IAIIIAII
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)iJurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)iSetiap perusahaan memerlukan sebuah sistem penilaian kinerja karyawan, untuk evaluasi para karyawannya dari sisi kualitas dan tanggung jawab atas pekerjaannya. Dalam evaluasi kinerja karyawan di PT. MMC Group masih secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama dan berdampak pada waktu pengambilan keputusan juga ikut lama. Selain itu evaluasi hanya pada aspek kelebihan dan kekurangan karyawan, sehingga hasil keputusan yang diambil tidak akurat dan subjektif. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat melakukan perhitungan secara cepat, tepat dan akurat berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Metode perhitungan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode SMART (Simple Multi Atribute Rating Technique). Ada 5 kriteria penilaian yang dgunakan yaitu kualitas pekerjaan, integritas, loyalitas, kedisiplinan dan kepribadian, sedangkan untuk data alternative sebanyak 10 karyawan yang diambil secara cluster random sampling. Untuk pengujian performance dari hasil perhitungan metode SMART menggunakan metode Confusion Metrix. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat accuracy sebesar 90%, precission sebesar 100%, recall sebesar 88,88% dan specificity sebesar 94,12 %.
Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pendukung keputusan evaluasi kinerja karyawan menggunakan metode SMART.Sistem ini menunjukkan performa tinggi, dengan akurasi 90%, presisi 100%, recall 88,88%, dan spesifisitas 94,12% berdasarkan pengukuran confusion matrix.Penerapan kriteria penilaian baku seperti kualitas pekerjaan, integritas, loyalitas, kedisiplinan, dan kepribadian dalam sistem ini menghasilkan objektivitas evaluasi yang lebih tinggi di PT.
Penelitian ini telah berhasil menunjukkan efektivitas metode SMART dalam evaluasi kinerja karyawan, namun ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk menyempurnakan dan memperluas cakupan sistem. Salah satu ide penelitian adalah menginvestigasi bagaimana sistem pendukung keputusan ini dapat mengadopsi kriteria dan bobot penilaian yang lebih dinamis atau personalisasi, disesuaikan dengan peran, tingkat jabatan, atau departemen yang berbeda dalam organisasi. Ini bisa melibatkan studi tentang bagaimana kriteria evaluasi dapat berevolusi seiring waktu, misalnya, dengan menggabungkan faktor-faktor baru yang relevan dengan perubahan lingkungan kerja atau teknologi. Penelitian berikutnya juga dapat berfokus pada pengembangan model hibrida yang mengintegrasikan metode SMART dengan teknik pengambilan keputusan multikriteria lainnya seperti AHP, atau bahkan dengan algoritma pembelajaran mesin. Tujuannya adalah untuk melihat apakah kombinasi metode ini dapat meningkatkan akurasi prediksi, kemampuan sistem dalam menangani data kualitatif yang lebih kompleks, atau memberikan rekomendasi yang lebih bernuansa, terutama dalam kasus kinerja karyawan yang ambigu. Selain itu, penting untuk meneliti skalabilitas sistem ini ke perusahaan dengan jumlah karyawan yang sangat besar, termasuk tantangan implementasi dan penerimaan pengguna. Pertanyaan penelitian bisa meliputi bagaimana sistem dapat ditingkatkan dari segi pengalaman pengguna agar mudah diakses dan dipahami oleh seluruh karyawan dan manajemen. Terakhir, sebuah studi dapat mengeksplorasi potensi sistem ini untuk tidak hanya mengevaluasi kinerja saat ini, tetapi juga untuk memprediksi potensi pertumbuhan karier karyawan atau mengidentifikasi karyawan yang berisiko tinggi untuk keluar dari perusahaan di masa mendatang, melalui analisis data historis dan tren kinerja.
