PENELITIPENELITI

International Journal of Education, Information Technology, and OthersInternational Journal of Education, Information Technology, and Others

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan dinamika hubungan antara Kristen dan Islam di Minahasa dengan memeriksa fenomena konflik di Perum Agape Tumaluntung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumen, dan wawancara mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan di Minahasa. Awal pertemuan antara Kristen dan Islam berjalan dengan baik, tetapi seiring berjalannya waktu, ketegangan mulai terjadi dan meningkat, dan berpuncak pada penghancuran Mushola di Perum Agape Tumaluntung, yang juga menunjukkan bahwa interaksi sosial antara Kristen dan Muslim di Tumaluntung tidak berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dalam tindakan sosial eksklusif komunitas Muslim, sementara Kristen lambat dalam menghadapi perubahan sosial. Integrasi sosial tidak terbentuk ketika ada perbedaan pendapat antara Kristen dan Muslim tentang aturan/norma pembangunan masjid. Penelitian ini juga menunjukkan bagaimana Kristen seharusnya berinteraksi secara sosial dengan pengikut agama lain sesuai dengan perspektif Alkitab.

Hubungan Kristen-Islam di Minahasa berlangsung secara dinamis seiring dengan perubahan sosial yang terjadi di wilayah Minahasa itu sendiri (secara internal) dan di luar Minahasa (secara eksternal).Sejak awal, hubungan Kristen-Islam di tanah Minahasa terbentuk secara alami melalui budaya dan habitus sosial masyarakat dan Tonaas yang adaptif terhadap masuknya Islam dengan sikap dan tradisi keagamaan yang berbeda.Pertemuan Kristen-Islam menciptakan dinamika baru dalam berbagai hubungan budaya untuk memenuhi kebutuhan modern untuk membentuk integrasi sosial Kristen-Islam baru di Minahasa.Sejak awal, kohesi hubungan Kristen-Islam di Minahasa telah tumbuh dalam budaya belajar papendangan (sumikolah) dan musyawarah (Maasa/Mahasa).Hubungan Kristen-Islam mengalami perubahan progresif ketika Minahasa bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.kemudian terjadi dialektika dalam interaksi sosial yang mengarah pada benturan.Awalnya, dinamika sosial, politik, ekonomi, dan pemerintahan di tingkat nasional tidak mempengaruhi hubungan Kristen-Muslim di Minahasa.Pertemuan Kristen-Muslim di Minahasa awalnya terjadi dalam situasi keseimbangan sosial, tetapi kemudian terjadi pergeseran pola hubungan menuju regresi sosial.Pergeseran pola hubungan Kristen-Islam dari progresif ke regresi sosial terjadi karena mekanisme sosial tidak berfungsi secara optimal yang mempengaruhi dinamika hubungan.

Berdasarkan penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika hubungan Kristen-Islam di Minahasa, khususnya dalam konteks perubahan sosial dan budaya. 2. Meneliti strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan integrasi sosial antara komunitas Kristen dan Muslim di Minahasa, dengan mempertimbangkan budaya dan tradisi setempat. 3. Mengkaji peran pemimpin agama dan masyarakat dalam menciptakan harmoni dan toleransi antar umat beragama di Minahasa, serta bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat.

Read online
File size67.4 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test