AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY

Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (JREMIK) E-ISSN:xxxx-xxxx P-ISSN:xxxx-xxxxJurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (JREMIK) E-ISSN:xxxx-xxxx P-ISSN:xxxx-xxxx

Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian. Semakin rendah tingkat pengetahuan seseorang tentang hipertensi maka semakin tinggi angka kejadian hipertensi. Setiap tahun penderita hipertensi mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ngambur Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2023. Populasi pada penelitian ini berjumlah 315, sample pada penelitian ini 76 responden dipilih menggunakan purpose sampling. Data dianalisis menggunakan uji gamma. Hasil penelitian menunjukkan dari 76 responden terdapat 39 (51,3%) pasien mempersepsikan peran perawat baik. Tingkat pengetahuan pasien terhadap hipertensi 31 (40,8%) memiliki pengetahuan kurang. Berdasarkan uji gamma didapatkan p=0.803, sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan peran perawat dalam penanganan hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur.

Penelitian tidak menemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien dengan peran perawat dalam penanganan hipertensi di UPTD Puskesmas Ngambur tahun 2023.Faktor lain seperti kesadaran pasien, lingkungan, dan dukungan keluarga memengaruhi penanganan hipertensi.Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan serta edukasi perawat untuk memperbaiki penanganan dan menurunkan kejadian hipertensi.

Penelitian lanjutan dapat menguji apakah program edukasi kesehatan terstruktur bagi pasien hipertensi di Puskesmas Ngambur dapat meningkatkan pengetahuan mereka serta menurunkan tekanan darah, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol secara longitudinal. Selanjutnya, perlu diteliti bagaimana kompetensi komunikasi dan pelatihan khusus perawat memengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi antihipertensi dan hasil klinis, menggunakan metode survei dan analisis multivariat. Selain itu, sebuah studi kohort multi‑pusat yang melibatkan beberapa puskesmas dapat mengevaluasi kontribusi faktor sosial‑ekonomi, dukungan keluarga, dan lingkungan terhadap pengendalian hipertensi, serta membandingkan peran perawat dengan faktor‑faktor tersebut dalam mempengaruhi outcome pasien. Penelitian‑penelitian ini diharapkan memberikan bukti kuat untuk merancang intervensi yang lebih efektif, meningkatkan kapasitas perawat, dan memperbaiki strategi manajemen hipertensi di tingkat komunitas. Selain itu, analisis biaya‑efektivitas dari intervensi edukasi dan pelatihan perawat dapat memberikan informasi penting bagi pembuat kebijakan dalam alokasi sumber daya kesehatan. Akhirnya, penggunaan teknologi informasi, seperti aplikasi pemantauan tekanan darah berbasis mobile, dapat dievaluasi peranannya dalam memperkuat komunikasi antara pasien dan perawat serta meningkatkan kepatuhan terapi.

Read online
File size158.85 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test