PENELITIPENELITI

International Journal of Education, Information Technology, and OthersInternational Journal of Education, Information Technology, and Others

Teori konstruktivisme menyatakan bahwa pembelajaran adalah proses aktif pembentukan pengetahuan oleh peserta didik melalui pengalaman nyata dan interaksi sosial, bukan sekadar penerimaan informasi dari otoritas. Pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda Indonesia memaksa perubahan paradigma pembelajaran, terutama melalui pendekatan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka untuk menganalisis potensi teori konstruktivisme sebagai solusi pembelajaran selama masa pandemi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran jarak jauh melalui interaksi aktif dan kontekstual, meskipun memerlukan dukungan media dan metode pembelajaran yang tepat.

Dalam kurikulum 2013, pembelajaran berfokus pada peserta didik, sehingga peran guru terbatas.Teori konstruktivisme memiliki pengaruh besar dalam pengembangan model pembelajaran aktif dan kontekstual.Pembelajaran online, didukung teknologi, menjadi solusi efektif untuk menerapkan konstruktivisme selama pandemi karena memungkinkan interaksi fleksibel dan pembentukan pengetahuan melalui pengalaman nyata.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas alat kolaborasi virtual dalam meningkatkan pembelajaran konstruktivisme jarak jauh. Selain itu, studi tentang adaptasi guru dalam mengintegrasikan strategi konstruktivisme di lingkungan pembelajaran hibrida (tatap muka dan online) juga relevan. Terakhir, perlu diteliti dampak faktor budaya terhadap implementasi pendekatan konstruktivisme di sekolah-sekolah Indonesia, terutama dalam konteks kebijakan pendidikan pasca-pandemi.

Read online
File size195.16 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test