BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL

BMJBMJ

Latar Belakang: Pasien hypospadias memerlukan penanganan bedah pada masa kanak-kanak untuk memungkinkan kualitas hidup yang memuaskan, termasuk fungsi seksual pada usia dewasa. Sementara percobaan klinis sebelumnya sebagian besar berfokus pada hasil fungsi urinari, investigasi terbaru telah memperluas fokus untuk menilai konsekuensi seksual dan reproduksi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil klinis pascaoperasi dan tingkat paternitas pada pasien hypospadias dewasa setelah urethroplasti yang dilakukan pada masa kanak-kanak. Metode: Pencarian literatur sistematis pada basis data elektronik dilakukan berdasarkan pernyataan PRISMA. Basis data yang dicari meliputi PubMed, EbscoHost, Scopus, dan Cochrane Library. Studi yang termasuk adalah uji klinis yang mengevaluasi pasien dewasa dengan perbaikan hypospadias pada masa kanak-kanak dengan berbagai intervensi urethroplasti, membandingkan fungsi klinis pasca‑operasi dan fungsi seksual, khususnya paternitas. Semua studi dinilai dengan skala Newcastle‑Ottawa dan disintesis secara kuantitatif menggunakan Review Manager 5.3. Hasil: Dari 185 studi pada pencarian awal, hanya empat studi kohort yang memenuhi syarat, mencakup analisis 567 pasien dewasa di seluruh dunia. Analisis dengan model efek tetap tidak menunjukkan odds ratio yang signifikan secara statistik (OR 0,85; 95% CI: 0,55–1,31; p=0,78; I²=90%).

Kesimpulannya, analisis bukti yang tersedia menunjukkan bahwa urethroplasti pada dewasa dengan hypospadias yang telah diperbaiki tidak menghasilkan perbedaan signifikan dalam paternitas maupun hasil seksual.Meskipun bukti saat ini mendukung efektivitas intervensi bedah dalam mempertahankan fungsi seksual, diperlukan penelitian lebih lanjut, khususnya mengenai hasil jangka panjang dengan pengukuran objektif.Studi mendatang sebaiknya meningkatkan pendekatan metodologis untuk mengatasi keterbatasan dalam pengumpulan dan analisis data.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah penggunaan alat penilaian seksual standar yang berbasis klinik, seperti IIEF‑15, dapat menghasilkan data yang lebih akurat dibandingkan kuesioner mandiri pada pasien hypospadias dewasa, sehingga mengurangi bias laporan diri. Selain itu, diperlukan studi kohort prospektif yang melacak kelompok pasien hypospadias sejak masa kanak‑kanak hingga usia reproduktif, untuk mengevaluasi pengaruh teknik urethroplasti spesifik terhadap tingkat paternitas, kualitas sperma, dan kepuasan seksual secara longitudinal. Selanjutnya, penelitian komparatif antara pasien yang menjalani perbaikan hypospadias dengan kelompok kontrol usia‑setara yang tidak pernah menjalani operasi dapat membantu menilai perbedaan nyata dalam fungsi seksual dan fertilitas, serta mengidentifikasi faktor‑faktor risiko yang berkontribusi pada hasil buruk. Karena tingginya tingkat drop‑out pada studi jangka panjang, desain penelitian harus mencakup strategi retensi peserta, misalnya melalui kunjungan telemedis reguler dan insentif partisipasi. Penambahan ukuran objektif, seperti analisis sperma dan tes hormon reproduktif, akan memperkuat validitas temuan. Dengan menjawab pertanyaan‑pertanyaan ini, studi masa depan akan mampu mengurangi bias, memperbaiki standar penilaian, dan menyediakan bukti yang lebih kuat untuk panduan klinis.

  1. The PRISMA 2020 statement: an updated guideline for reporting systematic reviews | The BMJ. prisma statement... doi.org/10.1136/bmj.n71The PRISMA 2020 statement an updated guideline for reporting systematic reviews The BMJ prisma statement doi 10 1136 bmj n71
  2. 0. loading doi.org/10.1016/j.jsxm.2020.04.0020 loading doi 10 1016 j jsxm 2020 04 002
  3. Proximal hypospadias treated with a transverse preputial island tube: long‐term functional,... doi.org/10.1111/bju.14234Proximal hypospadias treated with a transverse preputial island tube longyAAAaterm functional doi 10 1111 bju 14234
  4. Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah... doi.org/10.15562/ism.v9i1.155Prevalence of diabetic retinopathy among diabetes mellitus type 2 patients at Diabetes Center of Sanglah doi 10 15562 ism v9i1 155
  5. Fertility in adult men born with hypospadias: A nationwide register‐based cohort study on birthrates,... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/andr.12723Fertility in adult men born with hypospadias A nationwide registeryAAAabased cohort study on birthrates onlinelibrary wiley doi 10 1111 andr 12723
Read online
File size543.4 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test