MULIADARMAMULIADARMA

Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiJurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap penyerapan tenaga kerja, stabilitas keuangan rumah tangga, dan kesejahteraan pekerja serta rumah tangga di Kota Palembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap pekerja Usaha Mikro kecil Menengah (UMKM) yang menjadi vendor resmi program MBG. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MBG berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan stabilitas keuangan rumah tangga, namun tidak berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan pekerja dan rumah tangga. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa stabilitas keuangan rumah tangga berperan sebagai variabel mediasi yang menjembatani pengaruh program terhadap peningkatan kesejahteraan. Hasil ini menegaskan bahwa kesejahteraan pekerja tidak hanya ditentukan oleh kesempatan kerja, tetapi juga oleh kondisi keuangan rumah tangga yang stabil. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan program MBG dengan strategi pemberdayaan ekonomi guna mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan stabilitas keuangan rumah tangga, namun tidak langsung terhadap kesejahteraan pekerja dan rumah tangga.Pengaruh program terhadap kesejahteraan dimediasi oleh stabilitas keuangan rumah tangga sebagai variabel utama.Ini menunjukkan bahwa kesejahteraan berkelanjutan tercapai melalui perbaikan kondisi keuangan dan pengelolaan sumber daya keluarga, sejalan dengan Capability Approach dan Human Capital Theory.

Mengingat temuan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak secara langsung meningkatkan kesejahteraan pekerja, penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor mediasi dan dampak yang lebih luas. Pertama, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam stabilitas keuangan rumah tangga yang paling krusial dalam mendorong kesejahteraan pekerja UMKM, serta menyelidiki bagaimana manfaat ekonomi program ini terdistribusi secara berbeda di antara beragam demografi pekerja, seperti berdasarkan gender, usia, atau tingkat pendidikan. Hal ini dapat mengungkap adanya disparitas yang memerlukan kebijakan penyesuaian. Kedua, karena program MBG adalah inisiatif nasional, studi komparatif di berbagai daerah dapat meneliti bagaimana konteks sosio-ekonomi lokal, termasuk struktur UMKM dan kebijakan pendukung, memengaruhi efektivitas program di luar Palembang. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian mengenai dampak langsung program MBG terhadap kelompok penerima manfaat utamanya, seperti anak-anak sekolah dan keluarga, untuk memahami efek gizi dan sosial secara lebih holistik. Ketiga, mengingat penyerapan tenaga kerja saja belum cukup untuk meningkatkan kesejahteraan, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi bagaimana kualitas pekerjaan yang diciptakan oleh program MBG, misalnya terkait kepastian kerja, upah layak, dan kondisi lingkungan kerja, secara spesifik memengaruhi stabilitas keuangan rumah tangga dan pada akhirnya kesejahteraan. Menguji efektivitas model intervensi yang mengintegrasikan MBG dengan pelatihan literasi keuangan atau program dukungan UMKM juga merupakan arah studi yang menjanjikan, guna mengevaluasi apakah pendekatan terpadu dapat menghasilkan peningkatan kesejahteraan yang lebih optimal dan berkelanjutan.

Read online
File size369.99 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test