SAINTISPUBSAINTISPUB

Electronic Journal of Education, Social Economics and TechnologyElectronic Journal of Education, Social Economics and Technology

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak, serta peran tata kelola perusahaan yang baik (GCG) sebagai variabel moderasi. Objek penelitian adalah perusahaan yang terdaftar di Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2019–2023. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling; dari 45 perusahaan, 27 memenuhi kriteria, menghasilkan 135 observasi selama periode lima tahun. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) melalui pengujian model luar, model dalam, dan analisis koefisien jalur menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, leverage tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. GCG memiliki pengaruh positif terhadap penghindaran pajak dan mampu memperlemah pengaruh likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. Namun, GCG tidak berhasil memoderasi pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap penghindaran pajak.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, yang berarti semakin tinggi profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan, semakin rendah kecenderungan perusahaan untuk melakukan penghindaran pajak.Sementara itu, leverage tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.Tata kelola perusahaan yang baik (GCG), yang diukur melalui kepemilikan institusional, tidak secara signifikan memoderasi hubungan antara profitabilitas dan leverage dengan penghindaran pajak, tetapi secara signifikan dan negatif memoderasi pengaruh likuiditas dan ukuran perusahaan.Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan posisi keuangan yang kuat dan tata kelola yang baik cenderung lebih patuh terhadap peraturan perpajakan.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan memasukkan perusahaan dari sektor lain dan periode waktu yang lebih panjang untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi variabel-variabel moderasi lain yang mungkin mempengaruhi hubungan antara faktor-faktor keuangan dan penghindaran pajak, seperti budaya perusahaan atau tingkat persaingan industri. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan longitudinal untuk menganalisis perubahan perilaku penghindaran pajak dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang praktik penghindaran pajak dapat diperoleh, yang pada gilirannya dapat membantu pembuat kebijakan dan regulator dalam merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih efektif dan adil.

  1. Jurnal Akuntansi Trisakti. https library ipmi ac mbkm ilearn unand digilib unis akasia pengaruh leverage... doi.org/10.25105/jat.v7i1.6289Jurnal Akuntansi Trisakti https library ipmi ac mbkm ilearn unand digilib unis akasia pengaruh leverage doi 10 25105 jat v7i1 6289
  2. Pengaruh konservatisme akuntansi dan leverage terhadap tax avoidance dengan kepemilikan institusional... ejournal.imperiuminstitute.org/index.php/AKURASI/article/view/1328Pengaruh konservatisme akuntansi dan leverage terhadap tax avoidance dengan kepemilikan institusional ejournal imperiuminstitute index php AKURASI article view 1328
  3. One moment, please.... one moment please wait request verified ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/850One moment please one moment please wait request verified ji unbari ac index php ilmiah article view 850
Read online
File size540.4 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test