POLMAN BANDUNGPOLMAN BANDUNG

JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur)JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur)

Springback adalah penyimpangan sudut tekuk yang cenderung kembali ke posisi semula akibat sisa elastisitas material pada daerah tekukan yang melewati batas plastis material. Penelitian ini fokus pada sudut punch yang mempengaruhi besarnya springback. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar sudut punch, semakin kecil springback-nya. Semua sudut menghasilkan nilai springback negatif, dengan sudut punch 150° sebesar -0.990° paling mendekati sudut yang dituju. Besar springback dapat dihitung menggunakan rumus regresi linear sederhana.

Sudut punch berpengaruh terhadap springback, menghasilkan grafik yang menunjukkan bahwa semakin besar sudut punch, semakin kecil pula springback-nya mendekati nol.Semua sudut (120°, 135°, dan 150°) menghasilkan nilai springback negatif, dengan sudut punch 150° sebesar -0,990° yang paling mendekati sudut yang dituju.Besar springback dapat dihitung menggunakan rumus regresi linear sederhana, yaitu 𝑌̂=0,021X-4.188, dengan ketentuan material, tebal pelat, sudut tekuk, holding time, kecepatan penekanan, proses penekukan, dan arah tekukan yang tetap.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh material dan tebal pelat terhadap springback. Selain itu, studi tentang efek proses penekukan dan arah tekukan terhadap springback juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi springback dalam proses v-bending.

  1. JTRM (Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur). analisis springback pelat st tegangan tarik mm2 tebal... doi.org/10.48182/jtrm.v7i1.176JTRM Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur analisis springback pelat st tegangan tarik mm2 tebal doi 10 48182 jtrm v7i1 176
Read online
File size530.25 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test