4141

Jurnal Bisnis TaniJurnal Bisnis Tani

Konsumsi buah merupakan hal yang paling penting untuk bisa memenuhi menu dalam gizi seimbang. Buah merupakan salah satu sumber bahan makanan yang memiliki banyak vitamin dan mineral. Buah juga berfungsi untuk dapat mempertahankan fisiologis dalam tubuh. Kurangnya dalam mengkonsumsi buah akan memberikan dampak yang dapat merugikan bagi kesehatan seperti tubuh mengalami kekurangan zat gizi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi konsumsi buah di kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Daerah penelitian ditentukan secara purposive dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 100 orang yang diperoleh melalui wawancara. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian dari beberapa tahapan yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel independent (penghasilan keluarga, umur, pendidikan dan JAK) memberikan pengaruh nyata secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel dependen (konsumsi buah) di Kota Medan. Variabel independen (penghasilan, JAK dan pendidikan) memberikan pengaruh nyata secara parsial terhadap variabel dependen (konsumsi buah) di Kota Medan sedangkan variabel dependen (umur) tidak memberikan pengaruh nyata secara parsial terhadap variabel dependen (konsumsi buah) di Kota Medan.

Berdasarkan hasil penelitian, variabel bebas (penghasilan, pendidikan dan JAK) memberikan pengaruh nyata secara parsial terhadap variabel terikat (konsumsi buah) di Kota Medan, sedangkan variabel bebas (umur) tidak memberikan pengaruh nyata secara parsial terhadap variabel terikat (konsumsi buah) di Kota Medan.Penelitian ini menunjukkan bahwa penghasilan keluarga, jumlah anggota keluarga, dan tingkat pendidikan memiliki peran penting dalam menentukan konsumsi buah masyarakat di Kota Medan.Dengan demikian, upaya peningkatan konsumsi buah perlu mempertimbangkan faktor-faktor tersebut.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah penelitian tidak hanya terbatas pada Kecamatan Medan Selayang, tetapi mencakup seluruh Kota Medan atau bahkan wilayah Sumatera Utara untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi buah. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor psikologis dan sosial budaya yang mungkin mempengaruhi perilaku konsumsi buah masyarakat, seperti preferensi rasa, kebiasaan makan, dan pengaruh lingkungan sosial. Untuk memperkaya pemahaman mengenai dampak konsumsi buah terhadap kesehatan masyarakat, penelitian di masa depan dapat mengintegrasikan data konsumsi buah dengan data status gizi dan kesehatan masyarakat, sehingga dapat dianalisis hubungan antara konsumsi buah dengan kejadian penyakit terkait kekurangan vitamin dan mineral. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan dan program yang efektif untuk meningkatkan konsumsi buah dan memperbaiki status gizi masyarakat.

Read online
File size828.66 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test