TYARLYTATYARLYTA
JURNAL BIOSAINSTEKJURNAL BIOSAINSTEKGizi yang adekuat pada ODHA dapat mencegah kurang gizi, menghambat perkembangan HIV, meningkatkan daya tahan terhadap infeksi opportunistik, memperbaiki efektivitas pengobatan, dan memperbaiki kualitas hidup. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petugas gizi dalam memberikan layanan gizi untuk ODHA di Puskesmas Kota Ternate dan Rumah Sakit Chasan Boesoirie. Peserta diikuti oleh 16 peserta dengan tingkat pendidikan diploma III sebanyak 12 orang dan sarjana sebanyak 4 orang. Rata-rata peserta dapat menjawab dengan benar terkait HIV AIDS serta kebutuhan gizi bagi ODHA. Faktor pendukung kegiatan ini di antaranya adanya kerja sama dengan KPA Kota Ternate, sarana prasarana yang mendukung, serta peserta tetap antusias selama 3 hari kegiatan tersebut. Peserta mampu memahami peran sebagai petugas gizi dalam melayani masalah gizi bagi ODHA.
Gizi yang adekuat pada ODHA dapat mencegah kurang gizi, menghambat perkembangan HIV, meningkatkan daya tahan terhadap infeksi opportunistik, memperbaiki efektivitas pengobatan, dan memperbaiki kualitas hidup.Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petugas gizi dalam memberikan layanan gizi untuk ODHA di Puskesmas Kota Ternate dan Rumah Sakit Chasan Boesoirie.Peserta diikuti oleh 16 peserta dengan tingkat pendidikan diploma III sebanyak 12 orang dan sarjana sebanyak 4 orang.Rata-rata peserta dapat menjawab dengan benar terkait HIV AIDS serta kebutuhan gizi bagi ODHA.Faktor pendukung kegiatan ini di antaranya adanya kerja sama dengan KPA Kota Ternate, sarana prasarana yang mendukung, serta peserta tetap antusias selama 3 hari kegiatan tersebut.Peserta mampu memahami peran sebagai petugas gizi dalam melayani masalah gizi bagi ODHA.Workshop pelayanan gizi bagi ODHA berhasil meningkatkan pemahaman petugas gizi tentang kebutuhan nutrisi spesifik dan tantangan klinis yang dihadapi ODHA di layanan kesehatan primer.Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana peningkatan pengetahuan petugas gizi setelah workshop berdampak pada perubahan praktik pemberian asuhan gizi harian kepada ODHA di Puskesmas dan rumah sakit, misalnya dengan membandingkan rencana asuhan gizi sebelum dan sesudah pelatihan.Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengaruh intervensi nutrisi berbasis rekomendasi workshop terhadap perubahan indeks massa tubuh dan kadar albumin ODHA dalam jangka waktu 3-6 bulan, agar efektivitas intervensi dapat diukur secara objektif.Terakhir, sebuah studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami hambatan struktural dan sosial yang dihadapi petugas gizi dalam menerapkan pengetahuan workshop, seperti beban kerja, kurangnya panduan operasional, atau stigma terhadap ODHA di lingkungan layanan kesehatan, sehingga solusi yang diusulkan lebih realistis dan berkelanjutan.Peningkatan pengetahuan petugas gizi tentang efek samping ARV dan hubungannya dengan status gizi dapat mendukung intervensi nutrisi yang tepat guna mencegah malnutrisi dan memperbaiki kualitas hidup ODHA.Gizi yang adekuat pada ODHA dapat mencegah kurang gizi, menghambat perkembangan HIV, meningkatkan daya tahan terhadap infeksi opportunistik, memperbaiki efektivitas pengobatan, dan memperbaiki kualitas hidup.Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petugas gizi dalam memberikan layanan gizi untuk ODHA di Puskesmas Kota Ternate dan Rumah Sakit Chasan Boesoirie.Peserta diikuti oleh 16 peserta dengan tingkat pendidikan diploma III sebanyak 12 orang dan sarjana sebanyak 4 orang.Rata-rata peserta dapat menjawab dengan benar terkait HIV AIDS serta kebutuhan gizi bagi ODHA.Faktor pendukung kegiatan ini di antaranya adanya kerja sama dengan KPA Kota Ternate, sarana prasarana yang mendukung, serta peserta tetap antusias selama 3 hari kegiatan tersebut.Peserta mampu memahami peran sebagai petugas gizi dalam melayani masalah gizi bagi ODHA.
