BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL

BMJBMJ

Kekurangan vitamin D seringkali ditangani dengan suplementasi, namun asupan berlebihan dapat menyebabkan toksisitas klinis yang signifikan, terutama jika dosis tinggi dikonsumsi tanpa pengawasan medis. Memahami kesadaran publik dan perilaku suplementasi sangat penting dalam mengurangi risiko kesehatan yang dapat dicegah. Studi ini bertujuan untuk menilai pengetahuan, sikap, dan praktik terkait asupan vitamin D berlebihan di kalangan dewasa di Arab Saudi dan untuk mengidentifikasi prediktor perilaku suplementasi yang aman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar peserta mengenali manfaat dasar vitamin D, kesalahpahaman tentang toksisitas umum terjadi. Sepertiga percaya suplemen tidak dapat menyebabkan toksisitas, dan 38,8% tidak menyadari risiko terkait ginjal. Sebanyak 59,3% menggunakan suplemen vitamin D, tetapi hanya 38,2% berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi dosis tinggi. Pengetahuan, sikap, dan praktik berkorelasi signifikan (p < .001). Analisis regresi menunjukkan bahwa sikap (β = 0,41), pengetahuan (β = 0,23), dan kesadaran komunitas yang lebih rendah (β = –0,22) memprediksi perilaku suplementasi yang aman. Oleh karena itu, penguatan pendidikan publik, peningkatan panduan klinis, dan promosi konsultasi medis sebelum penggunaan dosis tinggi sangat penting untuk mencegah toksisitas vitamin D.

Meskipun penggunaan suplemen vitamin D tersebar luas, kesenjangan masih ada dalam pemahaman risiko toksisitas.Banyak orang dewasa terlibat dalam suplementasi dosis tinggi tanpa pengawasan yang dapat meningkatkan kemungkinan dosis berbahaya.Penguatan pendidikan publik, peningkatan panduan klinis, dan promosi konsultasi medis sebelum penggunaan dosis tinggi sangat penting untuk mencegah toksisitas vitamin D.Perlu adanya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memastikan penggunaan vitamin D yang aman dan bertanggung jawab.

Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik terkait suplementasi vitamin D dari waktu ke waktu, serta untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan. Kedua, penelitian kualitatif dapat digunakan untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor budaya dan sosial yang memengaruhi perilaku suplementasi vitamin D di Arab Saudi. Ketiga, studi yang membandingkan kelompok usia yang berbeda dapat membantu mengidentifikasi kelompok yang paling rentan terhadap toksisitas vitamin D dan mengembangkan strategi intervensi yang ditargetkan. Dengan menggabungkan wawasan dari berbagai pendekatan penelitian, kita dapat lebih memahami kompleksitas perilaku suplementasi vitamin D dan mengembangkan strategi yang efektif untuk mempromosikan penggunaan vitamin D yang aman dan bertanggung jawab.

  1. Vitamin D: Current Guidelines and Future Outlook | Anticancer Research. vitamin current guidelines future... ar.iiarjournals.org/content/38/2/1145.abstractVitamin D Current Guidelines and Future Outlook Anticancer Research vitamin current guidelines future ar iiarjournals content 38 2 1145 abstract
  2. Measuring Vitamin Literacy and Information-Seeking Behavior | Cureus. measuring vitamin literacy information... doi.org/10.7759/cureus.60704Measuring Vitamin Literacy and Information Seeking Behavior Cureus measuring vitamin literacy information doi 10 7759 cureus 60704
  3. Development of Vitamin D Toxicity from Overcorrection of Vitamin D Deficiency: A Review of Case Reports.... mdpi.com/2072-6643/10/8/953Development of Vitamin D Toxicity from Overcorrection of Vitamin D Deficiency A Review of Case Reports mdpi 2072 6643 10 8 953
  4. 0. loading academic.oup.com/jcem/article-lookup/doi/10.1210/jc.2011-14430 loading academic oup jcem article lookup doi 10 1210 jc 2011 1443
  5. Vitamin D Intoxication Associated with an Over-the-Counter Supplement | New England Journal of Medicine.... nejm.org/doi/abs/10.1056/NEJM200107053450115Vitamin D Intoxication Associated with an Over the Counter Supplement New England Journal of Medicine nejm doi abs 10 1056 NEJM200107053450115
Read online
File size371.94 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test