169169

PanggungPanggung

Pepe-Pepeka ri Makka merupakan kesenian tradisional yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam pertunjukannya, kesenian Pepe-Pepeka ri Makka menyajikan penari yang berinteraksi dengan api. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana risiko-risiko yang terlibat dalam pertunjukan Pepe-Pepeka ri Makkadikelola oleh para penampil. Metode kualitatif dan pendekatan performance studies digunakan dalam penelitian ini, guna mengeksplorasi dua dimensi dalam pengelolaan risiko, yaitu dimensi teknis dan nonteknis. Dimensi teknis mencakup keterampilan dan kecakapan penari, sementara dimensi nonteknis melibatkan penggunaan doa, ritual, dan kepercayaan spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan risiko tidak hanya bergantung pada keterampilan teknis penampil, namun juga dipengaruhi oleh keyakinan spiritual. Oleh karena itu, kombinasi antar kedua dimensi sangat berpengaruh terhadap keselamatan para penampil.

Penelitian ini mengidentifikasi beberapa kekurangan, terutama terbatasnya literatur dan studi sebelumnya mengenai dimensi nonteknis dalam pengelolaan risiko kesenian tradisional.Temuan menunjukkan bahwa dimensi teknis (keterampilan fisik, penguasaan gerak, dan teknik pengendalian api) dan dimensi nonteknis (ritual, doa, serta keyakinan spiritual) saling melengkapi untuk menjaga keselamatan penampil.Kombinasi kedua dimensi menciptakan keseimbangan antara kecakapan teknis dan keyakinan spiritual sebagai strategi pengelolaan risiko yang efektif.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan bahan bakar alternatif yang tidak beracun, seperti biofuel atau bahan berbasis minyak nabati, untuk menilai dampaknya terhadap keamanan penampil dan kualitas visual pertunjukan, sekaligus tetap menghormati nilai spiritual yang melekat pada ritual api. Selanjutnya, sebuah studi kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur persepsi penonton mengenai risiko teknis versus aspek spiritual, misalnya dengan survei skala likert sebelum dan sesudah pertunjukan, guna memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi pengalaman estetika dan rasa aman publik. Terakhir, sebuah penelitian longitudinal dapat mengkaji efektivitas program pelatihan terpadu yang menggabungkan teknik teknik pengendalian api yang terstandarisasi dengan modul pembelajaran spiritual, seperti doa dan ritual, untuk menilai perubahan kompetensi penampil serta tingkat insiden cedera selama beberapa musim pertunjukan.

Read online
File size630.47 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test