STIKES YRSDSSTIKES YRSDS

Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. SoetomoJurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo

Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan wajib menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME), namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait struktur birokrasi di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan implementasi RME dengan menyoroti aspek struktur birokrasi berdasarkan model implementasi kebijakan George Edward III. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di tiga rumah sakit tipe C di Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap 13 informan yang terdiri atas pimpinan unit rekam medis, teknologi informasi, serta bidang pelayanan medis. Hasil menunjukkan bahwa rumah sakit yang membentuk tim khusus implementasi RME memiliki proses lebih terarah, koordinasi lebih baik, serta pelatihan tenaga kesehatan lebih optimal dibanding rumah sakit tanpa tim khusus. Sebaliknya, ketidakhadiran tim khusus menimbulkan hambatan koordinasi dan keterlambatan adopsi sistem. Struktur birokrasi yang adaptif dan terorganisir terbukti mendukung keberhasilan implementasi RME, sehingga pembentukan tim khusus disarankan untuk mempercepat adopsi dan meningkatkan mutu layanan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) sangat dipengaruhi oleh struktur birokrasi rumah sakit.Rumah sakit yang membentuk tim khusus menunjukkan proses implementasi yang lebih terkontrol dan efisien dibandingkan yang tidak memiliki tim khusus.Ketiga rumah sakit belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) baku terkait implementasi RME, menunjukkan perlunya pengembangan pedoman operasional agar implementasi lebih konsisten dan mudah dievaluasi.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif yang lebih luas dengan melibatkan rumah sakit dari berbagai tipe dan wilayah geografis untuk mengidentifikasi pola struktur birokrasi yang paling efektif dalam mendukung implementasi RME. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada peran kepemimpinan dalam memfasilitasi perubahan organisasi dan membangun budaya adaptif terhadap teknologi baru. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak implementasi RME terhadap kualitas pelayanan pasien, efisiensi biaya, dan keselamatan pasien, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada hasil positif atau negatif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kompleksitas implementasi RME dan membantu pemangku kebijakan dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk mempercepat transformasi digital dalam sektor kesehatan. Dengan demikian, sistem rekam medis elektronik dapat dioptimalkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional.

  1. Inside help: An integrative review of champions in healthcare-related implementation - Edward J Miech,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/2050312118773261Inside help An integrative review of champions in healthcare related implementation Edward J Miech journals sagepub doi 10 1177 2050312118773261
  2. Analisis Keberhasilan Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik: Perspektif Struktur Birokrasi |... doi.org/10.29241/jmk.v11i2.2389Analisis Keberhasilan Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik Perspektif Struktur Birokrasi doi 10 29241 jmk v11i2 2389
Read online
File size890.3 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test