FIKES UMWFIKES UMW

Miracle Journal of Public HealthMiracle Journal of Public Health

Kepuasan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan antara kinerja atau hasil yang dirasakan dengan yang diharapkannya. Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu. Semakin banyak aspek yang sesuai dengan keinginan individu, maka semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pelayanan pasien BPJS di Puskesmas Kemaraya Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi adalah seluruh peserta BPJS di Puskesmas Kemaraya Kota Kendari. Jumlah sampel sebanyak 82 responden. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square test. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi x2tab 3,841, diperoleh hasil ada hubungan antara kecepatan pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS (x2hit= 15,177), ada hubungan antara sikap pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS ( x2hit= 17,935 ), ada hubungan antara ketersediaan obat dengan kepuasan pasien BPJS (x2hit= 6,502 ).

Kesimpulan menunjukkan bahwa kepuasan pelayanan pasien BPJS berhubungan dengan semua variabel penelitian.Olehnya itu disarankan perlu memperhatikan keluhan dari pasien dalam memberikan pelayanan, membuat program dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar yang berlaku kepada pasien.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai dampak program peningkatan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien BPJS secara longitudinal, dengan fokus pada perubahan perilaku pasien dan persepsi mereka terhadap kualitas pelayanan dari waktu ke waktu. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kepuasan pasien, seperti kualitas komunikasi antara petugas kesehatan dan pasien, fasilitas yang tersedia di puskesmas, atau bahkan faktor sosio-ekonomi pasien. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan pasien dan petugas kesehatan, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengalaman dan perspektif mereka terkait pelayanan kesehatan di puskesmas. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai metode penelitian, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kepuasan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Read online
File size250.54 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test