SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER

Jurnal Ilmiah Manajemen dan AkuntansiJurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi

Merger adalah strategi perusahaan yang bertujuan untuk memperkuat struktur modal, memperluas ruang lingkup bisnis, dan meningkatkan efisiensi operasional. Pada 1 Februari 2021, tiga bank syariah milik negara yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah secara resmi bersatu membentuk Bank Syariah Indonesia (BSI), menjadikannya penggabungan terbesar dalam sejarah perbankan syariah di tanah air. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 22 dalam proses merger tersebut, terutama mengenai penilaian nilai wajar aset dan liabilitas, pengakuan goodwill, serta kualitas pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasi. Studi ini memanfaatkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menganalisis laporan audit keuangan BSI 2021–2023, penerbitan OJK, serta peraturan IAI. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa BSI telah memenuhi standar kepatuhan formal PSAK 22 melalui implementasi Alokasi Harga Perolehan (PPA) dan evaluasi penurunan nilai goodwill. Namun, keterbukaan mengenai metodologi valuasi, asumsi arus kas, tingkat diskonto, dan sensitivitas penilaian masih kurang, sehingga menimbulkan risiko asimetri informasi dan kemungkinan overvaluasi goodwill. Oleh karena itu, peningkatan transparansi dalam pengungkapan diperlukan agar kualitas pelaporan BSI sebanding dengan praktik terbaik dunia dan memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan setelah merger.

Analisis mengenai penerapan PSAK 22 dalam penggabungan tiga bank syariah menunjukkan bahwa BSI telah memenuhi aspek kepatuhan formal, terutama terkait pelaksanaan Purchase Price Allocation (PPA), pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas, serta pencatatan goodwill dalam laporan keuangan konsolidasi tahun 2021.Namun, walaupun kepatuhan formal telah dipenuhi, pengungkapan dalam Catatan atas Laporan Keuangan tetap bersifat agregatif dan belum menjelaskan secara rinci mengenai metodologi valuasi, asumsi tingkat diskonto, serta proyeksi arus kas yang digunakan dalam proses PPA.BSI telah melakukan uji penurunan nilai sesuai PSAK 48, tetapi tidak semua asumsi pengujian disampaikan secara lengkap sehingga menciptakan asimetri informasi bagi para pemangku kepentingan.

Peningkatan mutu pengungkapan dalam proses Purchase Price Allocation (PPA) menjadi kebutuhan mendesak bagi BSI untuk menjamin transparansi dan daya banding laporan keuangan setelah merger. Penyampaian yang lebih rinci mengenai pembagian nilai wajar aset tak berwujud seperti nilai merek, hubungan pelanggan, dan sistem teknologi informasi serta metode valuasi yang diterapkan akan memperkuat kredibilitas laporan keuangan di hadapan investor. Di samping itu, penerbitan ringkasan laporan penilaian dari pihak ketiga sangat penting untuk mengurangi asimetri informasi dan memastikan bahwa penilaian tidak hanya didasarkan pada asumsi dari manajemen. BSI perlu meningkatkan pengujian penurunan nilai terhadap goodwill dengan melakukan evaluasi lebih dari sekali dalam satu periode jika ada tanda-tanda penurunan nilai. OJK juga harus menyediakan pedoman sektoral yang lebih rinci mengenai penilaian aset tak berwujud serta pengungkapan sensitivitas dalam kombinasi bisnis perbankan syariah.

  1. ANALISIS KESEHATAN BANK UMUM SYARIAH BUMN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER MENJADI BSI DENGAN METODE RGEC |... doi.org/10.31955/mea.v9i1.4886ANALISIS KESEHATAN BANK UMUM SYARIAH BUMN SEBELUM DAN SESUDAH MERGER MENJADI BSI DENGAN METODE RGEC doi 10 31955 mea v9i1 4886
  2. Kinerja PT Bank Syariah Indonesia, Tbk setelah Merger: Apakah Lebih Baik? | Reviu Akuntansi dan Bisnis... doi.org/10.18196/rabin.v6i2.15621Kinerja PT Bank Syariah Indonesia Tbk setelah Merger Apakah Lebih Baik Reviu Akuntansi dan Bisnis doi 10 18196 rabin v6i2 15621
  3. ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH INDONESIA TERHADAP HARGA SAHAM PASCA MERGER | Jurnal Ilmiah Ekonomi... journal.unilak.ac.id/index.php/JIEB/article/view/13010ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH INDONESIA TERHADAP HARGA SAHAM PASCA MERGER Jurnal Ilmiah Ekonomi journal unilak ac index php JIEB article view 13010
Read online
File size406.86 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test