PBNSURABAYAPBNSURABAYA
Jurnal Penelitian MultidisiplinJurnal Penelitian MultidisiplinRSUD Arosuka Kabupaten Solok melaksanakan pelayanan gizi yang mencakup pemilihan bahan makanan sesuai kebutuhan pasien. Enabling factor seperti ketersediaan sumber daya, akses ke layanan, keterampilan, dan kemampuan fisik menjadi penentu kelancaran proses tersebut. Namun, faktor-faktor ini belum berjalan secara optimal. Tujuan: Untuk menggambarkan enabling factor dalam pemilihan bahan makanan di RSUD Arosuka Kabupaten Solok tahun 2025. Metode: Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Rsud Arosuka Kabupaten Solok pada bulan Mei 2025 di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan rekaman suara terhadap lima informan yang terdiri dari kepala unit gizi, koordinator pengadaan, juru masak, dan petugas pengantar makanan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aspek sumber daya manusia masih kurang, terutama pada tenaga katering atau penjamah makanan. Akses ke layanan pembelian bahan makanan dilakukan melalui pihak ketiga, sehingga pengendalian mutu bersifat tidak langsung. Keterampilan petugas gizi cukup baik, namun pelatihan formal belum dilaksanakan di rumah sakit. Kemampuan fisik petugas memadai, tetapi beban kerja yang tinggi menjadi kendala. Kesimpulan dan Saran: enabling factor dalam pemilihan bahan makanan di RSUD Arosuka masih terkendala dalam hal ketersediaan tenaga kerja, akses ke layanan, dan kurangnya pelatihan. Disarankan pihak rumah sakit menambah tenaga katering, melakukan evaluasi berkala terhadap penyedia bahan makanan, serta menyelenggarakan pelatihan rutin untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi.
enabling factor dalam pemilihan bahan makanan di RSUD Arosuka masih terkendala dalam hal ketersediaan tenaga kerja, akses ke layanan, dan kurangnya pelatihan.Disarankan pihak rumah sakit menambah tenaga katering, melakukan evaluasi berkala terhadap penyedia bahan makanan, serta menyelenggarakan pelatihan rutin untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan keterampilan teknis terhadap kualitas makanan di rumah sakit. Selain itu, perlu diteliti pengaruh sistem pengadaan melalui pihak ketiga terhadap keamanan dan kesesuaian bahan makanan dengan kebutuhan pasien. Terakhir, studi tentang hubungan antara beban kerja fisik petugas dengan efisiensi distribusi makanan dapat menjadi arah penelitian baru untuk meningkatkan kualitas layanan gizi.
| File size | 294.94 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIE PASSTIE PAS Profesionalisme auditor secara keseluruhan berada dalam kategori cukup baik, begitu pula dengan kualitas audit. Variabel profesionalisme memiliki pengaruhProfesionalisme auditor secara keseluruhan berada dalam kategori cukup baik, begitu pula dengan kualitas audit. Variabel profesionalisme memiliki pengaruh
STIKESHBSTIKESHB Uji statistik terhadap kualitas makanan dengan kepuasan pasien menghasilkan nilai p = 0,004. Uji statistik terhadap konseling gizi dengan kepuasan pasienUji statistik terhadap kualitas makanan dengan kepuasan pasien menghasilkan nilai p = 0,004. Uji statistik terhadap konseling gizi dengan kepuasan pasien
STEBIS IGMSTEBIS IGM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana sistem informasi akuntansi keuangan syariah (SIAKS) berkontribusi terhadap prosesPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana sistem informasi akuntansi keuangan syariah (SIAKS) berkontribusi terhadap proses
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Hipertensi secara signifikan terkait dengan stres (χ² = 4,2, P < 0,001) dan pola makan (χ² = 152,6, P < 0,001). Stres dan pola makan buruk secara signifikanHipertensi secara signifikan terkait dengan stres (χ² = 4,2, P < 0,001) dan pola makan (χ² = 152,6, P < 0,001). Stres dan pola makan buruk secara signifikan
SALNESIASALNESIA Hasil pemantauan status gizi menunjukkan bahwa 20,00% balita di Posyandu Naluri mengalami stunting, dengan 9,00% mengalami sangat stunting. Sementara diHasil pemantauan status gizi menunjukkan bahwa 20,00% balita di Posyandu Naluri mengalami stunting, dengan 9,00% mengalami sangat stunting. Sementara di
ALJAMIAHALJAMIAH Perjalanan sejarah institusi Pengadilan Agama di Indonesia sejak masa penjajahan Belanda hingga tahun delapan puluhan menjadi gambaran yang jelas betapaPerjalanan sejarah institusi Pengadilan Agama di Indonesia sejak masa penjajahan Belanda hingga tahun delapan puluhan menjadi gambaran yang jelas betapa
UNISSULAUNISSULA Diperlukan pengembangan pemikiran tentang hukum dan politik hukum Islam serta implikasinya. Studi ini menggunakan pendekatan hukum normatif, hasil yangDiperlukan pengembangan pemikiran tentang hukum dan politik hukum Islam serta implikasinya. Studi ini menggunakan pendekatan hukum normatif, hasil yang
DIM UNPASDIM UNPAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepala sekolah/madrasah, motivasi guru, dan kompetensi guru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadapHasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepala sekolah/madrasah, motivasi guru, dan kompetensi guru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap
Useful /
STEBIS IGMSTEBIS IGM Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup yang disebarkan secara online.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup yang disebarkan secara online.
STEBIS IGMSTEBIS IGM Berdasarkan hasil analisis regresi, kepemimpinan transformasional memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja marketing diBerdasarkan hasil analisis regresi, kepemimpinan transformasional memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja marketing di
UIRUIR Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Riau angkatan 2009 yang berjumlah 85 orang. Metode analisisSubyek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Riau angkatan 2009 yang berjumlah 85 orang. Metode analisis
UIRUIR Pendidikan agama membentuk sistem nilai Islami dalam diri peserta didik melalui norma syariah dan akhlak, selaras dengan tujuan pembinaan akhlak muliaPendidikan agama membentuk sistem nilai Islami dalam diri peserta didik melalui norma syariah dan akhlak, selaras dengan tujuan pembinaan akhlak mulia