| File size | 447.77 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Ge |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Analisis confusion matrix heatmap mengonfirmasi akurasi klasifikasi tinggi, dan sensor PZEM menunjukkan keandalan pemantauan daya. Meskipun meningkatkanAnalisis confusion matrix heatmap mengonfirmasi akurasi klasifikasi tinggi, dan sensor PZEM menunjukkan keandalan pemantauan daya. Meskipun meningkatkan
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Disarankan pihak sekolah, guru, dan orang tua mendukung pengembangan soft skill melalui kegiatan ekstrakurikuler dan lingkungan belajar yang aman. SoftDisarankan pihak sekolah, guru, dan orang tua mendukung pengembangan soft skill melalui kegiatan ekstrakurikuler dan lingkungan belajar yang aman. Soft
APTIIAPTII Hasil penelitian ini menunjuukan performa yang tinggi dengan akurasi 98. 4%, Recall 100% dan F1-Score yang menunjukkan 99. ada beberapa faktor yang mempengaruhiHasil penelitian ini menunjuukan performa yang tinggi dengan akurasi 98. 4%, Recall 100% dan F1-Score yang menunjukkan 99. ada beberapa faktor yang mempengaruhi
POLIMEDIAPOLIMEDIA Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan soft skill dan motivasi siswa SMK 1 Jeunieb Aceh untuk bekerja di Jepang. Peserta menjadi lebih percayaKegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan soft skill dan motivasi siswa SMK 1 Jeunieb Aceh untuk bekerja di Jepang. Peserta menjadi lebih percaya
UKIUKI Perubahan ini dipicu oleh faktor-faktor teoritis Gillin & Gillin, yaitu perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, dan penemuanPerubahan ini dipicu oleh faktor-faktor teoritis Gillin & Gillin, yaitu perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, dan penemuan
DINASTIPUBDINASTIPUB Artikel Tinjauan Pustaka tentang Penentuan Retensi Karyawan: Keterampilan, Penghargaan dan Hubungan antara Karyawan adalah artikel ilmiah yang bertujuanArtikel Tinjauan Pustaka tentang Penentuan Retensi Karyawan: Keterampilan, Penghargaan dan Hubungan antara Karyawan adalah artikel ilmiah yang bertujuan
DINASTIPUBDINASTIPUB Metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan hubungan kausal digunakan untuk melakukan penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah *StructuralMetode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan hubungan kausal digunakan untuk melakukan penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah *Structural
IAIIIAII Pada pengujian black box, berdasarkan metrik Functional Implementation Completeness, metrik Functional Adequacy dan metrik Functional Implementation Coverage,Pada pengujian black box, berdasarkan metrik Functional Implementation Completeness, metrik Functional Adequacy dan metrik Functional Implementation Coverage,
Useful /
UKIUKI Artikel ini bertujuan mengelaborasi fenomena Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada masa pandemi Covid-19 (Covid-19). Dikarenakan pandemi Covid-19Artikel ini bertujuan mengelaborasi fenomena Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) pada masa pandemi Covid-19 (Covid-19). Dikarenakan pandemi Covid-19
MARANATHAMARANATHA Riset ini mempunyai tujuan untuk mengetahui korelasi antara kedua variable diatas mamakai hewan model tikus jenis Wistar yang diberi makanan lemak, diinjeksiRiset ini mempunyai tujuan untuk mengetahui korelasi antara kedua variable diatas mamakai hewan model tikus jenis Wistar yang diberi makanan lemak, diinjeksi
IAIIIAII Metode dempster shafer merupakan salah satu pendekatan sesuai yang dapat digunakan dalam mengatasi faktor ketidakpastian tersebut. Aplikasi sistem pakarMetode dempster shafer merupakan salah satu pendekatan sesuai yang dapat digunakan dalam mengatasi faktor ketidakpastian tersebut. Aplikasi sistem pakar
UGMUGM Namun, hingga saat ini, sedikit penelitian yang memeriksa isu ini di negara-negara berkembang dan tidak ada penelitian yang memeriksa IFRS-FDI di negara-negaraNamun, hingga saat ini, sedikit penelitian yang memeriksa isu ini di negara-negara berkembang dan tidak ada penelitian yang memeriksa IFRS-FDI di negara-negara