktik evangelisasi online masih bersifat teknis dan kurang ditopang oleh refleksi teologis yang mendalam. Generasi Milenial dan Gen Z sebagai digital native menunjukkan ketertarikan terhadap spiritualitas, namun merasa terputus dari institusi gereja yang dianggap tidak relevan. Penelitian ini bertujuan membangun teologi misi dalam menghadapi dinamika evangelisasi digital di kalangan generasi muda tersebut. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa teologi digital menjadi fondasi baru bagi pewartaan Injil yang relevan di era virtual, khususnya dalam menjangkau Generasi Milenial dan Gen Z yang hidup dalam budaya digital. Praktik evangelisasi online menuntut pengembangan misiologi digital yang kontekstual, etis, dan berbasis pada keaslian pesan. Oleh karena itu, gereja perlu mereformulasi teologi misinya sebagai bentuk kesaksian yang inkarnasional, dialogis, dan transformatif di tengah dunia virtual yang terus berkembang.
Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan budaya digital, gereja dituntut untuk tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga secara strategis dan teologis di ruang virtual.Teologi digital menjadi fondasi baru pentingnya terhadap pemahaman pewartaan Injil, di mana bentuk, medium, dan bahasa penyampaian harus menyesuaikan dengan ritme kehidupan generasi digital, khususnya Milenial dan Gen Z.Misi gereja di era digital bukan hanya tentang produksi konten rohani, yaitu lebih lagi, tetapi menghadirkan Kristus secara nyata dalam ruang digital melalui kesaksian iman yang otentik, pelayanan yang menyentuh luka batin, dan pembangunan komunitas spiritual yang inklusif dan transformatif.Dengan menjadikan teknologi sebagai mitra pelayanan, gereja mampu memperluas jangkauan penginjilan, menyentuh kehidupan yang tidak terjangkau secara konvensional, serta turut mempercepat penggenapan Amanat Agung secara global dan eskatologis.Lebih jauh, gereja perlu membangun misiologi digital yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga berakar kuat pada prinsip-prinsip teologi yang alkitabiah, etis, dan dialogis.Misi sebagai partisipasi dalam Missio Dei misi Allah Tritunggal yang menyelamatkan, dengan pendekatan yang adaptif terhadap perubahan budaya dan sosial yang ditimbulkan oleh digitalisasi.Oleh karena itu, reformulasi teologi misi menjadi keniscayaan bagi gereja masa kini agar mampu menjembatani dinamika kebenaran dengan kehidupan tanpa kehilangan esensi kasih, kebenaran, dan kuasa penyelamatan Kristus.Di era di mana batas ruang dan waktu semakin memudar, gereja dipanggil menjadi terang dan garam di dunia digital, menghadirkan Injil sebagai kabar baik yang hidup dan relevan bagi setiap umat, generasi Milenial dan Gen Z.
Untuk memperkuat relevansi misi gereja di era virtual, perlu dikembangkan strategi misi yang responsif terhadap perubahan zaman. Pertama, gereja dapat membentuk tim media sosial yang terstruktur dan fokus pada penginjilan, konseling rohani, serta pembinaan iman secara daring. Kedua, gereja harus mengembangkan literasi digital teologis bagi pelayan dan jemaat agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan berlandaskan nilai-nilai Injil. Ketiga, gereja perlu membangun paradigma misi yang adaptif, partisipatif, dan menyentuh dimensi terdalam kehidupan manusia di era digital yang terus bergerak maju. Dengan demikian, gereja dapat menjangkau generasi Milenial dan Gen Z secara efektif dan relevan, serta mewujudkan panggilan misioner yang transformatif dan eskatologis di tengah arus perubahan zaman.
