UIN MALANGUIN MALANG

JIAJIA

Penelitian ini berfokus pada pemahaman interaksi antara ruang publik fisik dan pengguna, khususnya warga di lingkungan Jabal Al-Hussein. Hipotesis penelitian muncul dari kurangnya ruang terbuka publik (POS) di area studi, di mana jalan berfungsi sebagai ruang publik untuk interaksi dan berbagai aktivitas komunitas. Penelitian ini menelusuri aktivitas sosial, keagamaan, dan fisik untuk mengungkap tingkat keadilan spasial melalui konsep hak spasial. Hasilnya menghasilkan tiga alternatif berdasarkan konsep ruang publik yang terkait dengan masjid, yang muncul dari analisis kebutuhan warga. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kehidupan publik dan analisis tematik untuk memahami perilaku dan interaksi masyarakat dalam ruang perkotaan.

Penelitian ini menekankan pentingnya melacak perilaku dan tindakan masyarakat untuk meningkatkan pengembangan ruang publik.Ruang publik yang dirancang dengan baik harus memenuhi kebutuhan masyarakat dan mempromosikan keadilan spasial.Penelitian ini menyajikan tiga alternatif desain untuk ruang publik, yang menekankan potensi multifungsi.Keberhasilan pengelolaan ruang publik bergantung pada keterlibatan masyarakat dan dukungan dari pihak berwenang.Dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, tercipta ruang yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak desain ruang publik terhadap interaksi sosial dan rasa kebersamaan di lingkungan permukiman padat. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana elemen desain seperti tata letak, pencahayaan, dan vegetasi dapat memengaruhi perilaku dan interaksi antar warga. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan ruang publik. Model ini harus memastikan bahwa suara dan kebutuhan warga terdengar dan dipertimbangkan dalam setiap keputusan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji potensi integrasi teknologi dalam pengelolaan ruang publik, seperti penggunaan sensor untuk memantau penggunaan ruang dan aplikasi seluler untuk memberikan informasi dan layanan kepada warga. Integrasi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna ruang publik. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta ruang publik yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

  1. Race, Protest, and Public Space: Contextualizing Lefebvre in the U.S. City - McCann - 1999 - Antipode... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/1467-8330.00098Race Protest and Public Space Contextualizing Lefebvre in the U S City McCann 1999 Antipode onlinelibrary wiley doi 10 1111 1467 8330 00098
  2. The socialities of everyday urban walking and the ‘right to the city’ - Jennie Middleton,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0042098016649325The socialities of everyday urban walking and the Aoright to the cityAo Jennie Middleton journals sagepub doi 10 1177 0042098016649325
Read online
File size1.84 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test