PENELITIPENELITI

International Journal of Education, Information Technology, and OthersInternational Journal of Education, Information Technology, and Others

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menginformasikan Generasi Z tentang pentingnya mengetahui budaya lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan observasi dan wawancara untuk memperoleh informasi terkait subjek penelitian, seperti tradisi, lagu daerah, dan permainan tradisional budaya Sunda. Hasil penelitian dihitung dari hasil wawancara dan kuesioner yang disebarkan menggunakan Google Form. Menunjukkan bahwa hampir 80% Generasi Z telah mulai melupakan keberadaan budaya Sunda. Hal ini disebabkan oleh pengaruh perkembangan teknologi yang pesat dan pertukaran budaya barat yang memengaruhi budaya lokal. Dengan pemulihan budaya Sunda melalui teknologi digital, khususnya media sosial, diharapkan Generasi Z dapat kembali ke budaya Sunda dan melestarikannya dengan cara kreatif yang dapat menarik banyak orang untuk kembali mempelajari budaya Sunda. Penggunaan media digital secara positif dan untuk pendidikan dalam memperkenalkan budaya Sunda secara menarik akan memberikan dampak yang sangat baik bagi pelestarian budaya Sunda ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk membuat Generasi Z lebih familiar dengan budaya lokal daripada budaya asing atau barat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk membuat Generasi Z lebih familiar dengan budaya lokal daripada budaya asing atau barat.Pentingnya memperkuat ketahanan budaya lokal dalam menghadapi globalisasi menjadi fokus utama.Pengembangan teknologi digital dan media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Sunda kepada generasi muda.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai platform media sosial dalam memperkenalkan budaya Sunda kepada Generasi Z, dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing platform dan preferensi pengguna. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan konten budaya Sunda yang interaktif dan menarik, seperti permainan digital atau aplikasi edukasi, untuk meningkatkan minat dan pemahaman Generasi Z terhadap budaya lokal. Ketiga, penting untuk meneliti peran serta masyarakat lokal, khususnya tokoh adat dan seniman, dalam proses digitalisasi dan penyebaran budaya Sunda, guna memastikan keaslian dan keberlanjutan nilai-nilai budaya yang disampaikan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta strategi yang komprehensif dan berkelanjutan dalam melestarikan budaya Sunda di era digital, serta meningkatkan kesadaran dan kebanggaan Generasi Z terhadap identitas budaya mereka.

Read online
File size161.47 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test