- Menggagas Gaya Hidup Digital umat Kristiani di Era Society 5.0 | CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan... doi.org/10.54592/jct.v3i1.139Menggagas Gaya Hidup Digital umat Kristiani di Era Society 5 0 CHARISTHEO Jurnal Teologi dan Pendidikan doi 10 54592 jct v3i1 139
- Membangun Spiritualitas Digital bagi Generasi Z | Subowo | DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani.... doi.org/10.30648/dun.v5i2.464Membangun Spiritualitas Digital bagi Generasi Z Subowo DUNAMIS Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani doi 10 30648 dun v5i2 464
- Orang Kristen dalam Sinergi Penginjilan Digital di Era Disrupsi | Lumantow | Sabda: Jurnal Teologi Kristen.... doi.org/10.55097/sabda.v2i2.33Orang Kristen dalam Sinergi Penginjilan Digital di Era Disrupsi Lumantow Sabda Jurnal Teologi Kristen doi 10 55097 sabda v2i2 33
- Peran Gereja dalam Pengembangan Pendidikan Kristen bagi Anak Muda pada Era Teknologi Digital | Jurnal... journal.stt-abdiel.ac.id/index.php/JA/article/view/189Peran Gereja dalam Pengembangan Pendidikan Kristen bagi Anak Muda pada Era Teknologi Digital Jurnal journal stt abdiel ac index php JA article view 189
| File size | 321.55 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIKOMUNIKOM Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap data film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai‑nilai feminisme kekuasaanMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap data film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai‑nilai feminisme kekuasaan
UNAIUNAI Selain itu, visinya tentang pendidikan Advent, yang menekankan integrasi iman dan pembelajaran, telah membentuk sistem pendidikan gereja yang terus berlanjutSelain itu, visinya tentang pendidikan Advent, yang menekankan integrasi iman dan pembelajaran, telah membentuk sistem pendidikan gereja yang terus berlanjut
ST3BST3B Oleh karena itu, penting untuk memprioritaskan Tuhan di atas materi, memahami ajaran Firman Tuhan tentang uang, membangun persekutuan pribadi yang rutin,Oleh karena itu, penting untuk memprioritaskan Tuhan di atas materi, memahami ajaran Firman Tuhan tentang uang, membangun persekutuan pribadi yang rutin,
OJSOJS Konten tersebut mempengaruhi para pengikut untuk ikut membeli dan mencoba produk yang dipromosikan. Selain meningkatkan penjualan produk, strategi promosiKonten tersebut mempengaruhi para pengikut untuk ikut membeli dan mencoba produk yang dipromosikan. Selain meningkatkan penjualan produk, strategi promosi
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Binuang Kab. Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanBinuang Kab. Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan
NEWINERANEWINERA Selain itu, Yela melalui informasi genetik dan sikap psikro-afektifnya menghasilkan urutan item linguistik yang valid dalam kreativitas bahasa Fulbe. PadaSelain itu, Yela melalui informasi genetik dan sikap psikro-afektifnya menghasilkan urutan item linguistik yang valid dalam kreativitas bahasa Fulbe. Pada
POLIMDOPOLIMDO Hasil analisa jalur kritis pada pekerjaan struktur tanah dan pondasi didapat jalur pekerjaan kritis yaitu B-E-D-F-H dengan total waktu pelaksanaan 154Hasil analisa jalur kritis pada pekerjaan struktur tanah dan pondasi didapat jalur pekerjaan kritis yaitu B-E-D-F-H dengan total waktu pelaksanaan 154
STIE DEWANTARASTIE DEWANTARA Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilaksanakan di Desa Plosogeneng Kecamtan Jombang pada bulan Juli 2017. Jenis kegiatan berupa pelatihan MicrosoftKegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilaksanakan di Desa Plosogeneng Kecamtan Jombang pada bulan Juli 2017. Jenis kegiatan berupa pelatihan Microsoft
Useful /
PPICURUGPPICURUG Di era pasca-COVID-19, industri penerbangan Indonesia menghadapi dua tantangan sumber daya manusia utama: kekurangan pilot dan kelelahan teknisi. BiayaDi era pasca-COVID-19, industri penerbangan Indonesia menghadapi dua tantangan sumber daya manusia utama: kekurangan pilot dan kelelahan teknisi. Biaya
OJSOJS Faktor penyebab utamanya mencakup kurangnya pemahaman penulis terhadap kaidah PUEBI, kecenderungan meniru format surat terdahulu, serta latar belakangFaktor penyebab utamanya mencakup kurangnya pemahaman penulis terhadap kaidah PUEBI, kecenderungan meniru format surat terdahulu, serta latar belakang
OJSOJS Temuan penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan belajar siswa dipengaruhi oleh karakteristik internal seperti sikap, motivasi, dan kecerdasan, sertaTemuan penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan belajar siswa dipengaruhi oleh karakteristik internal seperti sikap, motivasi, dan kecerdasan, serta
UNAIUNAI The journal underscores Simons impact on various religions, causing concerns for the Holy Roman Emperor and leading to departures from the Roman CatholicThe journal underscores Simons impact on various religions, causing concerns for the Holy Roman Emperor and leading to departures from the Roman Catholic