STTABSTTAB
MAN_RAFMAN_RAFPenelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan dalam pengembangan teori kewirausahaan misi melalui Kajian Pustaka Sistematis dan memberikan gambaran situasi saat penelitian dilakukan, serta menemukan celah untuk penelitian selanjutnya. Hasil kajian menemukan jawaban atas pertanyaan penelitian, yaitu penelitian-penelitian sebelumnya lebih dominan membahas kewirausahaan misi hanya sebagai sebuah konsep. Berdasarkan kajian, jenis penelitian yang masih jarang digunakan adalah kuantitatif dan metode campuran. Tanggapan dari responden atau peneliti lebih mengarah pada konsep kewirausahaan misi. Pemahaman tentang kewirausahaan misi belum cukup komprehensif. Artikel sebelumnya tidak membahas teks Alkitab sebagai dasar teologis kewirausahaan misi. Analisis sebaran geografis (negara) yang menjadi subjek dan objek penelitian lebih dominan di Indonesia, diikuti oleh Amerika. Gereja dan misionaris lebih banyak menggunakan dampak hasil penelitian di ladang misi. Sedangkan untuk strategi misi dan lembaga misi sendiri tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Oleh karena itu, penelitian Kajian Pustaka Sistematis ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan pemetaan pengembangan teori kewirausahaan misi ke depan.
Kajian dan analisis dalam kajian pustaka sistematis ini bertujuan untuk memberikan arahan dalam pengembangan teori pada topik kewirausahaan misi melalui kajian pustaka sistematis dan memberikan peta keadaan penelitian pada penelitian sebelumnya serta melihat kesenjangan yang terjadi sehingga dapat diatasi pada penelitian selanjutnya.Berdasarkan hasil Kajian Pustaka Sistematis dapat dilihat peta keadaan penelitian dan kesenjangan penelitian sebelumnya.Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk memberikan kontribusi positif pada topik kewirausahaan misi.Penulis mengusulkan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengingat topik kewirausahaan misi saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan penelitian lebih mendalam tentang efektivitas pendidikan kewirausahaan dalam menumbuhkan intensi berwirausaha siswa, serta perlu dilakukan evaluasi terhadap pengajar, kurikulum, dan metode pelaksanaan kelas kewirausahaan. Selain itu, penting untuk memperluas spektrum kemitraan gereja untuk membantu gerakan mengembangkan bahasa kemitraan yang lebih jelas untuk memenuhi tujuan kerajaan Allah. Memberikan dorongan kepada fakultas bisnis yang mengajar sesuai dengan model kerja Kristen mereka sendiri yang eksplisit tentang bagaimana mahasiswa mereka bertumbuh dalam iman mereka. Penelitian selanjutnya juga dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran produktif bermuatan kewirausahaan yang praktis dan efektif dalam memberikan keterampilan berwirausaha bagi siswa Kelas XII SMK. Penelitian juga dapat dilakukan untuk melihat dampak kewirausahaan misi melalui agama Kristen di negara-negara berkembang dan maju lainnya, terutama di negara-negara yang belum banyak diteliti sebelumnya.
| File size | 727.48 KB |
| Pages | 29 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUBLITARUNUBLITAR Entrepreneurial education (X1), variabel ini secara langsung memberikan pengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha. Siswa yang terpapar pendidikanEntrepreneurial education (X1), variabel ini secara langsung memberikan pengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha. Siswa yang terpapar pendidikan
STTABSTTAB Selain itu, ini juga membantu mereka tetap teguh dalam iman sambil menunjukkan sikap kasih dan pengertian terhadap orang lain. Pendidikan tentang persekusiSelain itu, ini juga membantu mereka tetap teguh dalam iman sambil menunjukkan sikap kasih dan pengertian terhadap orang lain. Pendidikan tentang persekusi
UPN VeteranUPN Veteran Kepribadian mahasiswa tetap menjadi faktor penentu utama minat berwirausaha mereka. Lingkungan keluarga dapat memberikan dukungan, namun efeknya tidakKepribadian mahasiswa tetap menjadi faktor penentu utama minat berwirausaha mereka. Lingkungan keluarga dapat memberikan dukungan, namun efeknya tidak
UNPERUNPER Jika lingkungan kerja mendukung, kinerja pegawai dapat meningkat, sedangkan lingkungan kerja yang tidak memadai dapat menurunkan kinerja. Faktor-faktorJika lingkungan kerja mendukung, kinerja pegawai dapat meningkat, sedangkan lingkungan kerja yang tidak memadai dapat menurunkan kinerja. Faktor-faktor
UNPERUNPER Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berdasarkan hubungan sebab akibat. Data penelitian yang digunakan yaitu data sekunder yang diperolehMetode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif berdasarkan hubungan sebab akibat. Data penelitian yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh
UNPERUNPER Sampel yang dapat diolah yaitu sebanyak 87 pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda menggunakan SPSS 26. Hasil penelitianSampel yang dapat diolah yaitu sebanyak 87 pelaku UMKM. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian
UNPERUNPER Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan agrotechnopreneurship pada petani tanaman pangan dalam upaya meningkatkan pendapatanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan agrotechnopreneurship pada petani tanaman pangan dalam upaya meningkatkan pendapatan
ISTAZISTAZ Pendampingan dalam pembuatan baju dan bross merupakan bentuk nyata dalam penguatan soft skill anak. Anak-anak di panti asuhan yang masih produktif memilikiPendampingan dalam pembuatan baju dan bross merupakan bentuk nyata dalam penguatan soft skill anak. Anak-anak di panti asuhan yang masih produktif memiliki
Useful /
UGMUGM Studi yang memenuhi kriteria adalah studi yang melibatkan subjek manusia dan melaporkan sensitivitas dan/atau spesifisitas. Standar baku bervariasi, termasukStudi yang memenuhi kriteria adalah studi yang melibatkan subjek manusia dan melaporkan sensitivitas dan/atau spesifisitas. Standar baku bervariasi, termasuk
PNLPNL Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem PV 1600 Wp untuk penerangan mencapai efisiensi energi puncak 8,67 % namun terbatas oleh faktor termodinamika,Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem PV 1600 Wp untuk penerangan mencapai efisiensi energi puncak 8,67 % namun terbatas oleh faktor termodinamika,
STTABSTTAB Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber Alkitabiah, teologi pastoral, dan literaturMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka terhadap sumber-sumber Alkitabiah, teologi pastoral, dan literatur
STTABSTTAB Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa amoralitas dan banalitas dalam kepemimpinan Kristen menjadiMenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa amoralitas dan banalitas dalam kepemimpinan Kristen menjadi