PBNSURABAYAPBNSURABAYA

Jurnal Penelitian MultidisiplinJurnal Penelitian Multidisiplin

Pada penyimpanan bahan makanan kering perlu mengikuti prinsip yang telah ditetapkan yaitu prinsip ketepatan tempat, waktu, mutu, jumlah, nilai. Hasil observasi RSUD Arosuka pada ruangan penyimpanan bahan makanan kering ditemukan bahwa ruangan disatukan dengan ruangan staff, banyak susu kering expired, stok susu sering melebihi dari jumalh dikonsumsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran ketepatan tempat, waktu, mutu, jumlah dan nilai di instalasi gizi RSUD Arosuka Solok. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif instrumen penelitian berupa lembaran observasi, panduan wawancara, dokumentasi, dan triangulasi dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi RSUD Arosuka Kabupaten Solok belum sepenuhnya diterapkan sesuai prinsip 5T. Ditemukan bahan makanan kedaluwarsa, ruang penyimpanan yang tidak sesuai, serta pencatatan dan pengawasan mutu yang masih kurang, sehingga berisiko menurunkan kualitas bahan dan menyebabkan pemborosan.

Penerapan prinsip penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi RSUD Arosuka Kabupaten Solok tahun 2025 belum berjalan secara optimal.Ketidaksesuaian terhadap prinsip 5T masih ditemukan, seperti ruang penyimpanan yang kurang memadai, bahan makanan kedaluwarsa, serta kurangnya pengawasan dan pencatatan.Kondisi ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam manajemen penyimpanan guna menjaga mutu bahan makanan, mencegah kerugian, dan mendukung pelayanan gizi yang aman dan berkualitas bagi pasien.

Untuk meningkatkan kualitas penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi RSUD Arosuka, perlu dilakukan perbaikan infrastruktur penyimpanan, seperti menyediakan ruang khusus yang bersih, kering, dan stabil untuk bahan makanan kering. Selain itu, penting untuk meningkatkan disiplin dan pelatihan teknis staf dalam pengelolaan bahan makanan, termasuk penerapan sistem rotasi stok (FEFO) dan pemantauan tanggal kedaluwarsa. Pengawasan dan pencatatan yang baik juga diperlukan untuk menjaga akurasi stok dan kelancaran pelayanan gizi pasien. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem manajemen penyimpanan yang terintegrasi, termasuk penggunaan teknologi untuk memantau suhu, kelembapan, dan tanggal kedaluwarsa secara otomatis. Dengan demikian, dapat tercipta lingkungan penyimpanan yang optimal dan terhindar dari pemborosan serta menjaga kualitas dan keamanan bahan makanan kering.

Read online
File size249.75 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test