STIKESMUCISSTIKESMUCIS
JURNAL KESEHATAN STIKes MUHAMMADIYAH CIAMISJURNAL KESEHATAN STIKes MUHAMMADIYAH CIAMISPandemi virus covid-19 yang saat ini terjadi di dunia menyebabkan kecemasan bagi masyarakat dunia. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 terus menyebar. Seiring penyebaran virus covid-19 begitu cepat, sehingga diajurkan penderita covid-19 untuk karantina, mulailah ditemukan obat–obat tradisional sebagai pengobatannya dengan menggunakan salah satu obat herbal yaitu zaitun. Zaitun merupakan tanaman yang diberkahi oleh Allah SWT. yang memiliki banyak keistimewaan. Banyak juga dalam Al-Quran yang menjelaskan manfaat zaitun bagi kesehatan. Metode yang digunakan yaitu Systematic Literatur Riview (SLR). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwa zaitun sebagai antioksidan. Hasil dari penelitian bahwa zaitun memiliki kandungan fenol yang berkhasiat sebagai antioksidan atau penangkal radikal bebas dan juga untuk meningkatkan sistem imun.
Zaitun memiliki banyak keistimewaan salah satunya adalah sebagai antioksidan.Zaitun memiliki kandungan fenol yang berkhasiat sebagai antioksidan.Selain itu, zaitun juga dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun di era pandemi saat ini.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas ekstrak daun zaitun dalam meningkatkan respons imun terhadap infeksi virus SARS-CoV-2 melalui uji klinis terkontrol pada populasi manusia. Kedua, perlu dikaji bagaimana perbandingan aktivitas antioksidan antara minyak zaitun murni, ekstrak buah, dan ekstrak daun zaitun dalam konteks pencegahan penyakit infeksius melalui studi eksperimental laboratorium yang terstandarisasi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pemanfaatan tanaman zaitun dalam bentuk suplemen herbal berbasis kearifan lokal dengan pendekatan etnofarmakologi, terutama dalam komunitas berpenghasilan rendah yang membutuhkan alternatif pengobatan tradisional yang terjangkau dan efektif, serta diteliti formulasi yang optimal dalam bentuk kapsul, teh herbal, atau sediaan topikal. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam pemahaman ilmiah tentang zaitun sekaligus mengintegrasikan nilai religius dan kesehatan dalam satu pendekatan holistik yang aplikatif bagi masyarakat luas.
| File size | 254.09 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Di Universitas Dhyana Pura ini sebagai bagian dari masyarakat di Bali yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan sebagai bentuk kepedulian dan pelayananDi Universitas Dhyana Pura ini sebagai bagian dari masyarakat di Bali yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan
ILININSTITUTEILININSTITUTE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan simplisia serta herbal gel peel off serbuk berbahan ampas teh hijau danKegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan simplisia serta herbal gel peel off serbuk berbahan ampas teh hijau dan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Berdasarkan uji normalitas diperoleh hasil yang signifikan P>0,05 terdistribusi normal, uji homogenitas P>0,05 data statistik dengan menggunakan analysisBerdasarkan uji normalitas diperoleh hasil yang signifikan P>0,05 terdistribusi normal, uji homogenitas P>0,05 data statistik dengan menggunakan analysis
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Mereka juga belajar bahwa sediaan kelor tidak hanya dapat dibuat dalam bentuk sayuran dan tanaman hisas, tetapi juga dapat dibuat dalam bentuk kapsul yangMereka juga belajar bahwa sediaan kelor tidak hanya dapat dibuat dalam bentuk sayuran dan tanaman hisas, tetapi juga dapat dibuat dalam bentuk kapsul yang
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pemanfaatan kesehatan alami tetapi juga memperkenalkan kembali jamuInisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pemanfaatan kesehatan alami tetapi juga memperkenalkan kembali jamu
UPI YAIUPI YAI Nilai pH eco-enzyme berada pada kisaran nilai pH 5,71, dimana pH eco-enzyme dari sampah kulit jeruk nipis memiliki nilai pH paling tinggi sebesar 6,62.Nilai pH eco-enzyme berada pada kisaran nilai pH 5,71, dimana pH eco-enzyme dari sampah kulit jeruk nipis memiliki nilai pH paling tinggi sebesar 6,62.
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Pembangunan keluarga sejahtera identik dengan penanggulangan kemiskinan karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan individu, keluarga, dan masyarakat,Pembangunan keluarga sejahtera identik dengan penanggulangan kemiskinan karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan individu, keluarga, dan masyarakat,
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Letak geografis Desa Pongok termasuk beriklim tropis dengan suhu maksimum 320C tentunya setiap hari cenderung terpapar dengan sinar UV (matahari langsung)Letak geografis Desa Pongok termasuk beriklim tropis dengan suhu maksimum 320C tentunya setiap hari cenderung terpapar dengan sinar UV (matahari langsung)
Useful /
DWCUDWCU Studi ini menyimpulkan bahwa resistensi terhadap eksploitasi agraria harus mempertimbangkan dimensi spiritual, ekologis, dan struktural secara integral.Studi ini menyimpulkan bahwa resistensi terhadap eksploitasi agraria harus mempertimbangkan dimensi spiritual, ekologis, dan struktural secara integral.
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Dan konsentrasi 9% b/v adalah konsentrasi yang paling optimal dalam membunuh bakteri Streptococcus mutans. Dan hasil nya tidak berbeda nyata berdasarkanDan konsentrasi 9% b/v adalah konsentrasi yang paling optimal dalam membunuh bakteri Streptococcus mutans. Dan hasil nya tidak berbeda nyata berdasarkan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Diuretik merupakan obat yang meningkatkan laju aliran urin dan sekresi natrium serta digunakan untuk mengatur volume dan atau komposisi cairan tubuh padaDiuretik merupakan obat yang meningkatkan laju aliran urin dan sekresi natrium serta digunakan untuk mengatur volume dan atau komposisi cairan tubuh pada
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Kelompok I diberikan Na. CMC 1% b/v, kelompok II, III dan IV diberikan ekstrak buah Kurma Ruthab (Phoenix dactylifera) dengan dosis 260mg/kgBB, 780mg/kgBBKelompok I diberikan Na. CMC 1% b/v, kelompok II, III dan IV diberikan ekstrak buah Kurma Ruthab (Phoenix dactylifera) dengan dosis 260mg/kgBB, 780mg/kgBB