MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Latar belakang: Keberadaan makanan jajanan yang menampilkan warna menarik dan rasa yang lezat memberi kesempatan pada siswa/i MAN 2 Padang untuk memilih membeli makanan jajanan di sekolah daripada membawa makanan bekal yang disiapkan oleh ibu mereka dari rumah. Apabila dilihat dari segi penampilan makanan jajanan tersebut memungkinkan diberikan keberadaan zat aditif seperti pengawet, pewarna dan penguat rasa yang berlebihan yang bisa memberikan dampak buruk terhadap kesehatan para siswa tersebut. Oleh karena itu, kami dari dosen STIKes Mercubaktijaya Padang berkeinginan untuk mengadakan kegiatan pengabdian berupa pengenalan makanan sehat dan zat aditif berbahaya bagi siswa/i MAN 2 Padang dengan harapan, para siswa tersebut bisa lebih selektif dan cerdas dalam memilih makanan jajanan yang akan mereka konsumsi.

Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian dapat menambah pengetahuan siswa kelas X MAN 2 Padang tentang jenis-jenis makanan sehat dan zat-zat aditif berbahaya yang biasa terdapat dalam makanan jajanan yang bisa dicermati hanya dengan melihat penampakan luar dari makanan tersebut.Selain itu makanan jajanan yang yang dijual dan tersedia di sekolah harus memenuhi syarat bersih, sehat, halal, dan aman.Pengontrolan dari pihak sekolah juga diperlukan dalam menjaga kesehatan siswa sehingga dibutuhkan Kerjasama anara pihak sekolah dengan orang tua siswa dimana anak sebagai aset bangsa perlu diperhatikan dan diberikan makanan yang sehat, bergizi seimbang dan tidak mengandung zat-zat aditif yang berbahaya.Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meningkatkan pengetahuan siswa tentang makanan sehat dan zat-zat aditif berbahaya yang dibuktikan dengan rata-rata hasil angket awal sebelum sosialisasi 20% dan rata-rata hasil angket akhir sosialisasi 97,89%.

Untuk meningkatkan efektivitas program pengenalan makanan sehat dan zat aditif berbahaya, perlu dipertimbangkan strategi komunikasi yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Selain ceramah, bisa ditambahkan aktivitas praktis seperti simulasi pemilihan makanan sehat atau permainan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang makanan sehat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari program ini terhadap perilaku makan siswa. Apakah pengetahuan yang diperoleh dari program ini berdampak pada pilihan makanan mereka di luar sekolah? Apakah ada perubahan signifikan dalam kebiasaan makan siswa setelah mengikuti program pengenalan makanan sehat? Studi longitudinal dapat dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan memberikan wawasan lebih dalam tentang efektivitas program dalam jangka panjang.

  1. Sosialisasi Keamanan Jajanan Makanan Terhadap Kesehatan Ibu-Ibu PKK Jorong Tanjung Barulak, Nagari Kubang... doi.org/10.31849/dinamisia.v6i3.10159Sosialisasi Keamanan Jajanan Makanan Terhadap Kesehatan Ibu Ibu PKK Jorong Tanjung Barulak Nagari Kubang doi 10 31849 dinamisia v6i3 10159
  2. PENGENALAN MAKANAN SEHAT DAN ZAT ADITIF BERBAHAYA BAGI SISWA/I MAN 2 PADANG | JURNAL ABDI MERCUSUAR.... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/jam/en/article/view/383PENGENALAN MAKANAN SEHAT DAN ZAT ADITIF BERBAHAYA BAGI SISWA I MAN 2 PADANG JURNAL ABDI MERCUSUAR jurnal mercubaktijaya ac index php jam en article view 383
  3. PENGENALAN ZAT ADITIF PADA MAKANAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN DI SMA NEGERI I BELIMBING MUARA ENIM... jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/15510PENGENALAN ZAT ADITIF PADA MAKANAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN DI SMA NEGERI I BELIMBING MUARA ENIM jurnal unimed ac 2012 index php jpkm article view 15510
Read online
File size968.26 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test