Penelitian lanjutan dapat menguji sejauh mana peningkatan pengetahuan petugas gizi setelah workshop berdampak pada perubahan praktik pemberian asuhan gizi harian kepada ODHA di Puskesmas dan rumah sakit, misalnya dengan membandingkan rencana asuhan gizi sebelum dan sesudah pelatihan. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengaruh intervensi nutrisi berbasis rekomendasi workshop terhadap perubahan indeks massa tubuh dan kadar albumin ODHA dalam jangka waktu 3-6 bulan, agar efektivitas intervensi dapat diukur secara objektif. Terakhir, sebuah studi kualitatif dapat dilakukan untuk memahami hambatan struktural dan sosial yang dihadapi petugas gizi dalam menerapkan pengetahuan workshop, seperti beban kerja, kurangnya panduan operasional, atau stigma terhadap ODHA di lingkungan layanan kesehatan, sehingga solusi yang diusulkan lebih realistis dan berkelanjutan.
| File size | 854.47 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Obesitas sentral dan indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik, seperti peningkatan glukosa darah puasaObesitas sentral dan indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik, seperti peningkatan glukosa darah puasa
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI Identifikasi faktor metabolik yang berkontribusi terhadap kondisi ini penting untuk mendukung strategi pencegahan berbasis tempat kerja. Tujuan: MenganalisisIdentifikasi faktor metabolik yang berkontribusi terhadap kondisi ini penting untuk mendukung strategi pencegahan berbasis tempat kerja. Tujuan: Menganalisis
ARITEKINARITEKIN Analisa dilakukan pada 2 item pekerjaan biaya tertinggi, yaitu pekerjaan dinding dan pekerjaan lantai. Pekerjaan dinding direkomendasikan lapisan dindingAnalisa dilakukan pada 2 item pekerjaan biaya tertinggi, yaitu pekerjaan dinding dan pekerjaan lantai. Pekerjaan dinding direkomendasikan lapisan dinding
APTKLHIAPTKLHI Dalam hal penelitian dan pengembangan, komposit yang diperkuat batang serat Paederia foetida (PFs) telah menarik banyak minat. Hibrida PFs dengan bubukDalam hal penelitian dan pengembangan, komposit yang diperkuat batang serat Paederia foetida (PFs) telah menarik banyak minat. Hibrida PFs dengan bubuk
APTKLHIAPTKLHI Sengon (Falcataria moluccana Miq. ) merupakan salah satu jenis tanaman cepat tumbuh yang tersebar luas di Indonesia. Namun, stabilitas dimensi dan kualitasSengon (Falcataria moluccana Miq. ) merupakan salah satu jenis tanaman cepat tumbuh yang tersebar luas di Indonesia. Namun, stabilitas dimensi dan kualitas
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Proses ini menurunkan lignin secara efektif sehingga serat lebih mudah terpisah. Pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan kertas menawarkan solusi ramahProses ini menurunkan lignin secara efektif sehingga serat lebih mudah terpisah. Pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan kertas menawarkan solusi ramah
UINUIN Sampel kulit pisang kering dihidrolisis menggunakan asam sulfat 2% pada suhu 121°C selama 15 menit, kemudian difermentasi dengan Saccharomyces cerevisiaeSampel kulit pisang kering dihidrolisis menggunakan asam sulfat 2% pada suhu 121°C selama 15 menit, kemudian difermentasi dengan Saccharomyces cerevisiae
UINUIN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Useful /
ARITEKINARITEKIN Analisis menunjukkan bahwa pengalihan unit, kondisi jalan angkut yang kurang optimal, dan ketidakterpenuhinya jumlah fleet operasional turut memperbesarAnalisis menunjukkan bahwa pengalihan unit, kondisi jalan angkut yang kurang optimal, dan ketidakterpenuhinya jumlah fleet operasional turut memperbesar
ARITEKINARITEKIN Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi secara menyeluruh di tempat penelitian, dokumentasi, wawancara, dan pengolahan data di aplikasi sepertiPengumpulan data dilakukan dengan cara observasi secara menyeluruh di tempat penelitian, dokumentasi, wawancara, dan pengolahan data di aplikasi seperti
APTKLHIAPTKLHI Program terapi hutan yang dilakukan dengan melibatkan 30 responden ini menemukan bahwa program tersebut berpengaruh signifikan terhadap penurunan denyutProgram terapi hutan yang dilakukan dengan melibatkan 30 responden ini menemukan bahwa program tersebut berpengaruh signifikan terhadap penurunan denyut
APTKLHIAPTKLHI Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen tergolong dalam kategori tinggi. Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan sebagai alternatifPeningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen tergolong dalam kategori tinggi. Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan sebagai alternatif