JURNALITPJURNALITP

Jurnal Informatika dan Teknologi PendidikanJurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan

Transformasi digital pada instansi pemerintah mendorong perlunya suatu sistem yang mampu mengelola data secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Di Kementerian Hukum Sumatera Selatan, pengelolaan data followers dan engagement media sosial masih dilakukan secara manual yang menyebabkan proses analisis menjadi tidak efisien dan rawan kesalahan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dibuatlah sebuah dashboard interaktif bernama HumasSocmed dengan metode prototipe. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan mengomunikasikan kebutuhan, perencanaan cepat, perancangan menggunakan Data Flow Diagram (DFD), membangun antarmuka dengan React dan TypeScript, penyimpanan data menggunakan MySQL, dan pemanfaatan YouTube API untuk pengambilan data statistik secara otomatis. Dashboard ini menyajikan visualisasi data pertumbuhan followers, performa konten, serta laporan bulanan yang dapat diunduh dalam format CSV. Selain itu, efektivitas sistem juga dievaluasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS) terhadap 20 responden, dan diperoleh nilai rata-rata 81,1, yang menunjukkan bahwa sistem berada pada kategori excellent dan layak digunakan. Sistem ini secara keseluruhan mendukung analisis media sosial secara efisien dan real-time, serta membantu tim Humas dalam menyusun strategi konten berbasis data, sehingga meningkatkan efektivitas kerja dan pengambilan keputusan di lingkungan instansi pemerintah.

Berdasarkan hasil kajian pada tahap perancangan, implementasi, dan evaluasi sistem, diperoleh simpulan sebagai berikut.Dashboard interaktif HumasSocmed telah berhasil dirancang untuk mendukung analisis pertumbuhan followers dan engagement media sosial YouTube pada Kanwil Kemenkum Sumatera Selatan secara otomatis, efisien, dan berbasis data.Sistem ini menggantikan proses pelaporan manual yang sebelumnya digunakan, sehingga meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam pengambilan keputusan.Namun demikian, integrasi sistem masih terbatas pada platform YouTube karena hanya platform tersebut yang menyediakan API terbuka.Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan agar sistem dapat diperluas dengan dukungan integrasi ke platform lain guna menghasilkan analisis yang lebih menyeluruh terhadap seluruh kanal media sosial instansi.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah penelitian yang menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan integrasi sistem dengan berbagai platform media sosial lainnya, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai performa komunikasi publik. Kedua, penelitian dapat mengkaji penggunaan teknik analisis sentimen (sentiment analysis) terhadap komentar dan respons publik di media sosial untuk mengidentifikasi persepsi dan opini masyarakat terhadap program dan kebijakan pemerintah. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam sistem dashboard untuk memberikan rekomendasi strategi konten yang lebih personal dan relevan, sehingga meningkatkan efektivitas komunikasi dan engagement dengan audiens.

  1. Dashboard Interaktif (Humassocmed) Untuk Analisis Pertumbuhan Followers Dan Engagement Di Media Sosial... doi.org/10.59395/jitp.v5i2.139Dashboard Interaktif Humassocmed Untuk Analisis Pertumbuhan Followers Dan Engagement Di Media Sosial doi 10 59395 jitp v5i2 139
Read online
File size6.79 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test