UHTUHT

Hang Tuah Medical JournalHang Tuah Medical Journal

Hipertensi termasuk salah satu penyebab utama angka kematian di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Menurut WHO, terapi obat konvensional yang direkomendasikan meliputi diuretik, angiotensin receptor blocker (ARB), angiotensin converting enzyme inhibitor (ACEI), serta calcium channel blocker golongan dihidropiridin kerja panjang. Sejumlah studi telah menunjukkan bahwa beberapa bahan alam yang umum dikonsumsi sehari-hari memiliki potensi sebagai antihipertensi. Bahan alam tersebut antara lain bawang putih (Allium sativum), seledri (Apium graveolens), dan timun (Cucumis sativus). Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023, proporsi pemanfaatan upaya kesehatan tradisional di Indonesia sebesar 32,5% dan proporsi pemanfaatan taman obat keluarga (TOGA) sebesar 10%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola penggunaan bahan alam antihipertensi pada pasien hipertensi yang berobat di Puskesmas Pancasan pada bulan Desember tahun 2024. Metode penelitian adalah observasi deskriptif cross sectional dengan total responden sebanyak 110 pasien hipertensi. Data dikumpulkan melalui wawancara serta pengisian kuesioner dan disajikan secara deskriptif. Karakteristik responden mayoritas adalah perempuan dengan rentang usia 41-50 tahun dengan durasi menderita hipertensi tergolong jangka panjang. Studi ini menunjukkan tingginya prevalensi penggunaan produk alami sebagai terapi komplementer pada pasien hipertensi. Oleh karena itu, integrasi edukasi berbasis bukti mengenai penggunaan yang aman dan efektif dari obat antihipertensi alami sangat penting dalam layanan kesehatan primer.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pasien hipertensi di Puskesmas Pancasan didominasi oleh perempuan berusia 41–50 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir sekolah dasar (39,09%), serta sebagian besar responden memanfaatkan bahan alam sebagai terapi tambahan antihipertensi, terutama timun segar, baik dikonsumsi langsung maupun direbus, dengan mayoritas telah mengonsumsi bahan alam lebih dari satu tahun (80%).Meskipun demikian, tingkat kepatuhan terhadap terapi antihipertensi masih bervariasi dan sebagian pasien belum menjalani pemeriksaan rutin.Oleh karena itu, diperlukan edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya kepatuhan pengobatan dan penggunaan bahan alam yang aman serta berbasis bukti ilmiah, serta integrasi pendekatan terapi komplementer dalam pelayanan kesehatan primer untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas hidup pasien hipertensi.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis bahan alam antihipertensi lain yang berpotensi dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar Puskesmas Pancasan, serta mengkaji kandungan senyawa aktif dan mekanisme kerjanya secara lebih mendalam. Kedua, studi intervensi yang melibatkan edukasi mengenai penggunaan bahan alam antihipertensi yang aman dan efektif perlu dirancang dan diimplementasikan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pasien hipertensi. Intervensi ini dapat berupa penyuluhan, pelatihan, atau pendampingan oleh tenaga kesehatan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman pasien hipertensi dalam memanfaatkan bahan alam sebagai terapi komplementer, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mereka, tantangan yang dihadapi, dan harapan mereka terhadap pelayanan kesehatan. Dengan memahami perspektif pasien secara lebih komprehensif, tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pelayanan kesehatan yang holistik dan terintegrasi untuk pengelolaan hipertensi di Indonesia.

  1. 0. contact us site map jop aims scope editorial board best practice journal metrics articles current... journal-jop.org/journal/view.html?doi=10.3831/KPI.2023.26.4.2980 contact us site map jop aims scope editorial board best practice journal metrics articles current journal jop journal view html doi 10 3831 KPI 2023 26 4 298
  2. Medicinal Plants in the Treatment of Hypertension: A Review. medicinal plants treatment hypertension... apb.tbzmed.ac.ir/Article/apb-28754Medicinal Plants in the Treatment of Hypertension A Review medicinal plants treatment hypertension apb tbzmed ac ir Article apb 28754
  3. Pengaruh Karakteristik Pendidikan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Doris... doi.org/10.33084/jsm.v9i3.6492Pengaruh Karakteristik Pendidikan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUD dr Doris doi 10 33084 jsm v9i3 6492
Read online
File size237.07 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test