PENELITIPENELITI
International Journal of Education, Information Technology, and OthersInternational Journal of Education, Information Technology, and OthersPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh bowling aritmatika terhadap perkembangan kognitif pada pendidikan anak usia dini di Kota Ambon, (2) mengetahui pengaruh permainan ular tangga terhadap perkembangan kognitif pada pendidikan anak usia dini di Kota Ambon, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar pada pendidikan anak usia dini dengan menggunakan bowling aritmatika, permainan ular tangga dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak pada pendidikan anak usia dini di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan pendekatan ex-post-facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Pendidikan Anak Usia Dini Mawar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon. Responden sebanyak 20 orang diambil dengan teknik sampling proporsional random yang dilakukan secara acak 2 kelas. Data dikumpulkan melalui instrumen observasi kemampuan kognitif konsep matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) anak pada kelompok eksperimen Pendidikan Anak Usia Dini Mawar memiliki kemampuan kognitif konsep matematika dengan menggunakan permainan bowling aritmatika. Mereka menunjukkan aktivitas sangat baik dengan skor terendah 28 dan skor tertinggi 40, nilai rata-rata 35,4 dengan median 35,5 dan modus 35, (2) anak pada kelompok kontrol memiliki kemampuan kognitif konsep matematika dengan menggunakan permainan ular tangga, menunjukkan aktivitas berkembang dengan baik dengan skor terendah 24 dan skor tertinggi 38, nilai rata-rata 30,4 dengan median 30,5 dan modus 31, (3) terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kognitif konsep matematika anak usia 5-6 tahun antara siswa yang diajar menggunakan bowling aritmatika dan siswa yang diajar menggunakan permainan ular tangga dengan nilai hitung = 2,78 sedangkan t tabel dengan derajat bebas n1 n2 -2 = 18 pada taraf signifikan α = 0,05 didapatkan 30 1,73 maka t hitung> t tabel, ini berarti perbedaan kedua rata-rata signifikan pada taraf 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kognitif konsep sains anak usia dini pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode eksperimental dan metode demonstrasi terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun pada pendidikan anak usia dini Kota Ambon.
Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan secara keseluruhan bahwa pembelajaran konsep sains pada anak usia dini menggunakan metode eksperimental dan metode demonstrasi memiliki efek yang sangat baik terhadap perkembangan anak.(1) Anak pada kelompok eksperimen Pendidikan Anak Usia Dini Mawar memiliki kemampuan kognitif konsep matematika dengan menggunakan media permainan bowling aritmatika.Mereka menunjukkan aktivitas sangat baik dengan skor terendah 28 dan skor tertinggi 40, nilai rata-rata 35,4 dengan median 35,5 dan modus 35.(2) Anak pada kelompok kontrol memiliki kemampuan kognitif dengan konsep matematika menggunakan permainan ular tangga, menunjukkan aktivitas berkembang dengan baik dengan skor terendah 24 dan skor tertinggi 38, nilai rata-rata 30,4 dengan median 30,5 dan modus 31.(3) Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun konsep matematika antara siswa yang diajar menggunakan permainan bowling aritmatika dan siswa yang diajar menggunakan permainan ular tangga dengan nilai hitung = 2,78 sedangkan t tabel dengan derajat bebas n1 n2 -2 = 18 pada taraf signifikan α = 0,05, didapatkan 30 1,73 maka t hitung> t tabel, ini berarti perbedaan kedua rata-rata signifikan pada taraf 0,05.Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan kognitif konsep sains anak usia dini pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode eksperimental dan metode demonstrasi terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun pada pendidikan anak usia dini Kota Ambon.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut dengan fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang melibatkan aktivitas fisik dan permainan yang lebih beragam. Penelitian ini dapat mengeksplorasi dampak dari berbagai jenis permainan dan aktivitas fisik terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh metode pembelajaran yang menggabungkan elemen-elemen seperti musik, seni, dan cerita dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih luas tentang strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini.
| File size | 227.01 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JOTIKAJOTIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas bermain seperti ayunan dan jungkat-jungkit tidak hanya berkontribusi pada perkembangan motorik kasar anak,Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas bermain seperti ayunan dan jungkat-jungkit tidak hanya berkontribusi pada perkembangan motorik kasar anak,
IPHORRIPHORR Penelitian ini memberikan alternatif intervensi non-farmakologis yang aman dan terjangkau bagi anak-anak dengan kecemasan preoperatif. Permainan videoPenelitian ini memberikan alternatif intervensi non-farmakologis yang aman dan terjangkau bagi anak-anak dengan kecemasan preoperatif. Permainan video
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Kesimpulan Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan gadget yang berlebihan berhubungan dengan penurunan kualitas tidur pada anak usia sekolah.Kesimpulan Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan gadget yang berlebihan berhubungan dengan penurunan kualitas tidur pada anak usia sekolah.
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran fiqih di kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Arroudhoh PancasilaPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran fiqih di kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Arroudhoh Pancasila
UNHIUNHI Data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif melalui langkah-langkah reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakanData yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif melalui langkah-langkah reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Desain Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) desain penelitian Kemmis dan MC Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitianDesain Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) desain penelitian Kemmis dan MC Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
INSANINSAN Kualitas hubungan antara anak dan orang tua adalah faktor penting dalam perkembangan anak-anak. Peran keluarga tidak hanya menyangkut pemenuhan segalaKualitas hubungan antara anak dan orang tua adalah faktor penting dalam perkembangan anak-anak. Peran keluarga tidak hanya menyangkut pemenuhan segala
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian ini menggambarkan pengetahuan dan sikap warga sekolah tentang penanganan pertama cedera pada anak di SDN Blunyahrejo Yogyakarta. PenelitianPenelitian ini menggambarkan pengetahuan dan sikap warga sekolah tentang penanganan pertama cedera pada anak di SDN Blunyahrejo Yogyakarta. Penelitian
Useful /
PENELITIPENELITI The population in this research was 158 respondents. The sample in this study was taken using a simple random technique and a sample technique from SlovinThe population in this research was 158 respondents. The sample in this study was taken using a simple random technique and a sample technique from Slovin
PENELITIPENELITI Layanan marketplace yang disediakan mempermudah penjualan dan pembelian produk. Secara keseluruhan, platform Facebook dengan fitur marketplace memberikanLayanan marketplace yang disediakan mempermudah penjualan dan pembelian produk. Secara keseluruhan, platform Facebook dengan fitur marketplace memberikan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55,1% responden mengalami kejadian karies gigi. Hasil analisisAnalisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 55,1% responden mengalami kejadian karies gigi. Hasil analisis
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Pelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum maksimal karena belum lengkapnya sarana pendukung seperti gelang pasien dan ketiadaan prosedurPelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum maksimal karena belum lengkapnya sarana pendukung seperti gelang pasien dan ketiadaan prosedur